Sabtu, Oktober 22, 2011

HAsil Quick Count Pilkada Banten 2011

Hasil Quick Count Pilkada Banten 2011 versi JSI nomor urut 1 (Atut-Rano Karno) : 49,78 persen nomor urut 2 (WH-Irna Narulita) : 38,17 persen nomor urut 3 (Jazuli Juwaeni-Makmun Muzzaki): 12,05 persen. Sumber : http://www.detiknews.com/read/2011/10/22/154832/1750061/10/hasil-quick-count-pasangan-atut-rano-jadi-jawara-pemilukada-banten versi Tempo :Hasil Penghitungan Sementara, Pasangan WH-Irna Ungguli Atut-Rano link : http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa_lainnya/2011/10/22/brk,20111022-362758,id.html?utm_source=twitterfeed&utm_medium=twitter

Rabu, Oktober 19, 2011

Khutbah Idul Adha 1432 H: Bergerak dan Berkorban Dalam Kebenaran Sumber: http://www.dakwatuna.com/2011/10/15667/khutbah-idul-adha-1432-h-bergerak-dan-berkorban-dalam-kebenaran/#ixzz1avVuVh17

Khutbah Idul Adha 1432 H: Bergerak dan Berkorban Dalam Kebenaran Khutbah Idul Adha 19/10/2011 | 22 Zulqaedah 1432 H | Hits: 119 Oleh: Drs. Ahmad Yani Sumber: http://www.dakwatuna.com/2011/10/15667/khutbah-idul-adha-1432-h-bergerak-dan-berkorban-dalam-kebenaran/#ixzz1avWX7U3W الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوْبُ إِِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أََنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَاَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اَمَّا بَعْدُ: فَيَاعِبَادَ اللهِ : اُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَ اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِى الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ: يَااَيُّهَا الَّذِيْنَ اَمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ Ilustrasi - Shalat Idul Adha (klatenkita.com) Allahu Akbar 3X Walillahilhamdu. Jamaah Shalat Idul Adha Yang Dimuliakan Allah. dakwatuna.com - Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah swt yang telah memberikan kenikmatan kepada kita dalam jumlah yang begitu banyak sehingga kita bisa hadir pada pagi ini dalam pelaksanaan shalat Idul Adha. Kehadiran kita pagi ini bersamaan dengan kehadiran sekitar tiga sampai empat juta jamaah haji dari seluruh dunia yang sedang menyelesaikan pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci. Semua ini karena nikmat terbesar yang diberikan Allah swt kepada kita, yakni nikmat iman dan Islam. selengkapnya klik di sini Sumber: http://www.dakwatuna.com/2011/10/15667/khutbah-idul-adha-1432-h-bergerak-dan-berkorban-dalam-kebenaran/#ixzz1avWghck8

Senin, Oktober 17, 2011

Pilkada Kampar terkini

sumber: http://riauterkini.com/politik.php?arr=40214 Jum’at, 14 Oktober 2011 14:33 Hasil Pemilukada Kampar, Saksi Tiga Pasangan Teken BA Rekapitulasi Hasil Pemilukada Kampar besar kemungkinan tidak berlanjut ke MK. Saksi tiga pasangan bersedia meneken berita acara hasil rekapitulasi pleno KPU. Riauterkini-SIAK HULU- Rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kampar yang digelar di Hotel Labersa Siak Hulu, Jumat (14/10/11) tuntas tanpa ada ganjalan. Tidak hanya lancar selama proses rekapitulasi hasil suara dari 21 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), tetapi juga hasil akhirnya disetujui semua pihak. Kelanjutan berita klik di riauterkini

Pilkada Kampar

sumber: http://riauterkini.com/politik.php?arr=40221 Jum’at, 14 Oktober 2011 15:16 Zulher Menerima Hasil Pemilukada Kampar Kemungkinan hasil Pemilukada Kampar berlanjut ke MK kian kecil. Calon Wakil Bupati Zulher yang kalah mengaku bisa menerima penetapan KPU. Riauterkini-PEKANBARU- Sekretarid Daerah Kabupaten Kampar yang juga calon Wakil Bupati Zulher cukup berjiwa besar menerima penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kampar terhadap hasil Pemilukada Kampar dalam pleno yang digelar di Hotel Labersa Siak Hulu, Jumat (14/10/11). Meskipun yang bersangkutan tidak menghadiri acara penting tersebut. Ditemui riauterkini usai mengikuti sholat Jumat di Masjid Al Hidayah Kantor Gubernur Riau, Zulher masih seperti biasa, ramah dan murah senyum. "Secara pribadi saya bisa menerima hasil tersebut (Pemilukada Kampar.red)," ujarnya menjawab riauterkini. Kelanjutannya baca di riauterkini

Selasa, Oktober 11, 2011

PILKADA KAMPAR terkini

sumber: http://riauterkini.com/politik.php?arr=40089 Senin, 10 Oktober 2011 18:08 Versi LSI, Jefry Menangi Pemilukada Kampar LSI menuntaskan penghitungan cepat hasil Pemilukada Kampar. Kesimpulannya, Jefry Noer-Ibrahim Ali menang dengan perolehan suara 45,38 persen. Riauterkini-PEKANBARU- Lingkar Survei Indonesia (SLI) menggelar quick count atau penghitungan cepat hasil Pemilukada Kampar. Sampai data diliris, suara yang masuk mencapai 98,10 persen. Dari data terakhir, LSI menyimpulkan, bahwa pasangan nomor urut 3, Jefry Noer-Ibrahim Ali mendulang dukungan terbanyak dengan perolehan suara 45,38 persen. selengkapnya baca di sini

PILKADA KOTA PEKANBARU terkini

sumber: http://www.riaupos.co.id/berita.php?act=full&id=3859&kat=8 PSU Pilkada Pekanbaru Tambah 90 Hari Lagi 8 Oktober 2011 - 09.32 WIB > Dibaca 573 kali JAKARTA (RP) - Setelah melalui empat kali persidangan terhadap sengketa Pemilukada Kota Pekanbaru, akhirnya Mahkamah Konstitusi (MK) memperpanjang pelaksanaan putusan sela MK Nomor 63/PHPU.D-IX/2011 tanggal 24 Juni 2011 tentang Pemungutan Suara Ulang (PSU), selambat-lambatnya 90 hari terhitung sejak ketetapan tersebut diucapkan yakni pada Jumat 7 Oktober 2011. MK dalam putusannya berkesimpulan, ada rangkaian fakta dan bukti yang terungkap dalam persidangan yang meyakinkan MK bahwa ada upaya untuk menunda pelaksanaan PSU yang dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif yang juga dilakukan secara konspiratif oleh pemohon, termohon dan Penjabat Wali Kota Pekanbaru. ‘’Mengabulkan sebagian permohonan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru untuk memperpanjang pelaksanaan putusan sela MK selambat-lambanya 90 hari setelah ketetapan ini diucapkan. Memerintahkan KPU Kota Pekanbaru untuk melaksanakan putusan dan penetapan MK a quo,’’ ujar Ketua MK, Moh Mahfud MD saat membacakan pengucapan penetapan sengketa Pemilukada Kota Pekanbaru atas pelaksanaan PSU di gedung MK, Jumat (7/10). Dalam ketetapan itu, MK juga memerintahkan KPU Pusat, KPU Riau, Bawaslu dan Panwaslu Kota Pekanbaru serta Kemendagri sesuai kewenangannya mengawasi ketat proses penyelenggaraan PSU dan membuat laporan serta temuan yang disampaikan ke MK. ‘’Masing-masing menyampaikan laporan pelaksanaan PSU paling lambat tujuh hari setelah selesainya tenggat sebagaimana dimaksud dalam amar kesatu ketetapan ini. Jadi kami akan mengambil putusan final terhadap keseluruhan ini nanti setelah 90 hari plus tujuh hari,’’ terang Mahfud didampingi enam hakim lainnya, yakni Achmad sodiki, Anwar Usman, Maria Farida Indrati, Muhammad Alim, Ahmad Fadlil dan Harjono. Turut hadir dalam sidang, pihak KPU Pekanbaru, KPU Riau, Panwaslu Pekanbaru, DPRD, dan Kemendagri serta kedua calon Wakil Wali Kota Pekanbaru, Erizal dan Ayat Cahyadi bersama kuasa hukumnya. Saat pengucapan ketetapan, tiba-tiba ada suara yang yang tak terlalu lantang di atas ruang persidangan dengan mengatakan ‘’MK tidak adil’’. Namun petugas dengan cepat menghampiri salah seorang perempuan tersebut, sehingga mampu meredam dan menghentikannya. Seperti diketahui dalam penjelasannya, Hakim MK Maria Farida menjelaskan, rapat permusyawaratan hakim MK pada Rabu 5 Oktober 2011 berkesimpulan, putusan MK Nomor: 63/PHPU.D-IX/2011 tanggal 24 Juni 2011 merupakan putusan sela yang harus dilaksanakan sebelum MK menjatuhkan putusan akhir. Kemudian, katanya, ada rangkaian fakta dan bukti yang terungkap dalam persidangan yang meyakinkan MK bahwa ada upaya untuk menunda pelaksanaan PSU yang dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif yang juga dilakukan secara konspiratif oleh pemohon, termohon dan Penjabat Wako Pekanbaru. ‘’Terkait fakta-fakta tersebut, sejauh menyangkut kewenangan MK yakni terkait langsung dalam pelaksanaan Pemilukada, MK akan menjadikannya sebagai bahan pertimbangan dalam putusan akhir dengan memperhatikan berbagai perkembangan di lapangan setelah pengucapan ketetapan ini. Sedangkan sejauh menyangkut pemerintahan umum jadi kewenangan Kemendagri untuk menindaklanjuti dalam rangka pengawasan umumn,’’ tukas Farida. selengkapnya klik di sini