Selasa, Juli 31, 2007

Alumni Berprestasi

Hari ini dapat list alumni berprestasi, birokrat, profesional, pengusaha, akademisi...coba gogling satu-satu...nanti dibahas hasil "temuannya"...

lumayan untuk memotivasi.

PEDOMAN RINTISAN PENDIDIKAN GELAR (RPG)

Informasi Tentang Rintisan Pendidikan Gelar (RPG) tahun 2007 dari www.jugaguru.com
sayangnya telat posting :(( maaf!
mudah-mudahan berguna untuk persiapan tahun 2008.

nuhun
==================
PEDOMAN RINTISAN PENDIDIKAN GELAR
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Insan Indonesia yang cerdas dan kompetitif tidak hanya sebagai slogan tetapi perlu diwujudkan. Reformasi di bidang pendidikan baik pendidikan formal maupun nonformal merupakan salah satu bentuk konkrit komitmen pemerintah dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang handal dan profesional di segala bidang. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3 menyatakan bahwa Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Mutu keluaran pendidikan tidak hanya dipengaruhi oleh kurikulum dan manajemen pendidikan tetapi juga tergantung pada kualitas pendidik dan tenaga kependidikan baik pendidikan formal maupun pendidikan nonformal. Untuk itu diperlukan suatu upaya pengembangan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan melalui peningkatan kualifikasi pendidikan sesuai dengan standar minimal yang diamanatkan oleh Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Sejalan dengan visi Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK) dalam mewujudkan pendidik dan tenaga kependidikan yang profesional dan bermartabat, Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Nonformal (Dit. PTK-PNF) sebagai institusi yang bertanggungjawab terhadap peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan nonformal telah menyelenggarakan program rintisan pendidikan gelar. Pada tahun 2006, Direktorat PTK-PNF mengembangkan program tersebut dengan memperluas sasaran tidak hanya pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan nonformal yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) tetapi juga membuka kesempatan kepada pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan nonformal yang berstatus non PNS dengan jumlah 154 orang yang terdiri dari S1 100 orang, S2 44 orang dan S3 10 orang yang bekerjasama dengan beberapa Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia.

Dalam rangka memenuhi amanat PP Nomor 19 Tahun 2005 sebagaimana tersebut di atas, pada tahun 2007 Direktorat PTK-PNF merencanakan untuk membuka kesempatan sebanyak 231 orang kepada pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan nonformal baik yang berstatus PNS maupun non PNS untuk mengikuti program rintisan pendidikan gelar khususnya Strata Satu (S1) di 17 (tujuh belas) perguruan tinggi mitra, dengan harapan dapat meningkatkan kompetensi dan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan nonformal sehingga dapat mempercepat tercapainya visi Direktorat Jenderal PMPTK dalam mewujudkan pendidik dan tenaga kependidikan yang profesional dan bermartabat.

B. DASAR
1. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;
3. Peraturan Mendiknas Nomor 8 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan;
4. DIPA Direktorat PTK-PNF Nomor 0777.0/023-08.0/-/2007 Tanggal 31 Desember 2006.

C. TUJUAN
1. Tujuan Rintisan Pendidikan Gelar
Meningkatkan kualifikasi dan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan nonformal (PTK-PNF) untuk menjadi PTK-PNF yang profesional dan bermartabat sehingga mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
2. Tujuan Pedoman
Memberikan acuan pada pihak-pihak terkait dalam rangka pelaksanaan program rintisan pendidikan gelar.

D. RUANG LINGKUP
Pedoman Program Rintisan Pendidikan Gelar memberikan gambaran tentang program rintisan pendidikan gelar dan segala ketentuan-ketentuan yang terkait dengan penyelenggaran program yang diuraikan dalam beberapa bab berikut:
1. Bab I menguraikan tentang latar belakang, dasar, tujuan, dan ruang lingkup.
2. Bab II menguraikan tentang sasaran, dana beasiswa, jangka waktu penerimaan beasiswa, perguruan tinggi mitra, seleksi, dan mekanisme penyelenggaraan.
3. Bab III menguraikan tentang ketentuan dan persyaratan.
4. Bab IV menjelaskan tentang hak dan kewajiban Direktorat PTK-PNF, perguruan tinggi, dan mahasiswa tugas belajar.
5. Bab V menguraikan tentang monitoring, evaluasi dan pelaporan.
6. Bab VI merupakan penutup pedoman.

PROGRAM KEGIATAN
A. SASARAN
Sasaran Program rintisan pendidikan gelar tahun 2007 adalah pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan nonformal sebanyak 231 orang yang dalam penyelenggaraannya bekerjasama dengan 17 perguruan tinggi di Indonesia. Jumlah rata-rata mahasiswa di setiap perguruan tinggi sebanyak 13 orang, baik yang berstatus PNS maupun non PNS dengan latar belakang pendidikan SMU/sederajat.

B. DANA BEASISWA DAN JANGKA WAKTU
1. Dana
Dana rintisan pendidikan gelar sebesar Rp. 1.800.000,-/orang per bulan yang digunakan untuk biaya pendidikan, biaya hidup, biaya buku, biaya penyelesaian tugas akhir, dan biaya lain sesuai dengan kebijakan perguruan tinggi. Besarnya biaya pendidikan/SPP masing-masing perguruan tinggi berbeda antara yang satu dengan yang lain disesuaikan dengan kebijakan oleh perguruan tinggi yang bersangkutan. Sedangkan dana yang diberikan kepada mahasiswa adalah biaya hidup dan biaya buku yang merupakan selisih antara dana keseluruhan dengan biaya pendidikan/SPP. Besarnya biaya hidup yang diterima oleh mahasiswa rata-rata per bulannya sebesar Rp. 900.000,- dan biaya buku rata-rata sebesar Rp. 300.000,-.
Untuk semester pertama dana diberikan mulai bulan September – Desember. Pada tahun berikutnya dibayarkan selama 1 tahun (Januari-Desember).
2. Jangka Waktu
Jangka waktu penerimaan beasiswa diberikan maksimal selama 10 semester. Bagi mahasiswa yang dapat menyelesaikan perkuliahan sebelum jangka waktu maksimal maka yang bersangkutan tidak berhak memperoleh beasiswa, dan bagi mahasiswa yang tidak dapat menyelesaikan perkuliahan sesudah jangka waktu maksimal maka menjadi tanggungan mahasiswa bersangkutan.

C. PERGURUAN TINGGI
Di dalam menyelenggarakan program rintisan pendidikan gelar, Direktorat PTK-PNF bekerjasama dengan 17 (tujuh belas) perguruan tinggi yang mempunyai program studi/jurusan yang relevan dengan pendidikan nonformal, dengan ketentuan sebagai berikut:

DAFTAR PERGURUAN TINGGI MITRA KERJA DIT. PTK-PNF DALAM PENYELENGGARAAN
PROGRAM RINTISAN PENDIDIKAN GELAR STRATA 1 (S1) TAHUN 2007

NO PERGURUAN TINGGI LOKASI JURUSAN WILAYAH SASARAN (PRIORITAS)
1 Universitas Negeri DKI Jakarta Pendidikan Anak Usia Dini DKI Jakarta
Jakarta (UNJ) Banten
Lampung
2 Universitas Jawa Barat Pendidikan Luar Sekolah Jawa Barat
Pendidikan Indonesia
3 Universitas Negeri Jawa Tengah Pendidikan Matematika Jawa Tengah
Semarang (UNNES)
4 Universitas Negeri D.I. Yogyakarta Pendidikan Bahasa Inggris DI. Yogyakarta
Yogyakarta (UNY)
5 Universitas Negeri Jawa Timur Pendidikan Bahasa Indonesia Jawa Timur
Surabaya (UNESA)
6 Universitas Negeri Jawa Timur Pendidikan Bahasa Inggris Bali
Malang (UM) NTB
NTT
7 Universitas Negeri Sumatera Utara Pendidikan Matematika Sumut
Medan (UNIMED) NAD
Riau
Kep.Riau
8 Universitas Negeri Sumatera Barat Pendidikan Luar Sekolah Sumbar
Padang (UNP) Bengkulu
Jambi
9. Universitas Sriwijaya Sumatera Selatan Pendidikan Matematika Sumsel
(UNSRI) Babel
10 Univ Negeri Gorontalo Gorontalo Pendidikan Matematika Gorontalo
Sulteng
11 Universitas Negeri Sulawesi Pendidikan Matematika Sulsel
Makassar (UNM) Selatan Sultra
12 Universitas Negeri Sulawesi Utara Pendidikan Bahasa dan Sulut
Manado Sastra Inggris Maluku Utara
13 Universitas Pattimura Maluku Pendidikan Luar Sekolah Maluku
14 Universitas Kalimantan Pendidikan Bahasa Kalimantan
Mulawarman Timur Indonesia Timur
15 Universitas Tanjung Kalimantan Pendidikan Matematika Kalimantan Barat
Pura (UNTAN) Barat
16 Universitas Lambung Kalimantan Pendidikan Matematika Kalimantan Selatan
Mangkurat ( UNLAM)
17 Universitas Papua Pendidikan Matematika Papua
Cendrawasih Irjabar

Catatan : Calon peserta diprioritaskan untuk memilih Perguruan Tinggi sesuai dengan pembagian wilayah sasaran di atas, namun demikian dimungkinkan untuk memilih salah satu dari 17 Perguruan Tinggi tersebut di luar wilayah sasarannya.


D. SELEKSI
Seleksi penerimaan program rintisan pendidikan gelar dilakukan secara bersama-sama antara Dit. PTK-PNF dan perguruan tinggi guna mengidentifikasi peminatan latar belakang dan motivasi calon peserta yang dilaksanakan dalam 2 (dua) tahap, yaitu:
1. Seleksi Administrasi
Seleksi administrasi dilaksanakan oleh tim yang terdiri dari unsur birokrat dan akademisi yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Direktur PTK-PNF. Seleksi administrasi bertujuan untuk menilai dan menetapkan calon peserta yang memenuhi syarat administrasi. Peserta yang memenuhi persyaratan administrasi tersebut ditetapkan melalui berita acara. Hasil seleksi administrasi diserahkan kepada Perguruan Tinggi mitra untuk menjadi syarat mengikuti seleksi akademik.
2. Seleksi Akademik
Seleksi akademik dilakukan oleh perguruan tinggi mitra. Calon peserta yang dinyatakan lulus seleksi akademik adalah calon peserta yang dinyatakan layak dan memiliki kemampuan secara akademik untuk mengikuti proses perkuliahan
sesuai dengan program studi/jurusan yang dipilih. Hasil seleksi akademik dalam bentuk ranking disampaikan kepada Direktur PTK-PNF untuk ditetapkan menjadi peserta program rintisan pendidikan gelar.

E. MEKANISME PENYELENGGARAAN KEGIATAN
Mekanisme penyelenggaraan program rintisan pendidikan gelar ditetapkan sebagai berikut:
1. Berkas pendaftaran program rintisan pendidikan gelar dibuat rangkap 3 (tiga) dan dikirim ke Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Nonformal, dengan alamat Komplek Depdiknas, Gedung E Lantai 7, Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta, mulai tanggal 2 April s.d 31 Mei 2007.
2. Seleksi administrasi dilakukan mulai tanggal 4 s.d 15 Juni 2007.
3. Penyusunan berita acara hasil seleksi administrasi tanggal 15 Juni 2007.
4. Pengiriman berkas bagi calon peserta program rintisan pendidikan gelar yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi ke perguruan tinggi yang dipilih tanggal 20 Juni 2007.
5. Seleksi akademik oleh perguruan tinggi tanggal 20 Juli 2007.
6. Pengiriman hasil seleksi akademik oleh perguruan tinggi ke Direktorat PTK-PNF seminggu setelah seleksi.
7. Penetapan dan pengumuman peserta program rintisan pendidikan gelar tanggal 1 Agustus 2007.
8. Registrasi peserta ke perguruan tinggi masing-masing tanggal 10 s.d 15 Agustus 2007.
9. Koordinasi antara Dit. PTK-PNF dengan Perguruan Tinggi penyelenggara dalam rangka orientasi kepada mahasiswa (27 s.d 30 Agustus 2007).
10. Perkuliahan di perguruan tinggi masing-masing dimulai 1 September 2007.
11. Penandatanganan akad kerjasama tanggal 10 s.d 28 September 2007.

KETENTUAN DAN PERSYARATAN
A. KETENTUAN UMUM
1. Telah menjadi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan nonformal minimal 2 (dua) tahun;
2. Berbadan sehat dibuktikan dengan Surat Keterangan Dokter Pemerintah;
3. Diusulkan oleh pimpinan unit kerja/lembaganya tempat yang bersangkutan bertugas;
4. Bersedia mengabdi di lembaganya selama 5 (lima) tahun terhitung dari lulus kuliah;
5. Bukan PTK-PNF yang sedang memperoleh beasiswa dari institusi lain;
6. Bersedia melepas tugas/jabatan selama perkuliahan berlangsung;
7. Lulus seleksi administrasi dari Direktorat PTK-PNF;
8. Lulus seleksi akademik dari perguruan tinggi;
9. Bersedia menyelesaikan perkuliahan sesuai ketentuan;
10. Bersedia mentaati semua ketentuan yang ditetapkan oleh Direktorat PTK-PNF dan perguruan tinggi;
11. Bersedia mengembalikan dana beasiswa apabila tidak dapat menyelesaikan masa perkuliahan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

B. KETENTUAN KHUSUS
1. Lulusan SMU/SMK/MA/Paket C;
2. Berusia maksimal 30 tahun;
3. Nilai rata-rata ijazah minimal 6.50 dibuktikan dengan fotokopi ijazah yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang.

C. PERSYARATAN ADMINISTRASI
1. Untuk PNS
a. Surat pengusulan dari pimpinan unit kerja;
b. Surat pernyataan kesanggupan (formulir terlampir);
c. Surat pernyataan kesediaan melepaskan jabatan (formulir terlampir);
d. Fotokopi SK Calon Pegawai yang dilegalisir oleh pimpinan;
e. Fotokopi SK terakhir yang dilegalisir oleh pimpinan;
f. DP3 dua tahun terakhir terhitung mulai tahun 2005 s.d 2006 yang dilegalisir oleh pimpinan dengan nilai rata-rata baik;
g. Fotokopi kartu pegawai (KARPEG) yang dilegalisir oleh pimpinan;
h. Surat keterangan dokter berbadan sehat dari dokter Pemerintah;
i. Fotokopi ijazah terakhir dilegalisir oleh pejabat yang berwenang;
j. Pasfoto terakhir berwarna 3 x 4 sebanyak 3 (tiga) buah;
k. Biodata (formulir terlampir).

2. Untuk Non PNS
a. Surat pengusulan dari pimpinan unit kerja/lembaga diketahui oleh Kepala Dinas Pendidikan setempat;
b. Surat pernyataan sebagai pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan pendidikan nonformal yang diketahui oleh Kepala Dinas Pendidikan setempat (formulir terlampir);
c. Fotokopi surat tugas sebagai pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan nonformal dari unit kerja/lembaga yang bersangkutan yang dilegalisir oleh pejabat berwenang;
d. Surat keterangan berkinerja baik dari unit kerja/lembaga yang bersangkutan dan diketahui oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan/Kepala Dinas Pendidikan setempat;
e. Surat pernyataan kesanggupan mengikuti semua ketentuan yang berlaku selama perkuliahan, dibubuhi materai Rp. 6.000,- (formulir terlampir);
f. Surat pernyataan kesediaan melepas tugas yang ditandatangani oleh pimpinan dan diketahui oleh Kepala Dinas setempat serta dibubuhi materai Rp. 6000,- (formulir terlampir);
g. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga;
h. Surat keterangan berbadan sehat dari dokter Pemerintah;
i. Fotokopi ijazah terakhir dilegalisir oleh pejabat yang berwenang;
j. Pasfoto terakhir berwarna ukuran 3 x 4 sebanyak 3 (tiga) buah;
k. Biodata (formulir terlampir).

HAK DAN KEWAJIBAN
A. DIREKTORAT PTK-PNF
1. Hak
a. Menentukan kelulusan seleksi administrasi calon peserta program rintisan pendidikan gelar;
b. Menetapkan peserta program rintisan pendidikan gelar sesuai kuota berdasarkan data hasil seleksi akademik (ranking) yang deselenggarakan oleh perguruan tinggi mitra;
c. Memberi sanksi kepada peserta yang melanggar ketentuan yang telah ditetapkan.
2. Kewajiban
a. Melakukan sosialisasi program rintisan pendidikan gelar;
b. Melakukan proses rekruitmen calon peserta;
c. Melakukan seleksi administrasi;
d. Menyelesaikan semua keperluan administrasi yang berkaitan dengan program rintisan pendidikan;
e. Melakukan pencairan dana;
f. Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penyelenggaraan program.
g. Menyusun laporan pertanggungjawaban penyelenggaraan program rintisan pendidikan gelar.

B. PERGURUAN TINGGI
1. Hak
a. Menentukan kelulusan seleksi akademik bagi calon peserta program rintisan pendidikan gelar;
b. Memberi sanksi akademik bagi peserta program rintisan pendidikan gelar yang melanggar ketentuan yang telah ditetapkan;
c. Mengelola dana beasiswa sesuai dengan kontrak kerjasama.

2. Kewajiban
a. Melakukan seleksi akademik bagi calon peserta program rintisan pendidikan gelar;
b. Melakukan proses perkuliahan bagi peserta program rintisan pendidikan gelar;
c. Melakukan pembinaan yang bersifat akademik bagi peserta program rintisan pendidikan gelar;
d. Melaporkan perkembangan perkuliahan peserta program rintisan pendidikan gelar kepada Direktorat PTK-PNF per semester;
e. Mendistribusikan dana (biaya hidup dan biaya buku) kepada peserta program rintisan pendidikan gelar.

C. PESERTA PROGRAM RINTISAN PENDIDIKAN GELAR
1. Hak
a. Mendapatkan pelayanan administratif dan akademik;
b. Mendapatkan dana beasiswa (biaya hidup dan biaya buku) sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
2. Kewajiban
a. Melakukan registrasi dan registrasi ulang di Perguruan Tinggi masing-masing pada setiap semester.
b. Mengikuti perkuliahan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh perguruan tinggi;
c. Mentaati semua peraturan yang telah ditetapkan;
d. Menyelesaikan perkuliahan sesuai waktu yang telah ditentukan;
e. Menyampaikan laporan secara tertulis apabila telah menyelesaikan perkuliahan dan mengirimkan skripsi kepada Direktorat PTK-PNF;
f. Mengembalikan dana beasiswa apabila tidak dapat menyelesaikan kuliah.

MONITORING, EVALUASI DAN PELAPORAN

A. MONITORING DAN EVALUASI
Monitoring dan evaluasi dilakukan setiap semester dalam bentuk pemantauan langsung ke perguruan tinggi penyelenggara, rapat koordinasi dan konsultasi antara perguruan tinggi penyelenggara dan Dit. PTK-PNF. Monitoring dan evaluasi juga dilakukan kepada mahasiswa melalui koordinator mahasiswa di masing-masing perguruan tinggi penyelenggara.

B. PELAPORAN
Pelaporan dalam program rintisan pendidikan gelar meliputi:
1. Laporan perkembangan perkuliahan oleh perguruan tinggi kepada Direktorat PTK-PNF secara periodik (akhir semester);
2. Laporan administrasi keuangan secara periodik oleh perguruan tinggi kepada Direktorat PTK-PNF (akhir semester);
3. Laporan pertanggungjawaban penyelenggaraan program rintisan pendidikan gelar oleh Direktorat PTK-PNF kepada Direktur Jenderal PMPTK;
4. Laporan perkembangan perkuliahan oleh mahasiswa tugas belajar kepada lembaga pengirim dengan tembusan Dinas Pendidikan setempat.
5. Laporan telah menyelesaikan kuliah oleh perguruan tinggi penyelenggara yang dibuktikan dengan bukti fisik berupa 1 (satu) lembar fotokopi ijazah dan transkrip yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang sekaligus mengirimkan 1 (satu) set tugas akhir (skripsi) ke Direktorat PTK-PNF.

PENUTUP

Pedoman ini diharapkan dapat digunakan sebagai acuan bagi pihak yang bertanggungjawab dalam mengelola program rintisan pendidikan gelar sehingga penyelenggaraan kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik. Besar harapan Direktorat PTK-PNF bahwa program ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin sehingga tercipta PTK-PNF yang cerdas, kompetitif, profesional, dan bermartabat. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Direktorat PTK-PNF c.q. Subdirektorat Pendidik Pendidikan Nonformal, Komplek Depdiknas Gedung E Lantai 7, Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta, Telepon/Faximile 021) 57852370, 5725061-5718. Website: www.jugaguru.com

sumber: www.jugaguru.com

Sabtu, Juli 28, 2007

Beasiswa Magang Luar Negeri PTK-PNF

Beasiswa Magang Luar Negeri PTK-PNFTuesday, 24 July 2007Dilaksanakan pada bulan Oktober dan November 2007, penyerahan formulir pendaftaran paling lambat 15 Agustus 2007
Dalam rangka Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidik Nonformal, Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan program beasiswa magang luar negeri, yang diperuntukkan bagi pamong belajar, penilik, pendidik PAUD, pengelola PAUD, pengelola PKBM, Tenaga Lapangan Dikmas, Tutor Kesetaraan, Tutor Keaksaraan, Instruktur Kursus, Fasilitator Desa Intensif, Pengelola Kursus, Pengelola Program Kesetaraan, Pengelola Program Keaksaraan.

Kegiatan:
1. Pelatihan bagi instruktur kursus Bahasa Mandarin ke negara RRT sebanyak 40 orang
2. Pelatihan Penjaminan mutu dalam pendidikan ke Australia sebanyak 20 orang
3. Pelatihan Pengajaran Matematika/ Bahasa/ Sains bagi PAUD ke Singapura sebanyak 20 orang

Persyaratan:
-Beasiswa magang ke Australia dan Singapura: telah menjadi PTK-PNF minimal selama 2 tahun, berusia di bawah 45 tahun saat mendaftar, memiliki gelar S1, memiliki nilai TOEFL 500
-Beasiswa magang ke RRT: telah menjadi PTK-PNF minimal selama 2 tahun, berusia di bawah 35 tahun saat mendaftar, memiliki gelar S1, mengikuti ujian tulis

Jadwal Kegiatan:
1. Batas waktu aplikasi tanggal 16 Agustus 2007
2. Seleksi tahap I (seleksi administrasi) tanggal 16 & 17 Agustus 2007
3. Pengumuman hasil seleksi tanggal 20 Agustus 2007
4. Seleksi tahap II (seleksi portofolio) khusus pelamar pelatihan di Singapura dan Australia tanggal 21 dan 22 Agustus 2007
5. Seleksi tahap II (seleksi ujian kemampuan bahasa mandarin bagi pelamar pelatihan di RRT) tanggal 27 dan 28 Agustus 2007
6. Pengumuman hasil seleksi tanggal 30 Agustus 2007
7. Persiapan (pengurusan passport, visa dan dokumen lain) tanggal 31 Agustus – 8 September 2007
8. Pembekalan peserta tanggal 10 Sept dan awal November 2007
9. Pelaksanaan kegiatan pelatihan di luar negeri pada Minggu III Oktober 2007 dan awal November 2007

Cara Mendaftar:
Calon peserta diharuskan mengisi formulir pendaftaran dan mengirimkannya ke Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Nonformal. Formulir bisa didapatkan di Dinas Pendidikan Propinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, BP-PLSP Regional I-V, BPKB Propinsi, SKB Kabupaten/ Kota, atau datang langsung ke Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Nonformal. Formulir dapat didownload di www.jugaguru.com
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Subdit Program Direktorat PTK-PNF, Komplek Depdiknas Gedung E lantai 7, Jalan Jenderal Sudirman Senayan Jakarta, Tel.081316709750, Fax.+62 21 57852371


Direktorat Jenderal Pendidikan Luar SekolahCopyright © 2006-2007. BP-PLSP Regional I. All Rights Reserved.



Sumber : www.bpplsp-reg-1.go.id

Selasa, Juli 17, 2007

Koleksi Baru Pustaka Pribadi



gambar :www.arrahmah.com






Hari ahad tanggal 15 Juli kemarin ada kesempatan "turun gunung" ke Pekanbaru ngurus Restitusi PPN perusahaan -maklum masih nuyul-, lumayan ada kesempatan jalan ke Toko buku cari-cari tambahan koleksi untuk Pustaka pribadi. Di Toko Sakinah "nemu" VCD baru yang lumayan bagus -original-, walaupun durasinya hanya sekitar 30 menit dengan harga lumayan tapi isinya OK ehm… sanggup membuat mata memerah berkaca-kaca dan ada yang membuncah di dada haru :) cengeng! Padahal nonton pagi-pagi jam 7.30 -senin- menjelang berangkat ke kantor. Untung anak-anak sudah jalan ke sekolah dengan bundanya. Sedikit bocoran, VCDnya tentang anak usia 5 tahun yang hafal/faham isi Al Qur'an bahkan terjemahannya. Amazing Children! Judul yang sangat pas.

Setelah nonton saya menemukan satu AHA!, eh 2… pertama, saya langsung instruksikan untuk menggiatkan program hafalan Al Qur'an di sekolah kepada Kepala Sekolah, tapi dia nawar tahun ini prioritas di TK-B dengan alasan usia anak Playgroup dan TK A belum bisa… :)) saya bilang anak yang di VCD mulai belajar dari usia 2 tahun 4 bulan -usia playgroup- sampai 5,5 tahun jadi hafiz Qur'an (usia TK-B). Subhanallah! Tapi Ok lah…

AHA! Yang kedua, si Sulung kami saya lihat selama ini punya potensi memori yang lumayan -Alhamdulillah- tapi selama ini yang terekam banyaknya cuplikan-cuplikan iklan di TV :(( bahkan sampai jingle yang bernahasa asing sekalipun… kami lalai. Harus kami ubah, bismillah.

Oh ya, pesan dari orang tua "Amazing Children" Sayyid Husain…tidak akan mungkin kita memiliki anak yang sanggup menghafal/memahami dan mencintai Al Qur'an tanpa kita -Ayah dan Bundanya- mengkondisikan diri sendiri untuk menghafal/memahami dan mencintai Al Qur'an dalam keseharian kita. Itu pesan yang terpenting yang saya tangkap, sangat universal.

Koleksi ke-2 adalah bukunya pak Bob Google Is My Salesman http://www.bjoconsulting.blogs.com/, nemunya di Gramedia. Baru dibaca beberapa bagian, tentang penulis, komentar tokoh lain, kata pengantar dan Bab 1 -emang seperti itu gaya saya baca buku, loncat2 kadang dibaca dari Bab terakhir :) - Isinya OK, penasaran kemarin sore browsing di web sitenya eh ternyata ada yang lain yang menarik tentang pembuatan e-book, sayang kemarin gak kelihatan di Gramedia atau sayanya yang gak awas :). Jadi target berikutnya tuh, apalagi sudah dapat bocoran outline nya dari situs pak Bob.

Koleksi ke-3 sih bacaan "ringan" tapi berat majalah tasqif.

Semoga gak jadi kedelai pemikul kitab suci! :))

Senin, Juli 16, 2007

Hari Pertama Tahun Ajaran Baru


Hari ini adalah hari pertama tahun ajaran baru 2007-2008. Menurut laporan Kepala Sekolah sampai saat ini sudah terdaftar 18 orang calon siswa baru untuk playgroup dan 13 orang TKIT, gak terlalu banyak.

Angkatan kemarin (Playgroup 3 dan TK ke-1), jumlah murid playgroup 32 orang dengan efektif kehadiran per pertemuan 15-20 orang sedangkan TK 12 dengan jumlah efektif 10. Untuk awal pertemuan, Alhamdulillah sudah lumayan. Biasanya sambil jalan banyak murid baru yang daftar, semoga!

Banyak rencana yang akan dilaksanakan tahun ajaran ini, pertama pengurangan jumlah guru :( berat emang minimal 3 orang. Untungnya mereka dari awal bukan para "pengangguran", manajer TK -mantan- akan berkonsentrasi ke bisnisnya yang lumayan banyak. Guru yang satu akan berkonsentrasi di kantornya -Kelurahan- dan mempersiapkan diri jadi PNS, yang satu lagi kembali ke Kampus dan katanya badannya tidak fit karena sedang hamil anak ke-1.

Pengelola yang tersisa 1 orang kepala sekolah (rangkap Playgroup dan TKIT), manajer keuangan & Administrasi, serta 4 guru Playgroup dan 2 guru TK. Dengan jumlah murid yang ada rasionya masih lumayan ideal 1:5. Ke depan rencana penerapan program "guru pembimbing" bisa mulai dilaksanakan plus buku penghubung guru pembimbing dan orang tua murid. Lumayan kegiatan dan kemampuan anak bisa dipantau per harinya baik selama di sekolah ataupun di rumah.

Pengurangan jumlah guru -yang memang tahun lalu berlebihan- mudah-mudahan membantu peningkatan penghasilan mereka, cara yang tidak menyenangkan dan gak baik sebenarnya.

Rencana lainya, subsidi silang. Tahun ini kami akan coba menerima -kembali- beberapa siswa dengan beberapa keringanan biaya kalau bisa malah GRATIS, paling tidak 10% dari jumlah siswa, sudah ada yang mendaftar. Jadi inget tahun-tahun awal pendirian sekolah, idealisme awal dulu kami coba menampung anak-anak dari keluarga yang kekurangan. Masa ujicoba selama 4 bulan ada 14 murid tanpa dipungut biaya sama sekali, ada anak tukang becak, tukang bakso, mbok penjual kue dll sayangnya suplai dana dari donatur yang rata-rata pengurus yayasan gak efektif dari segi jumlah dan kontinuitasnya. Dan anehnya, angkatan-angkatan selanjutnya yang daftar malah dari kalangan menengah ke atas.

PR besar yang belum dilaksanakan oleh Kepala Sekolah adalah regenerasi, sampai tahun ke-3 belum ada guru lain yang sanggup menggantikan posisinya sebagai Kepala Sekolah baik di Playgroup maupun TK. Selain sebagai pendelegasian juga untuk jaga-jaga karena sudah mendapat warning untuk mengalokasikan tugas kepala sekolah ke bidang lain di luar daerah.
PR lainnya, program "ekstensifikasi" perluasan jaringan belum berhasil. Guru-guru yang ditugaskan keluar dan membuat lembaga sejenis di daerah masing-masing belum ada yang "bergerak"…masih pada takut memulai.

Uang sewa Alhamdulillah untuk tahun pertama sudah ready, bulan ini akan dilunasi sedangkan untuk tahun ke-2 minta tempo ke pemilik rumah untuk mundur ke Desember Alhamdulillah dikasih keringanan.

Yang berbeda dari tahun lalu adalah "atmosfir" semangat diantara pengurus Yayasan..tahun ini rada "buram"…tahun lalu semangat karena ada momentum pendirian TKIT dan trigger penyediaan permainan outdoor yang secara kasat mata agak heboh dan memang lumayan menyedot perhatian, fikiran dan potensi :)) dana maksudnya. Sampai hari ini masih menyisakan hutang, "untungnya" hutang ke Ketua Yayasan.

Kesibukan di kantor masing-masing, ditambah sudah banyaknya pengurus yang mutasi ke kota lain agak menyurutkan semangat dan perhatian…resiko organisasi dengan background pengurus beragam. Tapi "the show must go on"… :))

Bismillah, mudah-mudahan hari ini lebih baik dari kemarin…dan tahun ini lebih baik dari tahun kemarin! Amin!

KALAH DI MENIT AKHIR


Sabtu, 14/07/2007 21:33 WIB

Piala Asia

Indonesia Kalah di Menit Akhir

Kris Fathoni W - detikSport

Jakarta - Perjuangan Indonesia untuk menahan tim kuat Arab Saudi berakhir tragis. Gol di masa injury time membuat pasukan "Merah Putih" menelan kekalahan 1-2.Tak pelak gol tersebut membuat lesu para pemain tuan rumah, yang sebenarnya telah menunjukkan perlawanan hebat dan berani melawan juara Asia tiga kali itu. Satu poin yang sudah berada di depan mata pun lenyap di depan 88 ribu publik Gelora Bung Karno, Sabtu (14/7/2007).
Kekalahan ini membuat Indonesia harus berjuang lebih keras lagi untuk bisa lolos dari Grup D. Lawan terakhir adalah langganan Piala Dunia, Korea Selatan, di partai terakhir grup hari Rabu mendatang. Arab sementara memimpin dengan nilai empat dari dua pertandingan, disusul Indonesia dengan tiga poin. Korea, yang besok menghadapi Bahrain, menduduki peringkat tiga dengan biji angka satu, sedangkan Bahrain nol poin.
Tertinggal lebih dulu oleh gol Yasser Al Qahtani di menit 11, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Elie Aiboy di menit 17. Sampai melewati menit ke-90 kedudukan tetap 1-1 sampai pemain pengganti Saad Al Harthi menjadi mimpi buruk buat Indonesia. Ia menyundul masuk bola free kick diperoleh timnya di sektor kiri pertahanan tuan rumah.
Minus kapten Ponaryo Astaman yang cedera, dan tempatnya diisi Syamsul Bachri, pelatih Ivan Kolev menurunkan materi pemain yang nyaris sama seperti saat mengalahkan Bahrain 2-1. Tim ini tampak percaya diri dengan melakukan serangan di menit-menit awal. Baru dua menit, Budi Sudarsono menggebrak dari sayap kiri, namun kiper Yasser Al Mosailem berhasil meredam serangan tersebut.
Melewati menit ketujuh Arab perlahan-lahan mulai menguasai permainan. Kesempatan emas pertama Indonesia diperoleh Elie Aiboy di menit ke-10, menyusul tendangan bebas Budi Sudarsono yang gagal ditangkap dengan baik oleh Al Mosailem. Sayang, rebound Elie dalam posisi sangat bebas melambung. Semenit kemudian, dari serangan Maleek Maaz di sayap kanan, Al Qahtani membungkam penonton GBK. Striker sekaligus kapten The Green Falcons itu berhasil mengalahkan dua pengawalnya, Maman dan Richardo Salampessy, dan dengan mantap menandukkan kepalanya untuk menghujamkan bola ke gawang Yandri Pitoy.
Meski tertinggal, Indonesia tetap bersemangat. Hasilnya, keunggulan Arab hanya bertahan enam menit. Bermula dari kerja keras Syamsul yang merebut bola dari seorang pemain lawan, gelandang bertenaga kuda itu menyodorkan umpan terobosan kepada Elie, yang lolos dari perangkap offside. Dengan dingin penyerang klub Arema Malang ini melewati kiper Al Mosailem, lalu menceploskan bola ke gawang. Senayan bergetar menyambut gol penyama ini.
Anak-anak "Merah Putih" tampak percaya diri dalam meladeni permainan pasukan Helio Cesar dos Anjos. Walaupun unggul cukup jauh dalam penguasaan bola (ball possession), namun Arab cukup sulit menembus barisan belakang Indonesia. Yandri pun belum lagi repot. Di lima menit menjelang turun minum Indonesia melakukan tekanan cukup berarti. Dua kali kiper Al Mosailem berjibaku menepis bola yang nyaris bersarang di jalanya. Pertama dari tendangan Elie, kedua dari sundulan Charis Yulianto dari momen sepak pojok.
Di babak kedua Arab sempat membuat suporter Indonesia menahan nafas ketika Al Qahtani lolos sendirian sampai masuk kotak penalti. Namun tembakannya masih melenceng. Indonesia sempat memberi tekanan bergelombang ke jantung pertahanan lawan, tapi barisan Arab cukup sulit untuk ditembus.
Belakangan, stamina tim yang disaksikan langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono tampak menurun drastis. Di menit 68 Yandri Pitoy melakukan aksi heroik. Dengan refleks luar biasa ia memblok tembakan jarak dekat Abdurrahman Al Qahtani. Dua menit kemudian ia terbang menangkap sundulan Maleek Saaz. Sampai saat itu Indonesia terhindar dari kekalahan. Arab menekan lagi di menit 78. Kali ini giliran Maman yang jadi pahlawan. Bek bernomor punggung 5 itu melakukan tekel krusial saat Yasser Al Qahtani memiliki kans amat besar untuk membobol gawang Yandri karena lepas sendirian sampai ke kotak penalti.
Kolev lalu memasukkan Supardi untuk menambal stamina tim. Atep dan Ismed Sofyan pun diturunkan memasuki menit-menit terakhir. Namun sebuah kesalahan Ismed berbuah pahit. Ia melakukan pelanggaran di dekat kotak 16 meter, yang kemudian menjadi gol penentu kemenangan Arab. Di menit ketiga injury time, pemain pengganti Saad Al Harthi berhasil menyundul free kick tersebut dan menyudahi semuanya.
Kekalahan menyesakkan pun harus diterima Indonesia. Meski demikian suporter masih sempat memberi tepuk panjang buat Bambang Pamungkas cs karena telah menyuguhkan permainan heroik, walaupun hasil manis urung diraih.
Foto: Gelandang Indonesia Syamsul Bachri menekel penyerang Arab Yasser Al Qahtani dalam pertandingan di Stadion GBK, Jakarta. (AFP/Jewel Samad)(a2s/key)

Sabtu, Juli 14, 2007

PASUKAN IRAK PECUNDANGI AUSTRALIA



"Sayangnya" berita tadi cuma di Piala Asia :)) but thaks good!!



AFP/Pornchai Kittiwongsakul Bangkok -








ini dia cuplikan beritanya di http://www.detiksport.com/boladunia/index.php/home.read/tahun/2007/bulan/07/tgl/13/time/193418/idnews/804753/idkanal/73:








Jumat, 13/07/2007 19:34 WIB
Piala AsiaIrak
Pecundangi Australia 3-1
Reky Herling Kalumata - detikSport

Kejutan kembali terjadi di Grup A. Tim tangguh Australia secara mengejutkan dipecudangi oleh Irak dengan skor telak 1-3 di Stadion Rajamangala, Jumat (13/7/2007).
Meskipun mengusung nama-nama besar di pentas Eropa namun belum cukup bagi Australia berbicara banyak di Piala Asia.

Setelah sebelumnya ditahan imbang Oman 1-1, kini Mark Viduka cs kembali gagal menuai kemenangan. Kekalahan ini membuat peluang Australia semakin berat untuk lolos ke babak berikutnya setelah mengumpulkan satu poin. Sedangkan Irak kini mengumpulkan 4 poin setelah sebelumnya bermain imbang dengan Thailand.

Permainan saling menyerang sempat ditunjukan kedua tim di awal pertandingan. Australia mengancam lebih dulu lewat sundulan Marco Bresciano di depan gawang namun masih melenceng dari sasaran. Peluang Irak lewat tendangan Younis Khalef di dalam kotak penalti juga masih belum membuah hasil.

Pada menit ke-10, Bresciano kembali gagal memanfaatkan peluang dari tendangan bebasnya.Namun Irak ganti menekan tewat tendangan bebas Hawar Tahir Mulla Mohammed yang masih dapat diselamatkan oleh kiper Mark Schwarzer. Meski demikian Irak akhirnya mampu memimpin di menit ke-22.

Tendangan bebas Nashat Akram dari jarak jauh meluncur mulus ke dalam gawang Australia. Sementara kiper Mark Schwarzer terkecoh setelah pemain Irak Salih Sadir mencoba menyundul bola namun tidak kena.

Tertinggal 0-1 membuat Australia menambah tekanan. Usaha Mark Viduka lewat tendangan bebasnya hanya melintas tipis di samping gawang. Satu lagi upaya striker baru Newcastle United ini masih melambung.Di babak kedua, Tim Cahill masuk dan semakin mempertajam serangan Soccerross.

Pada menit ke-47, Australia akhirnya berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan Viduka memanfaatkan crossing Bret Emerton.

Meskipun Australia lebih mendominasi jalannya pertandingan dan lebih banyak menekan namun tetap gagal membuat gol. Sedangkan Irak bermain cukup efektif dengan memanfaatkan serangan balik yang cepat. Pada menit ke-60, Akram berhasil mengirimkan umpan terobosan melewati dua pemain Australia sebelum Hawar Mulla Mohammad menyambut bola tersebut dan menaklukan kiper Schwarzer. Skor menjadi 2-1 bagi Irak.

Lima menit sebelum pertandingan berakhir Irak berhasil unggul 3-1. Karrar Jassim Mohammed berhasil meneruskan bola ke dalam gawang Australia setelah tembakan Mahdi Karim sempat mengenai tangan kiper Schwarzer.

Australia semakin frustasi untuk mengejar ketertinggalannya. Mereka harus bermain dengan sepuluh pemain setelah bek Lucas Neill diganjar kartu merah menjelang akhir pertandingan. (key/lom)

Kamis, Juli 12, 2007

Rekaman Wisuda Playgroup-TKIT
















Awal langkah lorong keabadian



Kematian adalah keniscayaan
Manakala saatnya tlah tiba, tak mungkin masa itu ditunda

Kematian bukanlah akhir perjalanan
Tapi kematian adalah awal perjalanan, keabadian...

Kematian bukanlah akhir perjalanan
Kematian adalah transisi
……………………..


Beberapa hari ini berita-berita tentang kematian mengusik perhatian,..
pertama tentang kecelakaan lalu lintas di Puncak (alumni SMP Ar Ridho Bekasi), kemudian kasus keracunan di kawah ratu Gunung salak (6 orang siswa SMPN 67 Jakarta). Kasus kedua sangat menarik perhatian, sampai mendorong untuk Googling…"kawah ratu gunung salak"… ternyata bukan kejadian pertama, tahun 2002 ada korban juga 6 orang (Koran Tempo). Kenapa tertarik? Tahun 2004-2005 bersama beberapa orang temen sekelas di IPB pernah naik Gunung Salak jalur Gunung Bunder-Kawah Ratu-Cidahu-Cibadak. Ternyata daerah tersebut bukan tempat yang aman,dulu cuma modal nekat mahasiswa.

Pagi ini 2 berita kematian, pertama meninggalnya komedian Taufik Savalas terus anak seorang "teman" dari Kantor Pajak Pekanbaru meninggal kena DBD "padahal" masih 11 tahun SMP kelas 1. Kaget. Hikmah yang bisa diambil, kematian bisa mendatangi siapa saja -kalo sudah waktunya- dan di mana saja, tua-muda peluangnya sama. Kenapa berita tentang Taufik menarik perhatiannya, selain dia masih relatif muda kejadiannya mengingatkan kepada Almarhum Kakeknya anak-anak yang meninggal pada usia muda -34 tahun- saat usia kami anak-anaknya masih usia pra sekolah. Saya 6 tahun, adek 3 tahun dan yang bungsu 40 hari dan Bapak almarhum meninggal karena kecelakaan lalu lintas juga, 28 tahun yang lalu. Alhamdulillah kami sekarang sudah berhasil, paling tidak semua anak-anak ibu sanggup merasakan dunia perguruan tinggi dan meraih gelar sarjana…padahal tidak semua orang bisa merasakannya -walaupun keluarga lengkap-. Dan saya ingat dengan anak Taufik Savalas -ikut merasakan kepedihannya- karena kehilangan figur ayah, dan itu dulu pernah saya rasakan. SD-SMP sampai kuliah tanpa seorang ayah, yang paling terasa pada saat pembagian raport di SD sampai SMA... Beda dengan temen-temen yang lain.

Tentang teman yang di kantor Pajak, sory!!! hikmahnya gak akan saya ungkap di sini…kasihan…biar hanya untuk saya sendiri. Turut berduka cita.


Rengat, 12 Juli 2006.

Tentang kematian, hanyalah misteri waktu … tapi pasti akan kita lalui.

Sabtu, Juli 07, 2007

Wisuda

Tanggal 28 Juni 2007, anak-anak playgroup angkatan ke-3 dan TK angkatan pertama wisuda. Menurut laporan dari Kepala Sekolah, tahun ini ada 16 orang siswa playgroup yang ikut wisuda dari 32 murid dan 10 dari 12 murid TK.

Syukurlah, akhirnya tahun ajaran ini bisa dilewati dengan "lancar"… :( dengan segala macam perjuangan di dalamnya…salut buat guru-guru dan pengelola sekolah. Dengan fasilitas "seadanya" mereka tetap semangat. Malah orang-orang yayasan yang mesti dievaluasi. Beberapa catatan setelah berakhirnya tahun ajaran 2006-2007 :

Playgroup sudah Ok, namanya sudah identik dan melekat di masyarakat…kalau nanya "Playgroup"…(istilahnya pun masih baru untuk ukuran sini) orang pasti ingatnya ke Playgroup INSANI. :)) paling tidak para tukang becak udah pada hafal.
TK, masih perlu banyak pembenahan selain masih baru -angkatan 1- sudah banyak juga TK yang mapan di sini. Dengan backing cukup kuat, TK pertiwi milik Dharma wanita, Bhayangkari milik Polres, Kartika milik Kodim, Aisiyah dengan backing Muhammadiyah. Yang sedikit mengecewakan dari 16 alumni playgroup hanya 1-2 yang mau lanjut ke TK :)) maklum masih coba-coba.
Yayasan agak mandek -terutama dana, klasik!- masalahnya beberapa donatur utama mutasi dari kantor masing-masing. Telkom, PLN, Pos, Pajak, Bank Mandiri…5 orang sekaligus tahun ini
Padahal mereka donatur utama. Pengurus yang tersisa lumayan punya kesibukan lebih dibanding tahun sebelumnya. Ditambah kesibukan di luar kantor seperti DPD. Pertanyaannya orang ko pada pindah, aku kapan? :)) udah nyaris 11 tahun.. :((.

Sedikit yang bikin kesel dari acara wisuda, pertama gak bisa hadir karena ada urusan restitusi pajak yang kedua saking ramainya acara -katanya- kepala sekolah lupa buat dokumentasi khusus padahal kamera sudah di bawa :(( jadi gak bisa nampilin di sini deh!
Ya udah tuh kepala sekolah tak marahin…he.he.he kebetulan Kepsek ibunya anak2.


BTW. Gambar di atas rekaman tahun lalu

Kamis, Juli 05, 2007

Jepun (3) -Waste Water Treatment

Berikut cuplikan gambar2 fasilitas pengolahan air limbah yang sempat dikunjungi selama di Jepang -emang itu tujuan utama diundang Jetro :)-, sangat jauh dibandingkan dengan Indonesia. Yang terasa, selain teknologi yang lebih maju dibandingkan kita adalah profesionalisme dan kedisiplinannya...juga kebersihan ding!


Tampilan waste water treatment area "yang bersahabat" main proses activated sludge

Otomatisasi pengujian parameter limbah





Area yang tertutup rapat


Kanazawa Municipal Waste Water Treatment-Yokohama (tampak atas)


nanti bandingkan dengan yang ada di Indonesia, dengan sistem yang sama

Senin, Juli 02, 2007

Jepun



Ada kejutan baru di blog ini, setelah akhir juni dikunjungi oleh salah seorang motivator wanita yang sedang "naik daun" -ulat kale…- Jennie S Bev, hari ini ada 2 tamu istimewa yang jejaknya terpantau di buku tamu dan sitemeter yang saya install -tks buat pak "Fatih Syuhud", yang udah ngasih tips tentang sitemeter- yang pertama Mbak Fida Abott dari Pennsylvania dan "misteri guest" dari Jepang. Emang asik juga setelah ada sitemeter, saya bisa mantau "siapa tamu yang datang"… :)) norak!!

Tamu yang pertama -Mbak Fida- sudah saya balas kunjungannya karena beliau meninggalkan jejak di buku tamu - terima kasih lagi untuk Master Blog saya pak Fatih-, terus yang dari Jepang itu saya gak tau, saha? Siapa maksudnya… mudah-mudahan beliau "balik lagi" dan baca postingan ini.

Tamu dari Jepang, kenapa menarik perhatian saya..negeri itu menyimpang kenangan khusus bagi saya -deu!!!- Awal 2006 selama hampir 3 pekan saya sempat "jalan-jalan" ke sana -atas undangan JETRO dan AOTS- dan itu suatu kenangan istimewa… asa ngimpi euy!! Gratis lagi :)

Datang ke Jepang pas hari Idul Adha -terpaksa takbiran sendiri di bis setelah tayamum pake embun salju :))- dan lagi musim dingin… di bawah saya tampilkan rekamannya...


Pagi di Narita






Yokohama Kenshu





Sinsugita Station


Nampang di Akihabara
BTW. postingan ini bikin saya susah...error terus