Sabtu, Oktober 31, 2009

DAFTAR FORMASI CPNS INHU RIAU TAHUN 2009

Formasi Jabatan CPNS INHU tahun 2009
1. Tenaga guru (SD NEGERI)
No Jabatan Formasi
1 Guru Kelas 42
2 Guru PAI 15
3 Guru Penjaskes 10

2. Tenaga guru (SMP NEGERI)
No Jabatan Formasi
1 Guru PAI 4
2 Guru PPKN 3
3 Guru Bahasa Indonesia 4
4 Guru Matematika 5
5 Guru Sejarah NaS & Umum 5
6 Guru Geografi 3
7 Guru Ekonomi 5
8 Guru Fisika 3
9 Guru Biologi 5
10 Guru Bahasa Inggris 5
11 Guru Seni 3
12 Guru Penjaskes 2
13 Guru Mulok 2
14 Guru BP/BK 2
15 Bahasa Daerah/Arab Melayu 2

3. Tenaga guru (SMA NEGERI)
No Jabatan Formasi
1 Guru PAI 2
2 Guru PPKN 2
3 Guru Bahasa Indonesia 3
4 Guru Bahasa Inggris 3
5 Guru Matematika 2
6 Guru Sejarah 2
7 Guru Geografi 2
8 Guru Sosiologi 2
9 Guru Tek. Informatika/Komputer 2
10 Guru Fisika 1
11 Guru Kimia 2
12 Guru Biologi 2
13 Guru Seni 1
14 Guru Penjaskes 1
15 Guru BP/BK 2


2. Tenaga guru (SMK NEGERI)
No Jabatan Formasi
1 Guru Bahasa Indonesia 2
2 Guru Bahasa Inggris 2
3 Guru Matematika 2
4 Guru Sejarah 2
5 Guru Ekonomi/Kewirausahaan 3
6 Guru Fisika 2
7 Guru Kimia 1
8 Guru Biologi 2
9 Guru Seni 1
10 Tek Informatika/Komputer 2
11 Guru Pertanian 2
12 Guru Perikanan 1
13 Guru Peternakan 1
14 Guru BP/BK 2

Lainnya:
Tenaga kesehatan : 113 Orang
Tenaga Teknis : 83 Orang

Sumber: cuplikan surat Pengumuman Bupati No: 871/BKD/2009/361 tentang Penerimaan CPNS di lingkungan Pemkab tahun 2009.


Semoga bermanfaat

Jumat, Oktober 30, 2009

DIREKRUT 737.000 Guru baru

sumber: http://edukasi.kompas.com/read/xml/2009/10/29/16131713/reformasi.kolosal.guru.depdiknas.akan.rekrut.737.000.guru

Reformasi Kolosal Guru, Depdiknas Akan Rekrut 737.000 Guru
M.LATIEF/KOMPAS.COM
Melalui rencana yang disebut dengan Reformasi Kolosal Guru, Depdiknas sudah menyiapkan rencana perekrutan sebanyak 737.000 guru mulai 2010 sampai 2014.
Artikel Terkait:

* Wah...Depdiknas Akan Rekrut 727.000 Guru!

Kamis, 29 Oktober 2009 | 16:13 WIB
Laporan wartawan Kompas.com M.Latief

JAKARTA, KOMPAS.com — Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) menyesalkan, banyak guru ingin diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) tanpa harus mengikuti tes meskipun hal itu sudah diatur dalam undang-undang.

Sudah saatnya para guru menyimak kembali isi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, khususnya pada Bab IV Pasal 8 sampai 35. Menurut Direktur Profesi Pendidik Depdiknas Achmad Dasuki, berdasarkan undang-undang itulah guru akan memahami pentingnya mengetahui soal kualifikasi, kompetensi, sertifikasi, hak dan kewajibannya, dan lain-lain, sebelum mempertanyakan, apalagi menuntut status kepegawaiannya.

"Memang, perlu merubah mindset para guru agar benar-benar bisa menjadi profesional," ujar Dasuki dalam sambutannya pada Seminar Nasional "Mengembalikan Pola Pendidikan Berbasis Potensi Anak yang Berwawasan Budaya Lokal Nusantara" di Gedung Lemhanas, Jakarta, Kamis (29/10).

Dasuki mengatakan, untuk merubah cara pandang tersebut, Depdiknas terus menggalakkan pencapaian standar mutu guru melalui program sertifikasi dan rencana besar yang disebut oleh Dasuki sebagai Reformasi Kolosal Guru.

Rencana besar itu, lanjut Dasuki, dijalankan untuk menyeimbangkan antara suplai dan kebutuhan guru karena mulai 2010 sampai 2014 mendatang, Depdiknas sudah menyiapkan rencana untuk melakukan perekrutan sebanyak 737.000 guru. Angka tersebut "melenceng" dari jumlah yang pernah disebutkan Dasuki beberapa bulan lalu (Kompas.com/Jumat/10/7).

"Dan sebanyak 300.000 guru akan dipensiunkan," ujarnya.

PENERIMAAN CPNS INHU HARI INI (RIAU)

Sumber : http://www.riaumandiri.net/rmn/index.php?option=com_content&view=article&id=2629%3Apenerimaan-cpns-diumumkan-hari-ini&catid=47%3Ainhu&Itemid=63&lang=en
PENERIMAAN CPNS HARI INI
Friday, 30 October 2009 00:00
There are no translations available.

RENGAT-Kalau tidak aral melintang, hari ini Jumat (30/10) akan diumumkan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk wilayah Kabupaten Indragiri Hulu. Secara keseluruhan CPNS diterima tahun ini sebanyak 613 orang. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Inhu, Syaiful Bahri ketika dikonfirmasi Riau Mandiri, Kamis (29/10) melalui Sekretaris BKD, Dedi Sunardi didampingi Kabid Perencanaan dan Pengelolaan PNS, Arianto mengatakan, pengumunan penerimaan CPNS tahun 2009, dimulai pada Jumat (hari ini,red).
Pengumunan itu akan ditempel di Kantor BKD Inhu Jalan A Yani Rengat, Kantor Bupati Inhu di Pematang Reba, Kantor Dinas Pendidikan Jalan Bupati Tulus Rengat, Kantor Dinas Kesejhatan Jalan Lintas Timur Pematang Reba dan setiap Kantor Camat.
Dikatakannya, berdasarkan penetapan yang sah dari Menpan untuk Pemerintah Kabupaten Inhu dapat meneriman CPNS sejumlah 613 orang. Jumlah tersebut terdiri dari jalur tenaga honorer data base sejumlah 201 orang, Sekdes sejumlah 42 orang dan dari jalur umum sejumlah 370 orang.
Untuk jalur honorer data base dan sekretaris desa merupakan pemberkasan sesuai tugas dan masa tahun yang dijalani. Sehingga untuk kedua jalur itu sudah ditetapkan berdasarkan pemberkasan tersebut.
Sedangkan untuk jalur umum yang bakal diterima diantaranya, tenaga guru sejumlah 174 orang. Untuk tenaga kesehatan sejumlah 113 orang dan tenaga teknis lainnya sejumlah 83 orang.
“Untuk rincian lengkapnya tertera pada lembaran pengumuman dan ijazah serendah-rendahnya untuk pelamar umum, yakni tamatan D2 sesuai jurusan dengan umur minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun terhitung Januari 2010," ujarnya.
Lamaran ditujukan ke Bupati Inhu Cq BKD Inhu sudah dapat dimulai pada Jumat (30/10) hingga Jumat (6/11) pekan depan cap pos atau selama sepekan (untuk pelamar umum,red). Sedangkan hasil seleksi adminstrasi yang dilakukan Panitia BKD sudah dapat diketahui pada Kamis (12/11) mendatang.
Bahkan bagi yang dinyatakan lulus admintrasi akan dilangsungkan seleksi atau ujian tertulis selama satu hari pada Rabu (18/11).
Mengenai tempat seleksi tertulis baru akan ditetapkan setelah dapat diketahui jumlah yang lulus seleksi admintrasi. Namun untuk pelaksanaan seleksi tertulis pada penerimaan CPNS sebelumnya dilaksanakan di GOR dan sejumlah sekolah dalam Kota Rengat. Sedangkan untuk hasil seleksi tertulis itu sudah dapat diketahui pada Sabtu (5/12).
Untuk pemeriksaan hasil seleksi tertulis akan dilaksanakan di Universitas Indonesia (UI) Jakarta melalui kerjasama BKD Riau yang diawasi dari berbagai lembaga. Pada penerimaan CPNS kali ini juga tidak ada tes wawancara seperti pada tahun-tahun sebelumnya.
Ketika ditanya tentang jumlah formasi yang sebelumnya diajukan Pemerintah Kabupaten Inhu untuk memenuhi kekurangan tenaga yang ada. Dedi mengatakan, pada awalnya Pemerintah Kabupaten Inhu mengusulkan jumlah penerimaan CPNS mencapai 1.150 orang termasuk tamatan SMA. Namun pada tahun ini, melalui penetapan Menpan, Kabupaten Inhu hanya dapat menerima CPNS sejumlah 613 orang.
"Pelaksanaan penerimaan CPNS ini serentak se-Riau," imbuhnya.eka

Kamis, Oktober 29, 2009

Pemerintah Akan Angkat 737 Ribu Guru Baru

sumber: http://www.antaranews.com/berita/1256798209/pemerintah-akan-angkat-737-ribu-guru-baru

Pemerintah Akan Angkat 737 Ribu Guru Baru
Kamis, 29 Oktober 2009 13:36 WIB | Peristiwa | Pendidikan/Agama | Dibaca 162 kali
Jakarta (ANTARA News) - Departemen Pendidikan Nasional berencana mengangkat 737 ribu guru menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) selama 2010-2014 untuk menggantikan guru-guru yang pensiun dan memenuhi kebutuhan guru di sekolah-sekolah negeri.

"Sebagian, sekitar 300 ribuan, untuk menggantikan guru-guru yang sudah pensiun. Juga untuk mem-PNS-kan guru-guru honorer," kata Direktur Profesi Pendidik Departemen Pendidikan Nasional Achmad Dasuki di Jakarta, Kamis.

Achmad tidak menyebutkan kuota guru yang akan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) selama priode itu, sebaliknya menjelaskan bahwa pada 2005-2009 pemerintah telah mengangkat 220 ribu guru honorer di sekolah negeri menjadi PNS sehingga jumlah guru honorer yang tersisa hanya sekitar 13 ribu orang.

Menurutnya, jumlah guru honorer meledak setelah pemerintah memberikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) karena banyak kepala sekolah yang memanfaatkan dana BOS untuk mempekerjakan guru honorer tanpa memperhitungkan kebutuhan guru sekolah.

"Sekarang ini ada 580 ribu guru honorer di sekolah negeri yang belum diangkat. Karena ada BOS, kepala sekolah merekrut guru honorer tanpa kendali. Asal merasa butuh. Sampai ada beberapa sekolah yang kelebihan 19 guru," katanya.

Sementara jumlah guru yang ada saat ini, menurut dia, sudah lebih dari cukup. "Rasio guru dan siswa SMP saja saat ini sudah 1:15, lebih besar dari rasio guru dan siswa di Jepang dan Korea yang hanya 1:20. Kalau ke-580 ribu guru honorer itu diangkat, rasionya bisa menjadi 1:10," katanya.

Di samping itu, kemampuan finansial pemerintah juga terbatas sehingga tidak mungkin mengangkat seluruh guru honorer menjadi PNS sehingga guru-guru honorer yang akan diangkat hanya yang memenuhi kualifikasi termasuk diantaranya yang berpendidikan S1 dan telah mengikuti pendidikan profesi minimal selama satu tahun.

Selain mengangkat lebih banyak guru, pemerintah juga akan berupaya memeratakan sebaran guru dan kini sedang menyiapkan regulasi untuk mengatur sebaran guru karena meski jumlahnya terhitung cukup namun sebarannya tidak merata karena lebih terkonsentrasi di perkotaan.

Ia menambahkan pemerintah belum bisa berbuat banyak karena kewenangan untuk menempatkan guru berada di tangan pemerintah daerah dan pemerintah pusat belum punya payung hukum untuk terlibat dalam pengaturan distribusi guru. (*)

COPYRIGHT © 2009

Rabu, Oktober 28, 2009

INSENTIF PAUD 2009

sumber: http://www.jugaguru.com/news/43/tahun/2009/bulan/10/tanggal/27/id/1015/
Selasa, 27 Oktober 2009 14:35:23
Pemenuhan jumlah kuota bagi pencairan insentif PAUD
Kategori: Liputan Khusus (32 kali dibaca)

Insentif Pendidik PAUD telah tersalurkan sebanyak 45.880 orang, jadi sudah 91,8 %. Saat ini pengelola insentif pendidik PAUD, Dit.PTK-PNF sedang memproses untuk tahap VII. Tahap inipun masih ada juga provinsi yang belum tercapai jumlah kuotanya (data terlampir)

Sampai saat ini sudah seluruh provinsi mengirimkan datanya kepada Direkorat dan ketika mengirim ke Direktorat mungkin sudah sesuai dengan jumlah kuota. Tapi setelah data diterima oleh Direktorat, kemudian pengelola insentif Pendidik PAUD Direktorat melakukan verifikasi atau pengecekan kembali. Dan setelah verifikasi tersebut ditemukan beberapa permasalahan yaitu double counting data dari provinsi serta tidak lengkapnya data Pendidik PAUD misalnya no. rekening yang tidak mencantumkan nama unit.

Sehingga, hal tersebut mengakibatkan berkurangnya data dalam pencairan. Oleh karena itu, Direktorat mengharapkan kerjasamanya kembali kepada Dinas Pendidikan Provinsi, UPTD dan HIMPAUDI provinsi agar berkoordinasi dalam pemenuhan jumlah kuota tersebut.

Solusi dalam pemenuhan jumlah kuota ini, pada beberapa minggu lalu Direktorat telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada Dinas Pendidikan Provinsi, UPTD dan ketua HIMPAUDI provinsi untuk berkoordinasi dalam pemenuhan jumlah kuota tersebut.

Data tersebut kami terima paling lambat awal bulan November 2009 ke Dit. PTK-PNF, Gd. D Lt.13 DEPDIKNAS, Jl. jenderal Sudirman, Pintu 1 Senayan-Jakarta atau melalui email ke pendidik_pnf@yahoo.com. Lebih cepat dikirimkan akan lebih cepat pula kami proses.

Cairnya Insentif Pendidik PAUD Tahap VI (2009)

sumber; http://www.jugaguru.com/news/43/tahun/2009/bulan/10/tanggal/27/id/1014/
Selasa, 27 Oktober 2009 10:29:59
Pengumuman
Cairnya Insentif Pendidik PAUD Tahap VI
Kategori: Liputan Khusus (40 kali dibaca)
Sebanyak 2.001 orang insentif Pendidik PAUD telah dicairkan pada tahap VI. Jadi sudah 91,8% dari keseluruhan sasaran Dit. PAUD dalam memberikan mencairkan 50.000 orang pendidik PAUD dan masih ada 8.2% atau 4.120 pendidik PAUD yang belum diberikan insentif.

Provinsi yang dicairkan pada tahap VI ini yaitu:
1. Sumatera Utara: 45 org
2. Sumatera Selatan: 62 org
3. Jawa Tengah: 1.034 org
4. Banten: 374 org
5. Sulawesi Selatan: 155 org
6. sulawesi Tenggara: 331 org

Bagi pendidik PAUD yang datanya sudah ada di website (pengumuman pencairan insentif dari tahap I-VI) dan setelah di cek insentif belum masuk ke rekening, itu berarti telah terjadi kesalahan, baik pada no.rekening, tidak lengkapnya nama cabang & nama unit, atau rekening tidak aktif, mohon dikirimkan perbaikan no. rekening dengan melampirkan fotokopi buku tabungan ke Dit. PTK-PNF, Komplek Depdiknas, Gd. D Lt. 13, Jl. Jenderal Sudirman Pintu I, Senayan - Jakarta, Tlp/Fax. 021-57974116/021-57946130 atau melalui email: pendidik_pnf@yahoo.com.
(ika)

Senin, Oktober 26, 2009

Tunjangan Fungsional Guru Non PNS (RIAU) Cair

sumber: http://www.tribunpekanbaru.com/read/artikel/10017/tunjangan-fungsional-guru-non-pns-cair

Tunjangan Fungsional Guru Non PNS Cair
Jumat, 23 Oktober 2009 | 21:23 WIB

PEKANBARU, TRIBUN - Pemerintah akhirnya membayarkan tunjangan fungsional untuk guru nonpegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di Provinsi Riau. Setelah sempat tertunda beberapa bulan, akhirnya kepastian pencairan dana itu disampaikan Pejabat Pemegang Uang Muka Kegiatan Dinas Pendidikan Riau, Harison, kepada Tribun, Jumat (23/10).

"Dana tunjangan fungsional saat ini sudah ada di kantor KPPN dan sudah bisa disalurkan ke bank mitra yang telah ditunjuk, yakni Bank Rakyat Indonesia untuk selanjutnya bisa ditransfer ke rekening guru penerima yang sudah ada," jelas Harison.

Saat dikonfirmasi, pengelola tunjangan fungsional di BRI, Fatmawati, membenarkan sudah masuknya dana untuk tunjangan fungsional guru non PNS itu ke BRI. "Saat ini kita tengah mengecek kesesuaian dana itu," ujarnya.

Fatmawati juga mengatakan, tunjangan fungsional itu sudah mulai ditransfer ke rekening penerima mulai Jumat ini. "Kita targetkan dalam dua atau tiga hari akan selesai penyalurannya," kata Fatmawati.

Ditanyakan prioritas penerima yang akan disalurkan terlebih dahulu, Fatmawati mengatakan, tidak ada pemilihan penerima yang mana yang akan ditransfer terlebih dahulu. "Kita akan menyalurkan sesuai urutan pada daftar penerima yang ada saja," kata Fatmawati.

Sebelumnya, pertengahan September yang lalu, sebagian guru non PNS yang sudah membuat rekening di BRI seperti yang disyaratkan, sudah merasa resah kenapa tunjangan itu belum juga disalurkan.

Mengenai keterlambatan penyaluran, Harison mengatakan penyebabnya adalah lambatnya terbit surat keputusan dari Dirjen PMPTK. "Seharusnya itu kan Juni sudah cair, tapi karena SK dari Dirjen PMPTK lambat, ya jadi molor sedikit," ujar Harison.

Tunjangan fungsional guru non PNS yang dibayarkan kali ini adalah untuk periode Januari sampai dengan September 2009. Masing-masing guru mendapatkan Rp 1.800.000 sebelum dipotong pajak penghasilan 5 persen.

Penyaluran tunjangan ini ditujukan kepada guru non PNS sesuai dengan SK Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Depdiknas nomor 11034/F/SK/2009 tertanggal 9 September 2009 tentang penetapan guru penerima subsidi tunjangan fungsional guru Non PNS.

Jumlah tunjangan yang sudah dicairkan pada Oktober ini adalah sebesar Rp 22.213.800.000. Di mana masing-masing guru penerima mendapatkan Rp 200 ribu per bulan.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau melalui surat bernomor 800/DPK/1.2 menyampaikan, jika dana subsidi tidak masuk ke rekening guru-guru penerima akibat kesalahan penulisan nama bank, kesalahan penulisan nama tidak sesuai dengan buku tabungan, kesalahan penulisan nomor rekening, agar dilakukan perbaikan secara kolektif di kabupaten/kota.

Setelah itu disampaikan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Riau melalui satuan kerja Program Peningkatan mutu dan profesionalisme guru, untuk diteruskan kembali ke KPPN Pekanbaru untuk dilakukan perbaikan.

Selain itu, kepala Dinas Pendidikan mengharapkan bagi guru yang namanya diusulkan oleh komite subsidi kabupaten/kota yang tidak lolos verifikasi karena tidak memenuhi syarat yang ditetapkan Dirjen PMPTK, diminta untuk dijadikan prioritas penerima pada tahun 2010 mendatang.

Pencairan subsidi selanjutnya dijadwalkan pada Desember 2009 mendatang. Pembayaran itu adalah untuk periode Oktober hingga Desember 2009. (hnk)

Minggu, Oktober 25, 2009

Guru di Pelosok Lebih Membutuhkan Kenaikan Gaji Dibanding Menteri

sumber: http://www.detiknews.com/read/2009/10/25/172633/1228085/10/guru-di-pelosok-lebih-membutuhkan-kenaikan-gaji-dibanding-menteri

Minggu, 25/10/2009 17:26 WIB
Guru di Pelosok Lebih Membutuhkan Kenaikan Gaji Dibanding Menteri
Didi Syafirdi - detikNews
Jakarta - Wacana kenaikan gaji bagi menteri dan presiden hingga ke struktur bawah lembaga negara sebaiknya tidak dilakukan. Pemerintah harus memprioritaskan kenaikan gaji bagi pegawai negeri kecil dan para guru.

"Kalau menaikkan gaji sebaiknya pegawai kecil dulu. Coba diperhatikan juga guru-guru yang mengabdi tanpa gaji yang pantas," ujar guru besar ilmu politik Universitas Indonesia (UI) Maswadi Rauf kepada detikcom, Minggu (25/10/2009).

Menurut Maswadi, saat ini kehidupan para pegawai negeri dan para guru bisa dikatakan masih menderita. Dibutuhkan perhatian lebih dari pemerintah untuk memperbaiki nasib mereka.

"Pegawai negeri kecil masih menderita, guru paling berat banyak di daerah yang tidak digaji," kata Maswadi miris.

Kalau memang gaji para eksekutif tetap dinaikkan, Maswadi meminta agar disesuaikan dengan perekonomian negara. "Kalau keuangan memungkinkan kenaikan harus bersamaan dengan naiknya gaji guru," harapnya.

Sebelumnya Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, saat ini Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara tengah (Menpan) tengah merumuskan struktur kenaikan gaji dari semua lembaga negara.

"Jadi tidak cuma menteri yang naik, tapi semua struktur. Menpan kaitannya dengan struktur itu tadi, dari Presiden sampai bawah," ujar Hatta di sela menghadiri rapat koordinasi KIB di Istana Wakil Presiden (Wapres).
(did/nrl)

Sabtu, Oktober 24, 2009

PENGELOLA PAUD HARUS PROFESIONAL (Aparat harus amanah!...)

sumber: http://diskominfo-pde.riau.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=985:pengelolaan-paud-harus-profesional&catid=1:berita&Itemid=11
PENGELOLA PAUD HARUS PROFESIONAL
Jumat, 23 Oktober 2009 16:31

(Diskominfo-PDE Online) Sesuai dengan Undang-undang Nomor 20/2003 menyatakan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun yang dilakukan melalui pembinaan stimulasi (ransangan) jasmani, dan rohani anak agar memiliki kesiapan memasuki pendidikan lebih lanjut.

"Semakin meningkatnya orang tua bekerja diluar rumah, membuat fungsi keluarga sebagai tempat untuk mendidik anak semakin berkurang. Kompleksnya kebutuhan anak selaras dengan perkembangan Iptek juga menuntut perlunya lembaga/pihak lain yang mampu menangani pendidikan anak secara profesional," sebut Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengembangan dan Pelatihan Pendidikan Non Formal dan Informal (UPT P3NFI) Kadirman Aries SPd MH, kepada Ragam Info, Jumat (23/10).

Karena itulah menurutnya pengelola dan tenaga Pendidik PAUD ini harus memiliki pengetahuan dan keterampilan, baik secara teori maupun praktek dalam menciptakan suasana proses pembelajaran yang dapat menimbulkan rasa senang, aman dan nyaman bagi anak, sehingga melalui kegiatan bermain tersebut semua aspek perkembangan anak dapat ditingkatkan serta dapat dikembangkan secara optimal.

"Untuk mendukung hal tersebut, kita telah menyelnggarakan berbagai pelatihan bagi pengelola dan tenaga PAUD ini di Riau, sehingga kita harapkan keberadaan PAUD di Riau ini bisa semakin baik dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat banyak," ujarnya. (risa)

PENERIMAAN CPNS RIAU DITUNDA (lagi...)

sumber:http://www.riauterkini.com/politik.php?arr=26487

Jum’at, 23 Oktober 2009 18:41
Ditunda Lagi, Penerimaan CPNS Riau 30 Oktober

Jadwal penerimaan CPNS Provinsi Riau formasi 2009 kembali ditunda. Peminat baru bisa mengirimkan lamarannya pada 30 Oktober.

Riauterkini-PEKANBARU- Untuk kedua kalinya jadwal penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Provinsi Riau formasi 2009 mengalami penundaan. Setelah semula dijadwalkan penerimaan dimulai 19 Oktober dan ditunda menjadi 26 Oktober, kali ini kembali ditunda menjadi 30 Oktober dan berakhir sampai 8 Oktober mendatang.

Kepastian penundaan disampaikan Setdaprov Riau Wan Syamsir Yus melalui surat bernomor 871/BKD-BP/74.24 tertanggal 23 Oktober 2009 yang dibagikan kepada seluruh Sekretaris Daerah kabuapten dan kota yang diundang hadir dalam rapat di Ruang Kemuning Kantor Gubernur Riau, Jumat (23/10/09) petang, selepas sholat Jumat. Rapat langsung dipimpin Wan Syamsir Yus didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau Zaini Ismail.

Dalam surat yang langsung ditanda-tangani Wan Syamsir tersebut disebutkan alasan penundaan adalah adanya sejumlah daerah yang minta perubahan rincian formasi penerimaan CPNS. Hanya tak dijelaskan daerah mana saja yang dimaksud.

Sementara itu Kepala BKD Rokan Hilir Syamsudin yang turut hadir dalam rapat tersebut, kepada riauterkini, mengakui terus terang salah satu daerah yang mengajukan perubahan rincian formasi adalah daerahnya. “Kita memang sedang mengajukan permohonan perubahan rincian formasi. Salah satunya untuk memperjuangkan ada jatah bagi lulusan SMA pada penerimaan CPNS tahun ini, karena itu merupakan janji pusat tahun lalu,” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai daerah lain, Syamsudin mengaku tidak tahu. Bagi Rohil, penundaan ini berdampak bagik dalam rangka menyesuaikan kebutuhan tenaga PNS dengan rincian formasi dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).***(mad)

Kamis, Oktober 22, 2009

NASIB TRAGIS "PAHLAWAN SEBENARNYA" ADIPURA DI PEKANBARU

Nasib Pekerja OP Dua Bulan Belum Terima Gaji
Untuk Makan Terpaksa Berhutang
22 Oktober 2009
11 klik Beritahu Teman

sumber; http://riaupos.com/berita.php?act=full&id=5503&kat=8


ISTIRAHAT: Penyapu jalan dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan beristirahat melepas lelah di bawah pohon, beberapa waktu lalu.(DEDDY SUNGKONO/ RIAU POS)

Laporan ADRIAN EKO DESRILIANTO Kota
redaksi@riaupos.com

Kota Pekanbaru saat ini masih menggenggam piala Adipura sebagai supremasi kota terbersih. Namun hingga saat ini pahlawan kuning yang merupakan ujung tombak penghargaan tersebut masih tidak diperhatikan. Bahkan hingga saat ini upah kerja untuk bulan Agustus dan September belum dibayarkan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Akibatnya mereka terpaksa berhutang untuk kehidupannya sehari-hari.

Nasib penyapu jalan yang merupakan petugas harian lepas di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pekanbaru kian tidak jelas. Mulai masalah gaji hingga tunjangan lainnya.

Padahal mereka harus keluar dengan menutup wajah untuk menahan sengatan panasnya matahari Kota Pekanbaru. Sebut saja namanya Indah (29) yang setiap harinya menjadi penyapu jalan di jalan protokol di Kota Bertuah ini. Hingga saat ini, honor kerjanya belum juga diterima. bahkan untuk bulan Agustus dan September masih belum jelas di mana dia mendapatkan honor yang merupakan hak mereka ini.

‘’Belum dapat lagi, masih begini-begini saja. Tapi saya tetap nyapu jalan. Pekanbaru mau jadi kota terbersih ke enam kalinya. Mau dipaksakan kita bisa buat apa, jadi pasrah saja,’’ ujarnya yang ditemui Riau Pos sambil mengais sampah dengan sapu lidi miliknya.

Indah bersama rekannya sudah bekerja sejak dua tahun yang lalu. Kejadian seperti penundaan gaji sudah kerap dirasakannya. Bahkan pada awal mereka bekerja gaji mereka justru jauh di bawah standar minimum gaji, yaitu Rp400 ribu. Apa lagi saat ini mereka dihargai dengan honor sebesar Rp800 ribu perbulan tetap saja belum bisa mereka rasakan. Padahal pekerjaan mereka tidak mudah dan penuh dengan tantangan.

Dia harus keluar dari rumahnya yang berada di Jalan Kartama pukul 04.40 WIB untuk memulai kerjanya. Lalu kembali lagi ke rumah pukul 21.00 WIB. Siang mereka hanya berada di jalanan untuk membersihkan jalan meski tanpa ada pekerjaan yang lain. Panas terik dan debu selalu menyertai pekerjaan mereka, bahkan tidak jarang di antara mereka jatuh sakit karena cuaca yang tidak mendukung ini.

‘’Banyak sudah kawan saya yang sakit. Ada yang TBC ada yang demam panas dan bermacam-macam penyakit muncul. Alhamdulillah saya tidak ada masalah. Tapi tetap biaya pengobatan tidak ditanggung, dan kami bayar sendiri,’’ jelasnya saat ditemui masih mengenakan pakaian kuning sambil menutup wajah dengan kaos miliknya.

Karena belum juga menerima gaji, Indah mengaku terpaksa berhutang untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Pasalnya baik dia dan suami juga merupakan petugas kebersihan di dinas yang sama. Tidak hanya itu, karena uangnya tidak ada terkadang dia juga meminjam kepada saudaranya untuk keperluan hidup.

‘’Kami ini orang susah, kerja cuma ini. Mau kerja lain kami tidak mampu bersaing. Makanya kami harus tetap kerja walau belum dibayar. Kami hanya buruh lepas,’’ melasnya dengan tetap mengangkat sampah yang dikumpulkannya dengan keranjang yang digenggamnya di tangan kiri.

Terkait belum juga dibayarkan uang gaji mereka ini, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Mayulis Yahya tidak mau berbicara. Pasalnya, saat Riau Pos menghampiri kantor di Parit Indah tidak satupun pimpinan bisa ditemui. Tidak hanya itu, salah seorang staf mengaku tidak tahu ke mana pimpinannya pergi. Bahkan dicoba dihubungi melalui selularnya, justru tidak aktif.

Entah sampai kapan Pahlawan Adipura ini bertahan dengan perlakuan yang tidak pantas ini. Mereka disenut sebagai ujung tombak kota terbersih tapi gaji mereka justru tersendat tanpa ada kejelasan. ***

Susunan Kabinet Indonesia Bersatu II

sumber: http://www.detiknews.com/read/2009/10/21/222049/1226007/10/susunan-kabinet-indonesia-bersatu-ii
Rabu, 21/10/2009 22:26 WIB
Susunan Kabinet Indonesia Bersatu II
Anwar Khumaini - detikNews

Video Terkait
gb
Tes Kesehatan Calon Menteri di RSPAD
Foto Terkait
gb
Audisi Calon Menteri Kembali Dimulai
Jakarta - Usai sudah rangkaian audisi yang dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menyaring para pembantunya. Tanpa ragu, SBY menyampaikan susunan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II.

Susunan KIB II ini disampaikan Presiden SBY dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2009) pukul 22.00 WIB. Ikut dalam jumpa pers adalah para menteri KIB I dan juru bicara kepresidenan, Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal.

MENTERI KOORDINATOR

1. Menko Politik Hukum dan Keamanan : Marsekal (Purn) Djoko Suyanto
2. Menko Perekonomian : Hatta Rajasa
3. Menko Kesra : R Agung Laksono
4. Sekretaris Negara : Sudi Silalahi

MENTERI DEPARTEMEN

1. Menteri Dalam Negeri : Gamawan Fauzi
2. Menteri Luar Negeri : Marty Natalegawa
3. Menteri Pertahanan : Purnomo Yusgiantoro
4. Menteri Hukum dan HAM : Patrialis Akbar
5. Menteri Keuangan : Sri Mulyani
6. Menteri ESDM: Darwin Saleh
7. Menteri Perindustrian : MS Hidayat
8. Menteri Perdagangan : Mari E. Pangestu
9. Menteri Pertanian : Suswono
10. Menteri Kehutanan : Zulkifli Hasan
11. Menteri Perhubungan : Freddy Numberi
12. Menteri Kelautan dan Perikanan : Fadel Muhammad
13. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi : Muhaimin Iskandar
14. Menteri Pekerjaan Umum : Djoko Kirmanto
15. Menteri Kesehatan : Endang Rahayu Sedyaningsih
16. Menteri Pendidikan Nasional : Mohammad Nuh
17. Menteri Sosial : Salim Segaf Al Jufri
18. Menteri Agama : Suryadharma Ali
19. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata : Jero Wacik
20. Menteri Komunikasi dan Informatika : Tifatul Sembiring

MENTERI NEGARA

1. Menteri Riset dan Teknologi : Suharna Suryapranata
2. Menteri Koperasi dan UKM : Syarifudin Hasan
3. Menteri Lingkungan Hidup : Gusti Muhammad Hatta
4. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Amalia Sari Gumelar
5. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara : E.E Mangindaan
6. Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal : Ahmad Helmy Faishal Zaini
7. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas : Armida Alisjahbana
8. Menteri BUMN : Mustafa Abubakar
9. Menteri Pemuda dan Olahraga : Andi Alfian Mallarangeng
10. Menteri Perumahan Rakyat : Suharso Manoarfa

PEJABAT SETINGKAT MENTERI

1. Kepala BIN: Jenderal (Purn) Sutanto
2. Kepala BKPM: Gita Wirjawan
3. Ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan: Kuntoro Mangkusubroto
(anw/gah)

Rabu, Oktober 21, 2009

Digodok, Penerimaan CPNS Tanpa Tes

sumber:http://riaupos.com/berita.php?act=full&id=5455&kat=3

Digodok, Penerimaan CPNS Tanpa Tes
21 Oktober 2009
4 klik Beritahu Teman

JAKARTA (RP) - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) memberikan kesempatan kepada pemerintah kabupaten/kota yang tergolong daerah tertinggal dan terpencil, untuk mengusulkan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sesuai keperluan daerah masing-masing. Pemerintah menjanjikan, untuk seleksi CPNS di daerah yang dimaksud tersebut akan diberi kemudahan.

Bahkan, bisa saja peminat CPNS di daerah tertinggal dan terpencil itu diterima tanpa tes. Saat ini Kementrian PAN sedang merumuskan aturan mengenai dimungkinkannya penerimaan CPNS tanpa tes.

“Saya punya data daerah tertinggal dan terpencil. Tinggal menunggu usulan dari pemerintah daerahnya saja, tenaga apa yang diperlukan,” ungkap Deputi Kementrian PAN bidang SDM Aparatur, Ramli Effendi Naibaho kepada JPNN, Selasa (20/10).

Dijelaskannya, jika daerah tertinggal atau terpencil itu merupakan daerah yang kaya potensi pertanian atau perkebunan tapi kekurangan tenaga di bidang tersebut, maka usulan formasi CPNS-nya bisa meminta tenaga penyuluh pertanian. Demikian juga kalau kekurangan tenaga kesehatan, bisa minta dokter spesialis. “Pada dasarnya Kementrian PAN menampung semua usulan tersebut untuk kemudian dirumuskan. Kalau tidak ada pelamar, kami akan mengambil kebijakan tanpa testing misalnya,” jelas Naibaho.(esy/jpnn)

Tak Ada KKN dalam Perekrutan CPNS

sumber: http://riaupos.com/berita.php?act=full&id=5407&kat=7
Tak Ada KKN dalam Perekrutan CPNS
21 Oktober 2009
23 klik Beritahu Teman

Laporan DESRIANDI CANDRA, Teluk Kuantan
desriandicandra@riaupos.com

Menjelang pengumuman penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemkab Kuansing, Senin (26/10) pekan depan, Pemkab Kuansing maupun Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kuansing banyak mendapatkan tudingan miring. Tudingan tersebut berbunyi, kalau penerimaan CPNS di lingkungan Pemkab Kuansing hanya formalitas semata dalam penerimaan CPNS tersebut.

Sementara orang-orangnya telah ditentukan, dan mayoritas anak pejabat di lingkungan Pemkab Kuansing. Namun secara tegas ini dibantah langsung Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kuansing Drs Muharman MPd saat menjawab Riau Pos, Selasa (20/10) di ruang kerjanya.
Muharman menegaskan tidak ada korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dalam perekrutan CPNS di lingkungan Pemkab Kuansing. Kelulusan tetap tergantung pada kemampuan peserta.

‘’Kalau ia mampu, tentu mereka akan lulus,’’ ujarnya. Muharman mencontohkan, Lembaran Kertas Jawaban (LJK) tersebut memang diantar langsung ke tim pemeriksa yang bekerjasama dengan pihak independen yakni Universitas Indonesia. Namun tak seorang pun yang bisa masuk melihat pemeriksaan yang dilakukan.

‘’Jangankan merubah, kita saja tidak bisa masuk ke areal pemeriksaan. Kita hanya mengantar,’’ ujarnya. BKD hanya bisa melihat hasil pemeriksaan yang telah tuntas dilaksanakan berdasarkan hasil pemeriksaan tim independen ini yang akan diserahkan.

Karena itu, masyarakat tidak perlu cemas dan resah tentang penetapan CPNS,’’ ujarnya.
Image kalau kuota tersebut, hanya untuk anak pejabat di lingkungan Pemkab Kuansing, sebut Muharman, jelas-jelas tidak benar. Kelulusan sejumlah anak pejabat di lingkungan Pemkab Kuansing hanya secara kebetulan, dan dikarenakan kualitas dan kemampuannya.

Memang, image seperti itu muncul di tengah masyarakat, dan telah sampai pada dirinya. Menurutnya, ini dipengaruhi sistem dan mekanisme perekrutan CPNS yang ‘’bobrok’’ dimasa lalu. Selain itu, Muharman menyebutkan, masyarakat jangan mempercayai calo yang menjanjikan bisa menjamin kelulusan, mungkin saja akan muncul dengan catatan minta bayaran sejumlah uang.

‘’Mereka menjamin bisa lulus dengan sejumlah uang, itu jelas tidak benar. Karena tidak ada yang bisa menjamin kelulusan, selain kemampuan sendiri peserta,’’ ujarnya.
Calo, kata Muharman, biasanya mengatas namakan BKD atau kedekatan dengan pejabat teras di lingkungan Pemkab Kuansing. Padahal, itu hanya untuk menguras uang yang akan menjadi korban. Sebab, lulus atau tidaknya peserta yang mengikuti tes CPNS, calo tetap mendapatkan uang.

Muharman tidak menapik kalau dirinya telah banyak didatangi peserta dan orang tua calon peserta yang mengimingi uang maupun lainnya agar anaknya lulus dalam CPNS mendatang. Tapi dirinya menyampaikan, tidak seorang pun yang bisa menjamin kelulusan, termasuk dirinya. ‘’Kalau peserta tersebut punya kemampuan, pasti dia lulus, dan sekali lagi tak seorang pun pejabat di Kuansing yang bisa menjamin kelulusan CPNS. Dan jangan percaya dengan calo,’’ ujarnya.(nto)

Sabtu, Oktober 17, 2009

Penerimaan CPNS Provinsi Riau Diundur 26 Oktober

sumber: http://www.riauterkini.com/sosial.php?arr=26389

Sabtu, 17 Oktober 2009 08:11
Penerimaan CPNS Provinsi Riau Diundur 26 Oktober

Kabar kurang menyenangkan bagi yang sudah bersiap mendaftarkan diri ikut seleksi CPNS. Karena formasi dua daerah, proses seleksi diundur sepekan.

Riauterkini-PEKANBARU- Sedianya penerimaan pendaftaran calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Provinsi Riau digelar pada Senin (19/10/09) lusa, namun karena sampai saat ini pengesahan formasi untuk Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis belum keluar dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN), terpaksa pembukaan pendaftaran ditunda sepekan, menjadi 26 Oktober 2009 mendatang.

“Sampai saat ini pengesahan formasi penerimaan CPNS untuk Dumai dan Bengkalis belum dikeluarkan BKN, jadi kita terpaksa menunda penerimaan CPNS selama sepekan,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau Zaini Ismail saat dihubungi riauterkini.

Dikatakan Zaini, sebelumnya telah disepakati bahwa pendaftaraan peserta seleksi CPNS akan dilakuakan serentak di seluruh daerah di Riau. Hal itu untuk menghindari adanya seorang peserta mendaftar di dua daerah, karena masih ada dua daerah belum mendapat pengesahan formasi, maka harus dilakukan penundaan.

Ketika ditanya kemungkinan terjadi penundaan lagi, jika selama sepekan ke depan BKN tak juga mengesahkan formasi Dumai dan Bengkalis? Zaini menolak mengandai-andai. "Kita harap pekan depan sudah disahkan. Jadi tak perlu ada penundaan lagi," tukasnya.***(mad)

DIPONEGORO PANGERAN SANTRI PENEGAK SYARIAT

sumber: http://www.republika.co.id/koran/155/82437/DIPONEGORO_PANGERAN_SANTRI_PENEGAK_SYARIAT

Kamis, 15 Oktober 2009 pukul 01:28:00
DIPONEGORO PANGERAN SANTRI PENEGAK SYARIAT

Ir. Arif Wibowo
(Mahasiswa Magister Pemikiran Islam-Universitas Muhammadiyah Surakarta)

“Sebagai seorang yang berjiwa Islam, ia sangat rajin dan taqwa sekali hingga mendekati keterlaluan”
(Louw dalam De Java Oorlog Van 1825 – 1830)

Pangeran Diponegoro lahir pada 1785. Ia putra tertua dari Sultan Hamengkubuwono III (1811 – 1814). Ibunya, Raden Ayu Mangkarawati, keturunan Kyai Agung Prampelan, ulama yang sangat disegani di masa Panembahan Senapati mendirikan kerajaan Mataram. Bila ditarik lebih jauh lagi, silsilahnya sampai pada Sunan Ampel Denta, seorang wali Sanga dari Jawa Timur. Dalam bukunya, Dakwah Dinasti Mataram, Dalam Perang Dipnegoro, Kyai Mojo dan Perang Sabil Sentot Ali Basah, Heru Basuki menhyebutkan, bahwa saat masih kanak-kanak, Diponegoro diramal oleh buyutnya, Sultan Hamengkubuwono I, bahwa ia akan menjadi pahlawan besar yang merusak orang kafir. Heru Basuki mengutip cerita itu dari Louw, P.J.F – S Hage – M nijhoff, Eerstee Deel Tweede deel 1897, Derde deel 1904, De Java Oorlog Van 1825 – 1830 door, hal. 89.

Suasana kraton yang penuh intrik dan kemerosotan moral akibat pengaruh Belanda, tidak kondusif untuk pendidikan dan akhlak Diponegoro kecil yang bernama Pangeran Ontowiryo. Karena itu, sang Ibu mengirimnya ke Tegalrejo untuk diasuh neneknya, Ratu Ageng di ling -kung an pesantren. Sejak kecil, Ontowiryo terbiasa bergaul dengan para petani di sekitarnya, menanam dan menuai padi. Selain itu ia juga kerap berkumpul dengan para santri di pesantren Tegalrejo, menyamar sebagai orang biasa dengan berpakaian wulung.

Bupati Cakranegara yang menulis Babad Purworejo bersama Pangeran Diponegoro pernah belajar kepada Kyai Taftayani, salah seorang keturunan dari keluarga asal Sumatera Barat, yang bermukim di dekat Tegalrejo. Menurut laporan residen Belanda pada tahun 1805, Taftayani mampu memberikan pengajaran dalam bahasa Jawa dan pernah mengirimkan anak-anaknya ke Surakarta, pusat pendidikan agama pada waktu itu. Di Surakarta, Taftayani menerjemahkan kitab fiqih Sirat AlMustaqim karya Nuruddin Ar Raniri ke dalam baha sa Jawa. Ini mengindikasikan, Diponegoro belajar Islam dengan serius. (Dr. Kareel A. Steenbrink, 1984, Beberapa Aspek Tentang Islam di Indonesia Abad ke 19, Penerbit Bulan Bintang Jakarta hal. 29).

Dalam Babad Cakranegara disebutkan, adalah Diponegoro sendiri yang menolak gelar putra mahkota dan merelakan untuk adiknya R.M Ambyah. Latar belakangnya, untuk menjadi Raja yang mengangkat adalah orang Belanda. Diponegoro tidak ingin dimasukkan kepada golongan orang-orang murtad. Ini merupakan hasil tafakkurnya di Parangkusuma. Dikutip dalam buku Dakwah Dinasti Mataram: “Rakhmanudin dan kau Akhmad, jadilah saksi saya, kalau-kalau saya lupa, ingatkan padaku, bahwa saya bertekad tak mau dijadikan pangeran mahkota, walaupun seterusnya akan diangkat jadi raja, seperti ayah atau nenenda. Saya sendiri tidak ingin. Saya bertaubat kepada Tuhan Yang Maha Besar, berapa lamanya hidup di dunia, tak urung menanggung dosa (Babad Diponegoro, jilid 1 hal. 39-40).

Perang besar
Dalam bukunya, Beberapa Aspek Tentang Islam di Indonesia Abad ke 19,. Kareel A. Steenbrink, mencatat, sebagian besar sejarawan menurut Steenbrink menyepakati bahwa perang Diponegoro lebih bersifat perang anti kolonial. Beberapa sebab itu antara lain: 1. Wilayah kraton yang menyempit akibat diambil alih Belanda, 2. Pemberian kesempatan kepada orang Tionghoa untuk menarik pajak, 3. Kekurang adilan di masyarakat Jawa 4. Aneka intrik di istana, 5. Praktek sewa perkebunan secara besar-besaran kepada orang Belanda, yang menyebabkan pengaruh Belanda makin membesar, 6. Kerja paksa bukan hanya untuk kepentingan orang Yogyakarta saja tetapi juga untuk kepentingan Belanda.

Namun menurut Louw, sebab-sebab sosial ekonomis tadi dilandasi oleh alasan yang lebih filosofis yaitu jihad fi sabilillah. Hal ini diakui oleh Louw dalam De Java Oorlog Van 1825-1830, seperti dikutip Heru Basuki: “Tujuan utama dari pemberontakan tetap tak berubah, pembebasan negeri Yogyakarta dari kekuasaan Barat dan pembersihan agama daripada noda-noda yang disebabkan oleh pengaruh orang-orang Barat.”

Hal ini tampak dari ucapan Pangeran Diponegoro kepada Jendral De Kock pada saat penangkapannya. “Namaningsun Kangjeng Sultan Ngabdulkamid. Wong Islam kang padha mukir arsa ingsun tata. Jumeneng ingsun Ratu Islam Tanah Jawi” (Nama saya adalah Kanjeng Sultan Ngabdulkhamid, yang bertugas untuk menata orang Islam yang tidak setia, sebab saya adalah Ratu Islam Tanah Jawa). (Lihat, P. Swantoro, Dari Buku ke Buku, Sambung Menyambung Menjadi Satu, (2002)).

Kareel A Steenbrink menyebutkan, pemikiran dan kiprah Pangeran Diponegoro menarik para ulama, santri dan para penghulu merapat pada barisan perjuangannya. Peter Carey dalam ceramahnya berjudul Kaum Santri dan Perang Jawa pada rombongan dosen IAIN pada tanggal 10 April 1979 di Universitas Oxford Inggris menyatakan keheranannya karena cukup banyak kyai dan santri yang menolong Diponegoro. Dalam naskah Jawa dan Belanda, Carey menemukan 108 kyai, 31 haji, 15 Syeikh, 12 penghulu yogyakarta dan 4 kyai guru yang turut berperang bersama Diponegoro.

Bagi sebagian kalangan, ini cukup mengherankan. Sebab, pasca pembunuhan massal ulama dan santri oleh Sunan Amangkurat I tahun 1647, hubung an santri dengan kraton digambarkan sangat tidak harmonis. Namun Pangeran Diponegoro yang merupakan keturunan bangsawan dan ulama sekaligus, berhasil menyatukan kembali dua kubu tersebut.

Paduan motivasi agama dan sosial ekonomi ini menyebabkan Perang Diponegoro menjadi perang yang sangat menyita keuangan pemerintah kolonial bahkan hampir membangkrutkan negeri Belanda. Korban perang Diponegoro: orang Eropa 8.000 jiwa, orang pribumi yang di pihak Belanda 7.000 jiwa. Biaya perang 20 juta gulden. Total orang jawa yang meninggal, baik rakyat jelata maupun pengikut Diponegoro 200.000 orang. Padahal total penduduk Hindia Belanda waktu itu baru tujuh juta orang, separuh penduduk Yogyakarta terbunuh.

Data ini menunjukkan, dahsyatnya Perang Diponegoro dan besarnya dukungan rakyat terhadapnya. Oleh bangsa Indonesia, Pangeran Diponegoro yang dikenal dengan sorban dan jubahnya, kemudian diakui sebagai salah satu Pahlawan Nasional, yang sangat besar jasanya bagi bangsa Indonesia.
(-)
Index Koran

Selasa, Oktober 13, 2009

KATANYA PERAIH NOBEL PERDAMAIAN?: Obama Setujui Kirim 13.000 Tentara ke Afghanistan

Perdamaian dari hongkong! tanya sama korban perang di Irak, Afgan, Palestin,


================================
sumber; http://www.antaranews.com/berita/1255410335/obama-setujui-kirim13000-tentara-ke-afghanistan

Obama Setujui Kirim 13.000 Tentara ke Afghanistan
Selasa, 13 Oktober 2009 12:05 WIB | Mancanegara | Amerika | Dibaca 107 kali
Obama Setujui Kirim 13.000 Tentara ke Afghanistan
Washington, (ANTARA News) - Dalam suatu tindakan yang tak diumumkan, Presiden Amerika Serikat Barack Obama telah mengirimkan 13.000 tentara tambahan AS ke Afghanistan, dari 21.000 yang dia umumkan Maret lalu, kata surat kabar The Washington Post dalam laporannya Senin.

Pasukan tambahan tersebut terutama pasukan pendukung -- seperti para teknisi, petugas medis, pakar intelijen dan polisi militer -- kata surat kabar itu, sebagaimana dikutip dari AFP.

Dengan tambahan tersebut, jumlah tentara yang disetujui dikirim Obama ke negara yang dilanda perang itu mencapai 34.000 orang.

"Obama berwenang seluruhnya untuk itu. Hanya saja yang anda lihat yang diumumkan di suatu siaran pers 21.000," kata seorang pejabat pertahanan yang dekat dengan proses persetujuan pengiriman tentara tersebut, kepada harian itu.

Laporan, yang ditempatkan di laman surat kabar itu Senin malam, terjadi pada saat Obama sedang menimbang usulan dari jenderal terkemuka AS yang juga komandan NATO di Afghanistan, Jenderal Stanley McChrystal, yang minta pasukan tempur tambahan, selain untuk melatih dan mendukung tentara, dengan beberapa pilihan termasuk untuk 40.000 tentara tambahan.

Namun surat kabar itu mencatat bahwa jumlah maksimal anggota petugas AS yang diperkirakan di Afghanistan pada akhir tahun ini, 68.000 orang, jumlah tersebut masih setara.

Pengiriman besar tentara pendukung itu tidak dipublikasikan oleh Pentagon dan Gedung Putih, di waktu lampau.

Ketika mantan presiden George W. Bush mengumumkan jumlah tentara AS di Irak ditambah, dia hanya menyebut 20.000 tentara tempur dan tidak menyertakan 8.000 prajurit pendukung.

Peningkatan jumlah tentara yang disetujui oleh Obama tersebut menjadikan tingkat pasukan AS yang dikirim ke panggung Irak dan Afghanistan mencapai terbesar ketimbang saat pertikaian memuncak di Irak pada akhir 2007 dan awal 2008.

Pada awal bulan ini, sekitar 65.000 tentara AS berada di Afghanistan dan sekitar 124.000 di Irak, dibandingkan dengan sekitar 26.000 tentara AS di Afghanistan dan 160.000 di Irak pada saat pemberontakan di Irak memuncak, menurut perhitungan surat kabar itu.(*)

COPYRIGHT © 2009

Nobel Perdamaian Bagi Obama Mengejutkan

sumber: http://www.antaranews.com/berita/1255124580/nobel-perdamaian-bagi-obama-mengejutkan

Nobel Perdamaian Bagi Obama Mengejutkan
Sabtu, 10 Oktober 2009 04:43 WIB | Mancanegara | Amerika | Dibaca 1086 kali
Nobel Perdamaian Bagi Obama Mengejutkan
Presiden AS, Barrack Obama ((ANTARA-Reuters))@
New York (ANTARA News) - Terpilihnya Presiden Amerika Serikat Barack Obama sebagai pemenang Hadiah Nobel Perdamaian tahun ini merupakan kejutan tersendiri, baik di Washington maupun di Oslo, Norwegia, tempat Komite Nobel bermarkas.

Para penasehat Obama tidak menyangka bahwa presiden meraih penghargaan bergengsi dunia tersebut.

Menurut laporan New York Times, Jumat, Presiden Obama baru mengetahui dirinya terpilih sebagai penerima Nobel Perdamaian saat dibangunkan juru bicaranya, Robert Gibbs, menjelang pukul 06.00 waktu setempat.

Kepala Staf Kepresidenan, Rahm Emanuel, dalam percakapan melalui telpon pada Jumat pagi mengatakan tidak ada tanda-tanda sebelumnya bahwa Obama akan terpilih.

"Tidak ada pembicaraan (tentang kemungkinan Obama mendapat Hadiah Nobel), tidak ada sama sekali," ujar Emanuel, yang pada pagi itu belum berbicara secara langsung dengan sang presiden.

Menurut laporan, berita terpilihnya Obama sebagai penerima Nobel Perdamaian juga mengejutkan sebagian masyarakat di Oslo ketika Komite Nobel menyebut nama Presiden Obama sebagai pemenang tahun ini.

Komite Nobel menyatakan bahwa hadiah itu diberikan kepada Presiden Barack Obama "atas upaya-upayanya yang luar biasa dalam memperkuat diplomasi internasional dan kerjasama di antara masyarakat".

Hadiah dianugerahkan kepada Obama saat presiden kulit hitam pertama AS itu baru menjalankan tugasnya selama sembilan bulan.

Hadiah Nobel menempatkan dirinya sejajar dengan pejuang-pejuang perdamaian lainnya yang telah menerima penghargaan yang sama, antara lain Nelson Mandela --atas upayanya mengakhiri apartheid, Mikhail Gorbachev --mengakhiri perang dingin-- serta Aung San Suu Kyi --memperjuangkan tegaknya demokrasi, terutama di Myanmar.

Komite Nobel menganugerahkan Hadiah Nobel Perdamaian 2009 kepada Obama, terutama atas perjuangannya untuk membebaskan dunia dari senjata nuklir.

"Beliau telah membangun iklim internasional yang baru," kata komite itu.

Bulan lalu Obama memimpin satu pertemuan bersejarah Dewan Keamanan PBB, yang dengan suara bulat menyetujui sebuah rancangan Resolusi yang disusun AS berisi seruan kepada negara-negara pemilik senjata nuklir untuk memusnahkan senjata-senjata mereka.

Dengan sumber-sumber daya yang dimilikinya, Obama dianggap memiliki upaya yang luar biasa dalam menjalin kembali hubungan AS dengan dunia.

Sejak ia memangku jabatan sebagai presiden, selain membebaskan dunia dari senjata nuklir Obama juga menyatakan tekad untuk merangkul dunia Muslim serta berupaya memulai kembali perundingan damai antara Israel dan Palestina.

"Jarang sekali orang seperti Obama, yang bisa menarik perhatian dunia dan memberikan harapan bagai masa depan yang lebih baik. Ia memiliki konsep bahwa mereka yang akan memimpin dunia harus menjalankan diplomasi berdasarkan nilai-nilai yang sesuai dengan mayoritas penduduk dunia," kata Komite Nobel.

Obama adalah sosok Demokrat senior AS ketiga yang meraih hadiah itu dalam dasawarsa ini setelah mantan wakil presiden Al Gore --bersama tim iklim PBB-- tahun 2007 dan mantan presiden Jimmy Carter tahun 2002.

Peraihan Hadiah Nobel Perdamaian 2009 oleh Obama disikapi sinis oleh kubu Republik.

Dalam pernyataannya pada Jumat pagi, ketua Komite Nasional Republiken, Michael Steel, mempertanyakan apa sebenarnya yang telah dicapai Obama.

"Satu yang pasti, Presiden Obama tidak akan menerima penghargaan apapun dari rakyat Amerika dalam hal pembukaan lapangan pekerjaan, tanggung jawab fiskal, atau aksi nyata yang mendukung retorika," ujarnya.

Hadiah Nobel Perdamaian senilai 10 juta krona Swedia (setara dengan 1,4 juta dolar AS) akan diserahkan Komite Nobel di Oslo pada 10 Desember mendatang. (*)

Serentak di Riau Selama 14 hari CPNS Buka 19 Oktober

sumber : http://riaupos.com/berita.php?act=full&id=4607&kat=7
Serentak di Riau Selama 14 hari
CPNS Buka 19 Oktober
13 Oktober 2009
259 klik Beritahu Teman




(Klik untuk memperbesar gambar/membaca data grafis)

Laporan Mashuri Kurniawan, Pekanbaru
mashuri-kurniawan@riaupos.com

Kepastian jadwal penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Provinsi Riau akhirnya keluar. Sekretaris Daerah Provinsi Riau (Sekdaprov) Riau Wan Syamsir Yus mengungkapkan pendaftaran dibuka pada Senin (19/1) mendatang secara serentak di seluruh kabupaten/kota.

“Kita sudah melakukan rapat koordinasi dengan kabupaten/kota se-Riau. Tanggal 19 Oktober 2009 sudah dibuka penerimaan lowongan CPNS secara serentak,” ungkap Wan Syamsir Yus kepada Riau Pos usai rapat koordinasi penerimaan CPNS di Ruangan Melati, Kantor Gubernur Riau, Senin (12/10).

Wan Syamsir Yus menyebutkan, jadwal penerimaan tersebut sudah disosialisasikan kepada seluruh kabupaten/kota. Sementara untuk penerimaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, sebanyak 24 atlet Riau berprestasi akan diterima tanpa tes.

Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, jadwal pendaftaran CPNS berakhir pada 3 November 2009. Sedangkan untuk tes tertulis akan dilaksanakan 18 November 2009.

Sementara pengumuman hasil ujian dilakukan 5 Desember 2009. Adapun kuota CPNS untuk Provinsi Riau yang diberikan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Meneg PAN) sebanyak 7.795 orang. Jumlah ini termasuk untuk Kabupaten Kepulauan Meranti sebanyak 506 orang. Sementara Pemprov Riau mendapatkan kuota sebanyak 631 orang.

Kabupaten Bengkalis sebanyak 700 orang, Rokan Hilir (Rohil) 690 orang, Rokan Hulu (Rohul) 654 orang, Kampar 650 orang, Pelalawan 634 orang, Siak 616 orang, Indragiri Hulu (Inhu) 612 orang, Indragiri Hilir (Inhil) 591 orang, Kota Dumai 532 orang, Kuantan Singingi (Kuansing) 524 orang dan Kota Pekanbaru 455 orang.

Kepala BKD Riau Zaini Ismail menambahkan, penerimaan CPNS tahun 2009 ini termasuk untuk pengangkatan sekretaris desa (Sekdes) yang langsung dilakukan pemerintah kabupaten/kota se-Riau. “Penerimaan CPNS di Riau dilakukan serentak. Persiapan sudah selesai semuanya. Tinggal menunggu waktu penerimaannya saja,” ujarnya.(fia)

Senin, Oktober 12, 2009

Penerimaan CPNS Provinsi Riau Dibuka 19 Oktober

sumber: http://www.riauterkini.com/politik.php?arr=26307
Senin, 12 Oktober 2009 12:05
Tersedia 7.799 Lowongan,
Penerimaan CPNS Provinsi Riau Dibuka 19 Oktober

Kabar gembira bagi para peminat jadi pamong praja. Penerimaan 7.799 CPNS untuk Provinsi Riau akan dimulai pekan depan, 19 Oktober.

Riauterkini-PEKANBARU- Setdaprov Riau Wan Syamsir Yus mengumumkan kepastian waktu penerimaan calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk Provinsi Riau. Menurutnya pekan depan atau tanggal 19 Oktober 2009 pembukaan penerimaan pelamar akan diumumkan serentak untuk seluruh 12 kabupaten dan kota plus Pemprov Riau.

“Sekarang masih rapat, tetapi sudah ada kepastian, penerimaan CPNS untuk formasi 2009 akan dilakukan tanggal 29 Oktober atau pekan depan,” ujarnya menjawab riauterkini di kantornya, Senin (12/10/09).

Hanya saja ketika ditanya mengenai jumlah dan rincian CPNS yang akan diterima di seluruh Riau, Wan Syamsir Yus mengaku tidak ingan dengan baik. “Nanti saja tanya sama Zaini (Kepala BKD Riau.red) yang masih memimpin rapat,” ujarnya.

Rapat yang dimaksud Wan Syamsir digelar di Ruang Kenangan Kantor Gubernur Riau diikuti seluruh kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) di Riau. Rapat berlangsung tertutup.

Berdasarkan data riauterkini, untuk formasi 2009 Provinsi Riau mendapat jatah penerimaan CPNS sebanyak 7.799. Khusus untuk Pemrpov Riau mendapatkan 631 CPNS, namun 433 sudah menjadi jatah pegawai honor. Artinya tinggal 208 yang harus diperebutkan peminat dari kelompok umum.

Kabupaten Bengkalis paling banyak dengan jatah 700 CPNS, disusul Rokan Hilir 690 CPNS, kemudian Rokan Hulu 654, Kampar 650, Pelalawan 634, Siak 616, Indragiri Hulu 612.

Selanjutnya Indragiri Hilir 591 CPNS, Kota Dumai 532, Kuantan Singingi 524 dan Kota Pekanbaru paling sedikit dengan jatah hanya 455 CPNS.

Sebagai data tambahan, penerimaan CPNS kali juga termasuk pengangkatan sekretaris desa (Sekdes). Sementara untuk pelamar umum melipitu tenaga medis, tenaga teknis dan guru. ***(mad)

Sabtu, Oktober 10, 2009

103 CPNS KANWIL DEPAG RIAU DIBUKA UNTUK UMUM

sumber: http://diskominfo-pde.riau.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=914:103-cpns-kanwil-depag-riau-dibuka-uuntuk-umum&catid=1:berita&Itemid=11

Jumat, 09 Oktober 2009 15:46

(Diskominfo-PDE Online) Sebanyak 103 tenaga Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari kalangan umum dibutuhkan untuk mengusi berbagai profesi di lingkungan Depag se Provinsi Riau. Penerimaan CPNS untuk Depag se Riau ini didominasi kebutuhan tenaga guru untuk tingkat MIN dan MAN di berbagai kabupaten/kota se Riau.

Pengumuman Formasi penerimaan PNS dari kalangan untuk Depag Riau tersebut berdasarkan Surat keputusan no 277 tentang Formasi PNS De[ag 2009.

Kepala Kantor Wilayah Depag Riau Asyari Nur melalui Ketua Panitia Pengadaan PNS Depag Riau Abdul Razak mengatakan, penerimaan CPNS umumnya menerima hanya dari tingkat pendidikan DII hingga Strata Satu (S1). Sedangkan untuk tingkat pendidikan SMU tidak ada lowongan dalam tahun ini, paparnya Jumat (9/10).

Kebutuhan tenaga guru lebih banyak diterima dari kalangan umum untuk sejumlah daerah yang mempunyai sekolah MIN dan MAN yang baru berdiri di beberapa kabupaten/kota. Lamaran dan persyaratan peminat CPNS hanya dilakukan melalui jasa pos. Semua lamaran ditujukan kepada Kanwil Depag Riau mulai dari 5 hingga 20 Oktober mendatang.

Pengumuman lebih lanjut dapat dilihat secara langsung di Kanwil Depag Riau jalan Sudirman Pekanbaru, tepatnya di depan gedung kantor DPRD Kota Pekanbaru. (much)

Jadwal Penerimaan CPNS RIAU Tunggu Meneg PAN

sumber: http://riaupos.com/berita.php?act=full&id=4313&kat=7
Jadwal Penerimaan CPNS Tunggu Meneg PAN
10 Oktober 2009
30 klik Beritahu Teman




Zaini Ismail. (Foto: Riau Pos)

PEKANBARU (RP) - Para pelamar umum yang akan mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2009 tampaknya masih harus bersabar. Sebab, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau belum menetapkan jadwal penerimaan karena belum ditetapkannya formasi bidang keahlian oleh Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Meneg PAN).

Kepala BKD Riau Zaini Ismail menyebutkan, karena belum ada menerima formasi tersebut dari Men PAN pihaknya tidak bisa menyusun jadwal penerimaannya. Untuk secepatnya merealisasikan ini, Zaini mengakui pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Men PAN.

“Berkemungkinan besar pekan depan formasi bidang keahlian akan diterima Riau. Kita tunggu saja nanti ya,’’ ujarnya kepada wartawan di Pekanbaru.

Zaini Ismail berpendapat, kondisi ini juga menjadikan penerimaan CPNS di seluruh kabupaten/kota di Riau juga terganjal. Meski kuota untuk Provinsi Riau sudah diketahui yakni sebanyak 7.293 orang. Jumlah tersebut termasuk pengangkatan pegawai honorer menjadi CPNS.

Untuk posisi di lingkungan Pemerintah Povinsi Riau misalnya, dari total 631 kuota sebanyak 433 merupakan jatah bagi honorer. Sisanya 198 posisi akan diperebutkanpelamar umum.

Sementara itu berdasarkan data BKD Riau, kuota untuk Kabupaten Bengkalis 700 orang, Rokan Hulu 654 orang, Kampar 650 orang, Rokan Hilir 690 orang, Pelalawan 634 orang, Siak 616 orang, Indragiri Hulu sebanyak 612 orang.

Kemudian kuota Kabupaten Indragiri Hilir 591 orang, Kuantan Singin­gi 524 orang, Kota Dumai 532 orang dan Kota Pekanbaru lebih kurang 455 orang.

“Semoga saja Men PAN meresepon keinginan masya-rakat Riau ini dengan mempercepat proses formasi bidang keahlian yag diber­ikan kepada Riau, ’’ujarnya mengakhiri. (new)

Honor Guru Bantu Cair

sumber: http://riaupos.com/berita.php?act=full&id=4261&kat=8

Honor Guru Bantu Cair
10 Oktober 2009
8 klik Beritahu Teman

Laporan ADRIA EKO, Kota
adrianeko@riaupos.com

Guru bantu Kota Pekanbaru kini kembali bisa bernafas lega. Meski tunjangan transportasi hingga saat ini masih belum diberikan, namun honor untuk bulan Oktober segera cair.

Pasalnya, Rp672.900.000 saat ini sudah dikirimkan Dinas Pendidikan (Disdik) Riau ke seluruh Disdik Kabupaten/Kota di Riau, termasuk di Pekanbaru. Dan hari Jumat (9/10) kemarin, uang tersebut sudah masuk ke kas Disdik untuk segera diberikan.

Kepastian ini diakui Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru, Yuzamri Yakup kepada Riau Pos Jumat (9/10). Menurutnya, beberapa saat yang lalu, dia mendapatkan laporan bahwa honor Guru Bantu Daerah sudah masuk dan siap diberikan kepada 640 guru bantu yang ada di Pekanbaru.

‘’Tadi (kemarin, red) baru saja saya mendapatkan laporan dari bendahara bahwa uang honor GBD sudah masuk. Jadi sekarang tinggal kita berikan saja kepada mereka,’’ ujarnya.

Meski kemarin sudah ada, namun Disdik Kota Pekanbaru belum bisa memberikan kapan kepastian pengambilan honor tersebut. Pasalnya, uang yang diterima sore hari dan kantor segera tutup. Sementara untuk Sabtu, kantor tidak buka, begitu juga dengan hari Minggu. Terkait tentang keamanan uang tersebut, Yuzamri menjamin tidak akan ada yang dikurangi atau ditambah.

Honor guru bantu yang akan diterima tidak ada perubahan dibandingkan tahun lalu dan sudah dibagikan sesuai dengan tahun pengangkatan. Untuk guru bantu yang diangkat tahun 2005-2006 berhak mendapatkan Rp1,1 juta per orang, sementara untuk guru bantu tahun 2008 akan memperoleh honor Rp800 ribu per orang.

‘’Itu hak mereka dan kita wajib memberikan dan hak mereka juga sudah diatur per tahun pengangkatan. Hanya saja, tahun 2007 dan 2009 tidak masuk karena memang tidak ada pengangkatan,’’ jelasnya. Meski begitu, kapan kepastian akan dilakukan pembayaran honor tersebut, Yuzamri mengaku baru akan dibicarakan. Paling tidak begitu hari kerja aktif kembali, guru bantu segera mendapatkan haknya. Namun itu di luar dari tunjangan transportasi yang hingga saat ini masih belum ada kejelasan.(noi)

Pencairan Insentif Pendidik PAUD tahap V

Rabu, 07 Oktober 2009 11:17:02
Pencairan Insentif Pendidik PAUD tahap V
Kategori: Liputan Khusus (113 kali dibaca)
87,8% sudah insentif pendidik PAUD dicairkan oleh Direktorat PTK-PNF. Insentif sejumlah Rp. 1.200.000,-/tahun ini telah tersalurkan kepada 40.000 orang pendidik PAUD di seluruh Indonesia dari SK pencairan tahap I-IV.

Pada tahap V ini, sejumlah 3.879 org Pendidik PAUD dari sebelas provinsi telah disalurkan dana insentif secara langsung ke rekening pendidik PAUD. Diantara provinsi yang telah dicairkan yaitu:
1. Prov. NAD = 561 org
2. Prov. Sumatera Utara = 1.061 org
3. Prov. Riau = 392 org
4. Prov. Jambi = 12 org
5. Prov. Sumatera Selatan = 173 org
6. Prov. Bangka Belitung = 87 org
7. Prov. Jawa Barat = 49 org
8. Prov. Bali = 3 org
9. Prov. Kalimantan Tengah = 427 org
10. Prov. Kalimantan Timur = 1.113 org
11. Sulawesi Barat = 1 org

Dari 33 provinsi yang telah dicairkan hanya 5 provinsi yang jumlah pencairan sesuai dengan kuota yaitu Prov. Bengkulu, Kepri, Kalimantan selatan, Gorontalo dan Papua Barat. Dan untuk 28 provinsi yang belum memenuhi kuota mohon dikirimkan kembali data pendidik PAUD yang sudah disahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Ketua P2-PNFI/BP-PNFI/BPKB serta Ketua HIMPAUDI provinsi.

Bagi Pendidik PAUD yang datanya sudah ada pada SK tahap I-V dan sampai saat ini belum menerima insentif karena kesalahan no. rekening atau tidak lengkapnya data rekening, diharapkan segera mengirimkan fotokopi buku tabungan ke Direktorat PTK-PNF cq. Subdit Pendidik PNF dengan alamat Gedung D Lt.13 DEPDIKNAS, Jl. Sudirman, Pintu I Senayan - Jakarta atau melalui fax ke (021)-57974116 atau (021) 57946131.
(ika)