Sabtu, Juli 26, 2008

Penyaluran Insentif Pendidik PAUD --- INFO PENTING

Rabu, 23 Juli 2008 09:19:49
Tersendatnya Penyaluran Insentif Pendidik PAUD
Kategori: Liputan Khusus (103 kali dibaca)

Dana Pembantuan Insentif bagi Pendidik PAUD sebanyak 40.000 orang seluruh Indonesia yang telah disalurkan oleh Dit. PTK-PNF mengalami hambatan diantaranya kurang lengkapnya data, kesalahan nama di SK dan di rekening, kesalahan nomor rekening, cabang serta Unit Bank. Diharapkan bagi Pendidik PAUD yang mengalami hambatan2 diatas untuk mengirimkan foto-copy KTP dan rekening melalui Kasubdin PLS/Kasubdin PMPTK PNF provinsi masing-masing.

Penyaluran dana pembantuan untuk Pendidik PAUD di 33 Provinsi sebanyak 40.000 orang telah diproses pencairan dananya oleh KPPN Wilayah III Jakarta sebanyak 27.533 Pendidik PAUD pada Tahap I = 11.193 orang pertengahan bulan April 2008 dan Tahap II = 16.340 orang pada pertengahan bulan Mei 2008, masing-masing Rp. 600.000,- (enam ratus ribu rupiah) langsung ke rekening yang bersangkutan.

Untuk selanjutnya pada Tahap III ini telah kami usulkan sebanyak 5.001 (lima ribu satu) Pendidika PAUD yang telah lengkap datanya untuk diajukan ke KPPN Wilayah III Jakarta, sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Dirjen PMPTK).

Untuk tahap IV yaitu bagi Pendidik PAUD yang datanya baru masuk akan diproses setelah pelaksanaan Jambore 1000 PTK-PNF pada tanggal 6 s.d 11 Agustus 2008 ini.

(imeldayati)

sumber: http://www.jugaguru.com/news/43/tahun/2008/bulan/07/tanggal/23/id/768/

Rabu, Juli 23, 2008

QUICK COUNT PILGUB JATIM

Hasil Sementara Pilkada / Pilgub Jawa Timur:

Total daftar pemilih tetap: 109007
KHOFIFAH INDAR PARAWANSA & MUDJIONO
(KAJI): 25.3257 %
SUTJIPTO & RIDWAN HISJAM
(SR): 21.9387 %
SOENARJO & ALI MASCHAN MOESA
(SALAM): 18.3039 %
ACHMADY & SUHARTONO
(ACHSAN): 8.25101 %
SOEKARWO & SAIFULLAH JUSUF
(KARSA): 26.1807 %

selengkapnya klik di http://www.suarasurabaya.net/v05/pilgub/

SEMINAR PENDIDIKAN bersama Prof. Dr. Arief Rachman

YAYASAN IBU TELADAN -PEKANBARU RIAU menaja Seminar Pendidikan
Tema: Komunikasi Efektif Orang Tua, Guru dan Anak

Waktu: Ahad, 3 Agustus 2008 Jam 08.0-12.00
Tempat : Gedung Juang Jl. Jenderal Sudirman Pekanbaru
Pembicara: Prof. DR. Arief Rachman.

CP : 0812 7540213
0813 78650369

ONGKOS HAJI NAIK

Selasa, 22/07/2008 20:29 WIB
Ongkos Haji Ditetapkan Naik Rp 4-5 Juta
Chairina Fatia - detikNews

Jakarta - Kenaikan harga minyak dunia berimbas pada kenaikan ongkos naik haji. Pemerintah dan Komisi VIII DPR memutuskan untuk menaikkan biaya perjalanan haji Rp 4-5 juta. Dan ini tergantung embarkasi keberangkatan.

"BPIH (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) mengalami kenaikan. Ini disebabkan oleh naiknya harga minyak dunia," kata Menag Maftuh Basyuni dalam jumpa pers di Kantor Departemen Agama, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2008).

Maftuh melanjutkan bahwa besaran kenaikan ini telah disampaikan kepada Presiden SBY dan tinggal menunggu untuk ditetapkan sebagai Peraturan Presiden (Perpres) untuk disetujui.

"Saat ini masih diselesaikan administrasinya. Dalam 1-2 hari Perpers akan keluar," tambah Maftuh.

Khusus mulai tahun ini, Maftuh melanjutkan bahwa pemerintah melanjutkan perubahan sistem pemberangkatan haji yakni dari sistem zona ke sistem embarkasi. "Setiap embarkasi beda harganya, yang termahal seperti embarkasi Makassar Rp 4.715.000 juta," kata dia.

Maftuh juga menjelaskan bahwa untuk biaya operasional di Indonesia pun ada kenaikan sebesar Rp 100 ribu. Antara lain dengan rincian untuk konsumsi, dari Rp 50.000 jadi Rp 60.000, asuransi dari Rp 75.000 menjadi Rp 100.000.

"Seminggu dari hari ini akan ditentukan kapan membayar kekurangannya," imbuh Maftuh.

Selain itu, ongkos ini pun dipastikan tidak akan mengalami perubahan walau harga minyak merangkak naik. "Mudah-mudahan tidak ada perubahan karena ada kesepakatan dengan penerbangan," imbuhnya.

Total ada 11 embarkasi keberangkatan Yakni Aceh menjadi US$ 3.258 dan Rp 511 ribu atau mengalami kenaikan Rp 4.430.540, Medan menjadi US$ 3.292 dan Rp 501 ribu atau mengalami kenaikan Rp 4.746.740.

Batam menjadi US$ 3.292 dan Rp 501 ribu atau mengalami kenaikan Rp 4.746.740, Padang US$ 3.258 dan Rp 511 ribu atau mengalami kenaikan Rp 4.430.540, Palembang menjadi US$ 3.379 dan Rp 501 ribu atau mengalami kenaikan Rp 4.607.320.

Jakarta menjadi US$ 3.430 dan Rp 501 ribu atau mengalami kenaikan Rp 5.081.620, Solo menjadi US$ 3.379 dan Rp 501 ribu atau mengalami kenaikan Rp 4.607.320. Surabaya US$ 3.430 dan Rp 501 ribu atau mengalami kenaikan Rp 5.081.620.

Banjarmasin US$ 3.517 dan Rp 501 ribu atau mengalami kenaikan Rp 4.715.880. Balikpapan US$ 3.517 dan Rp 501 ribu atau mengalami kenaikan Rp 4.715.880. Makassar US$ 3.517 dan Rp 501 ribu atau mengalami kenaikan Rp 4.715.880. Sedang untuk biaya haji khusus ditetapkan ongkosnya menjadi US$ 5.000 dan Rp 400 ribu.(ndr/asy)

SUMBER: http://www.detiknews.com/read/2008/07/22/202926/976120/10/ongkos-haji-ditetapkan-naik-rp-4-5-juta

SELAMAT HARI ANAK NASIONAL

Selasa, 22 Juli 2008 17:58
Peringati Hari Anak Nasional, Kantor Gubernur Bakal Dipenuhi Anak-anak

ribuan anak-anak dipastikan akan memadati halaman kantor Gubernur Riau untuk memperingati Hari Anak Nasional (HAN). Upacara peringatan HAN tahun 2008 ini akan dipimpin langsung Gubernur Riau, Wan Abu Bakar

Riauterkini-PEKANBARU-Rabu (23/7) pagi ribuan anak-anak dipastikan akan memadati halaman kantor Gubernur Riau untuk memperingati Hari Anak Nasional (HAN). Upacara peringatan HAN tahun 2008 ini akan dipimpin langsung Gubernur Riau Wan Abu Bakar dan dihadiri sekitar 500 undangan dari berbagai instansi, tokoh masyarakat dan swasta.

Ketua Panitia HAN Provinsi Riau, Rosnaniar mengatakan, acara peringatan Hari Anak Nasional melibatkan sekitar 10 ribu anak, mulai dari anak PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), anak TK, murid SD, Ibtidaiyah, SMP, Tsanawiyah, SMA, SMK dan Aliyah. Selain itu juga anak-anak dari SLB dan anak-anak binaan Lapas Anak Pekanbaru.

Peringatan HAN ini akan diisi berbagai atraksi anak-anak, lomba senam massal yang diikuti 123 kelompok PAUD, lomba PAUD inovatif terdiri dari kelompok bermain, Tempat Penitipan Anak (TPA) dan Satuan PAUD Sejenis (SPS). Dalam kesempatan ini juga dilakukan penyerahan hadiah berbagai lomba yang telah dilakukan sebelumnya, dan pembacaan Deklarasi Perlindungan Anak Provinsi Riau.

“Deklarasi ini merupakan kebulatan tekat berbagai komponen masyarakat, pemerintah dan swasta untuk menjamin pelaksanaan perlindungan anak di Provinsi Riau,” kata Rosnaniar yang juga Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Riau.

Selain itu juga akan ada penyerahan penghargaan mitra PAUD Provinsi Riau berprestasi kepada bupati serta sejumlah lembaga dan Ormas penyelenggara PAUD dan penghargaan untuk Tokoh PAUD Provinsi Riau 2008. Kemudian juga akan ada penyerahan sertifikat cuti bersyarat bagi sejumlah anak-anak binaan Lapas Anak Pekanbaru.

Dalam acara ini juga akan disediakan kain putih sepanjang 480 meter untuk menuliskan harapan dan aspirasi terhadap perlindungan anak di Riau. “Kain ini akan dibagi dua, 240 meter untuk menulis harapan dan aspirasi anak dan 240 meter untuk menulis harapan dan aspirasi orang dewasa,” kata Rosnaniar.***(H-we)

SUMBER: http://riauterkini.com/sosial.php?arr=20089

Senin, Juli 21, 2008

DOWNLOAD BUKU PAKET PELAJARAN GRATIS




Tanggal 1 Juli lalu coba dload buku-buku paket untuk kelas 1 SD yang disediakan diknas di situs beriku: http://bse.depdiknas.go.id/?top=1&mn=1. Lumayan untuk nambah amunisi si Sulung -fauzan-

Sudah berhasil tersimpan di hardisk, lumayan berat ratusan MB ada buku Matematika, Ilmu Pengetahuan alam dan Bahasa Indonesia. Repotnya lagi tersimpan per bab dan format pdf sedangkan isinya sebagian besar image... ehm.. capek!. Kalau ada yang berminat boleh juga bisa dikirim, tapi jangan via email nanti saya "bakar" ke CD. Gratis. :)) masa cari untung?

Dari sekolah belum tau jenis buku apa yang digunakan dan harus bayar berapa? selama ini buku pelajaran merupakan salah satu "lahan basah" pihak sekolah. Dan itu yang sering jadi keluhan orang tua murid, buku paket tidak bisa digunakan lantaran berubah kurikulum atau penerbit, klise!

Malah ada info salah satu SD di sini terpaksa menarik balik buku paket yang sudah terlanjur dijual kepada orang tua murid karena ditegur diknas. Padahal sudah berjalan 2 pekan, kebayang seperti apa kondisi bukunya, dan gak gak ngerti bukunya diapakan.

berikut artikel terkait buku pelajaran :

==============================

Dapat info terbaru "buku2" bse bisa di download lebih cepat di link berikut:
http://bse.invir.com





Sekolah yang Jual Buku Pelajaran Akan Ditindak
Senin, 21 Juli 2008 | 01:22 WIB
http://cetak. kompas.com/ read/xml/ 2008/07/21/ 01224497/ sekolah.yang. jual.buku. pelajaran. akan.ditindak

Jakarta, Kompas - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menegaskan, Dinas
Pendidikan Dasar harus menindak tegas sekolah dasar dan sekolah menengah
pertama negeri yang menjual buku pelajaran pada tahun pelajaran 2008-2009
ini. Sanksi yang diberikan harus sesuai dengan tingkat pelanggaran yang
dibuat oleh sekolah atau pimpinan sekolah.

”Buku pelajaran itu harus gratis. Kalau ada sekolah yang terbukti menjual
buku-buku itu harus ditindak secara tegas,” kata Fauzi, seusai berdialog
dengan anak-anak dalam acara ”Aku Bercerita tentang Diriku dan
Lingkungan”, Minggu kemarin di Taman Suropati, Jakarta Pusat.

Seperti diberitakan, sejak tahun pelajaran baru dimulai, Senin (14/7),
sebagian sekolah menjual buku paket pelajaran di luar buku bantuan
pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Dinas Pendidikan Dasar DKI telah
menurunkan tim pembinaan aparatur untuk memeriksa laporan dari masyarakat
yang masuk baik kepada wartawan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan Dinas
Dikdas. (Kompas, 17/7-19/7)

Fauzi juga meminta kepada orangtua murid untuk melaporkan jika pihak
sekolah menjual buku pelajaran atau mewajibkan membeli buku pelajaran lain
di luar buku paket pelajaran yang disediakan pemerintah.

Selain itu, gubernur mengharapkan, orangtua harus menunjukkan bukti-bukti
seperti kuitansi pembelian dan sebagainya untuk mempermudah pelacakan dan
pemberian sanksi kepada sekolah ”nakal”.

”Bagaimana kami mau menindak jika laporan yang masuk hanya katanya.
Silakan laporkan dan dilengkapi dengan bukti-bukti menguatkan,” ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Subdinas Standardisasi dan Pengembangan Pendidikan
Dinas Pendidikan Dasar DKI Jakarta Kamaluddin mengatakan, saat ini Menteri
Pendidikan Nasional telah membeli hak cipta untuk 49 dari sekitar 290-an
buku pelajaran dan buku penunjang yang direncanakan. Rencana itu terkait
dengan program reformasi pengadaan buku. Rencananya, awal Agustus, program
itu akan diluncurkan oleh Presiden RI.

Wakil Kepala Dinas Dikdas DKI Jakarta Saefullah mengatakan, pengadaan buku
pelajaran SD dan SMP negeri di Jakarta sudah sejak tahun 2006-2008.
Pengadaan buku secara bertahap, sesuai dana dari APBD, yakni 35 persen
dari dana bantuan operasional sekolah. (PIN)


gambar: http://bse.depdiknas.go.id/?top=1&mn=1

Jumat, Juli 11, 2008

Kutipan Khutbah Jum'at Pekan ini: Istiqamah Dalam Kehidupan

10/7/2008 | 07 Rajab 1429 H

Istiqamah Dalam Kehidupan

Oleh: Thalhah Nuhin, Lc.
Kirim

إن الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره, ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا, من يهده الله فلا مضل له, ومن يضلل فلا هادي له، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن محمداً عبده ورسوله.

أما بعد..فيأيها المسلمون أوصيكم وإياي بتقوى الله عز وجل وتمسك بهذا الدين تمسكا قويا والاستقامة في سبيله حتى يأتينا اليقين.

يقول الله:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ (102) وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا وَاذْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنْتُمْ عَلَى شَفَا حُفْرَةٍ مِنَ النَّارِ فَأَنْقَذَكُمْ مِنْهَا كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آَيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ (103)

(فَاسْتَقِمْ كَمَا أُمِرْتَ وَمَنْ تَابَ مَعَكَ وَلا تَطْغَوْا إِنَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ، وَلا تَرْكَنُوا إِلَى الَّذِينَ ظَلَمُوا فَتَمَسَّكُمُ النَّارُ وَمَا لَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ أَوْلِيَاءَ ثُمَّ لا تُنْصَرُونَ، وَأَقِمِ الصَّلاةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفاً مِنَ اللَّيْلِ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ ذَلِكَ ذِكْرَى لِلذَّاكِرِينَ، وَاصْبِرْ فَإِنَّ اللَّهَ لا يُضِيعُ أَجْرَ الْمُحْسِنِينَ،

dakwatuna.com - Allah SWT berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, Maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu Karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu Telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk. Ali Imran :102-103

“Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang Telah Taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya dia Maha melihat apa yang kamu kerjakan. Dan janganlah kamu cenderung kepada orang-orang yang zalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka, dan sekali-kali kamu tiada mempunyai seorang penolongpun selain daripada Allah, Kemudian kamu tidak akan diberi pertolongan. Dan Dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat. Dan bersabarlah, Karena Sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan. Huud:112-115

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah……

Setiap muslim yang telah berikrar bahwa Allah Rabbnya, Islam agamanya dan Muhammad rasulnya, ia harus senantiasa memahami arti ikrar ini dan mampu merealisasikan nilai-nilainya dalam realitas kehidupannya. Setiap dimensi kehidupannya harus terwarnai dengan nilai-nilai tersebut baik dalam kondisi aman maupun terancam. Namun dalam realitas kehidupan dan fenomena ummat, kita menyadari bahwa tidak setiap orang yang memiliki pemahaman yang baik tentang Islam mampu meimplementasikan dalam seluruh kisi-kisi kehidupannya. Dan orang yang mamupu mengimplementasikannya belum tentu bisa bertahan sesuai yang diharapkan Islam, yaitu komitment dan istiqomah dalam memegang ajarannya dalam sepanjang perjalanan hidupnya.

Jama’ah Sholat Jum’at Yang Dimulyakan Allah….

......................


selengkapnya baca di :

http://www.dakwatuna.com/2008/istiqamah-dalam-kehidupan/


Rabu, Juli 09, 2008

quick count Pilkada Bali dan Maluku

Quick Count Pilkada Bali:

1. I Gede Winasa-Alit P : 19.46 %
2. Cok Budi Suryawan-Nyoman Gede Suweta : 25.81
3. Mangku Pastika-Puspayoga: 54.73 %

Sumber : http://www.metrotvnews.com/

Quick Count Pilkada Maluku:
1. Karel Ralahalu-Said Assegaf (PDIP) : 59%
2. Abdullah Tuasikal-Septinus Hematang (PKS) : 26%
3. Aziz Samual-Lukas Uruwatu (PPP): 13 %
4. M. Latuconsina-Edward Frans (Golkar) : 7 %

sumber http://www.detiknews.com/read/2008/07/09/135108/969410/10/quick-count-lsi-karel-ralahalu-menangkan-pilkada-maluku

Senin, Juli 07, 2008

BEA SISWA FORD FOUNDATION

Baca koran Riau pos siang ini dapat berita beasiswa dari Ford Foundation, bisa dibaca lengkap di http://www.iief.or.id/ifp.php?id_section=3&&PHPSESSID=f3a2b25104bf92400c7c1247e8eba7a5

ini cuplikannya:

FORD FOUNDATION INTERNATIONAL FELLOWSHIPS PROGRAM DI INDONESIA

Ford Foundation, sebuah lembaga nirlaba yang mengabdi untuk perdamaian dunia dan kesejahteraan umat manusia, telah meluncurkan International Fellowships Program (IFP). Secara garis besar, tujuan-tujuan Ford Foundation adalah memperkuat nilai-nilai demokratis, mengurangi kemiskinan dan ketidakadilan, mendukung kerjasama internasional, serta meningkatkan karya manusia.

Tujuan IFP adalah membantu individu yang memiliki potensi kepemimpinan dan berkomitmen untuk membantu kelompok masyarakat yang kurang memiliki akses dan/atau berasal dari kelompok tersebut. Individu-individu tersebut diberi kesempatan untuk melanjutkan studi di program pascasarjana.

Di Indonesia IFP dikelola oleh The Indonesian International Education Foundation (IIEF), sebuah lembaga pendidikan nirlaba yang bergerak di bidang pengembangan dan pertukaran pendidikan, serta pelatihan yang bertujuan menumbuhkan rasa saling pengertian antarbangsa.

Penerima beasiswa dapat mendaftarkan diri untuk belajar di perguruan tinggi tertentu, baik di dalam maupun luar negeri. IFP akan membantu menempatkan mereka yang belum dapat menentukan universitas tujuan studi.

Sebelum memulai studi, apabila diperlukan, penerima beasiswa akan memperoleh orientasi dan persiapan studi, misalnya kursus bahasa, komputer, atau bidang lain yang sesuai dengan kebutuhannya.

====
lengkapnya silahkan kunjungi situs resminya..mudah-mudahan bermanfaat. Kalau dilihat bidang studinya ada kesempatan untuk guru /tenaga pendidik dan para "penggiat pendidikan".

QUICK COUNT PILKADA/PILGUB NTB

Hari ini masyarakat NTB melaksanakan "pesta demokrasi" Pilkada untuk memilih Gubernur yang BARU. Coba googling mencari hasil perolehan suara, "terdampar" di http://sasak.org/2008/07/04/quick-count-pilgub-ntb/

hasil Quick Count sebagai berikut:

Quick Count PILGUB NTB

Quick Count PILGUB NTB
Hari/ Tgl: Senin, 7 Juli 2008
Pukul: 13.00 WITA

Pelaksana:
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) bekerjasama dengan TV ONE

Hasil Sementara:

  1. Naja: 18, 15 %
  2. Baru: 32,03 %
  3. Serius: 30,19 %
  4. Zanur: 19,02 %

Sample Suara yang masuk: 58,13 %

Sabtu, Juli 05, 2008

MASUK SD


Tahun ini si Sulung (F1) mulai masuk SD walaupun usianya masih 6 tahun 2 bulan saat mulai tahun ajaran baru, -makanya beberapa postingan terakhir sudah nyinggung2 masalah SD-. Agak kecewa sebenarnya, dulu punya cita-cita -masih- saat anak tertua masuk usia Playgroup kami harus buat playgroup sendiri, saat dia masuk TK kami mesti buat TK sendiri dan kalau bisa sampai SD, TK, SMP bahkan SMA :)) TK dan Playgroup sudah tercapai, sayangnya saat menginjak usia SD keinginan itu belum bisa terwujud. Belum siap! syarat pendirian SD lebih rumit sepertinya, gak bisa asal-asalan dan sekedar modal nekad. Tapi cita-cita itu tidak pernah hilang, suatu waktu harus coba digapai.

Tanggal 1 Juli 2008, kami datang ke SD yang ada berdasarkan info yang sebelumnya memang sudah dicari kiri-kanan. Agak miris emang, beritanya kurang menyenangkan -tentang budaya pendidikan dan pendidik di sini-, maaf agak terkesan sedikit "matre". :((
Sempat terpikir mengungsikan si Sulung ke tempat Kakek-Neneknya di Bandung atau Palembang, tapi kasihan :)) sama anaknya atau sama diri sendiri ya? mana tahan jauh dengan mereka.

SD pertama yang didatangi SD 006 di Kota Rengat, info awal katanya harus datang pagi-pagi ada yang bilang jam 07, ada yang bilang jam 08 bahkan katanya jam 06. :)) maklum ngantri dan rebutan mendapatkan formulir pendaftaran. Ternyata iya juga, kami berangngkat jam 07 dari rumah sampai di sekolah sudah penuh antrian, istri yang ikut antrian saya nunggu F2 dan F3 di luar. Rupanya di sini cuma diminta ngisi formulir dan diminta lihat pengumuman tanggal 07 Juli lusa. Jadi belum tau diterima atau tidak, sedikit kejadian karena sekolah (TK) kami baru 2 angkatan dan tahun lalu baru 1 orang alumni yang masuk SD -tahun ini sekitar 6 orang- waktu pemeriksaan berkas administrasi -copy akte kelahiran dan copy sertifikat kelulusan- agak lama dilihat oleh si Ibu panitia, soalnya sertifikat dan nama sekolah "belum terkenal", ditambah lagi nama orang tua di sertifikat sama persis dengan nama kepala sekolah dan ketua yayasan yang "sign", ya kami sendiri. Istri kepala sekolah saya ketua umum yayasan. Aneh! mungkin.

SD ke-2 yang kami datangi SDN 011, yang lumayan sudah terkenal, peminatnya antri dari jam 6 dan cuma butuh 15 menit formulir pendaftaran habis. Saat kami datang emang terbukti ada 3 orang tua calon murid yang kecewa juga, formulir sudah habis. Padahal di 3 sekolah yang satu komplek -kebetulan ada 4 SD- calon pendaftar masih penuh sesak.

Sekolah ke-3 yang kami datangi SDN 019 Kampung Dagang, sekolah ini sudah cukup terkenal -bahkan diinternet- karena jadi sekolah percontohan -SBI- dan satu berita kriminal :((

Kesan pertama saat datang, ehm...bolehlah. Lebih teratur dan "aroma standarisasi" lebih terasa... emangnya apa :). Semua serba tertulis visi-misi, Job disc, struktur organisasi, pengumuman2 tentang PSB- di sekolah sebelumnya gak tampak-, nasihat-nasihat motivasi dsb. Kebersihan juga lumayanlah. Fasilitas, ada labor komputer, Surau Ar Rahim, Labor PTD -se Riau hanya di sini- perpustakaan. Sepertinya si Sulung juga safe.

Rupanya PSB di sekolah ini ditest, -ini yang selama ini kami takutkan- di INSANI kami terapkan tidak ada kurikulum calistung untuk murid. Bisa gak ya? bukan takut gak diterima -soalnya saya berpendapat si Sulung masih bisa sekolah tahun depan- yang kami takutkan F1 trauma. Lha masuk SD supaya bisa calistung ko malah masuk mesti bisa calistung :((
(Rasanya masalah ini jadi perdebatan panjang tanpa ujung) antara yang pro dan kontra.

Ada beberapa kriteria penerimaan murid baru yang saya lihat sepintas, pertama secara fisik anak, lalu usia 7-12 atau 6 tahun ditoleransi, kemudian kemampuan dasar bersosialisasi, terus kemampuan dasar calistung.

Tiba saatnya mendaftar, istri mengambil formulir pendaftaran -antri- rupanya "tidak gratis" diminta sumbangan "sukarela", di sekolah pertama "masih gratis". Setelah mengisi form, semua calon dikumpulkan dalam satu ruangan dan di depan ada sekitar 3-4 meja untuk "tim penguji".. Satu persatu anak dipanggil diuji kemampuan dasar "iqro"- maksudnya mengaji membaca tulisan arab...atau untuk di sini ada juga disebut arab melayu-, kemudian wawancara tentang "diri sendiri", baca, pengenalan huruf, tulis dan hitung. Banyak macam hasilnya, cuma sedikit kurang sreg-lagi-, lebih banyak orang tua pendamping dari pada murid di ruangan jadi suasananya kurang teratur. Kasihan yang lagi di test, agak tertekan.

Informasi dari istri, si Sulung kebagian nomor urut 46 saat dipanggil test iqro-dengan suara penguji "menggelegar"- Fauzan malah kabur.. waduh rupanya dia takut di fikir suruh baca Al Qur'an langsung padahal selama ini baru belajar buku Iqro 1, rupanya zuz amma.

Test berikutnya wawancara, ini cuplikannya:
Ibu penguji : Nama adek siapa?
F1: Abang!
Ibu penguji: Bukan nama nya siapa?
F1: Abang! (dengan nada ngotot), disekolah temen2 sudah tau dengan abang, ibu guru juga tau.
Ibu penguji: Iya itu kan panggilannya, nama lengkapnya siapa?
F1: Fauzan Aulia Ghiffary Rahman (akhirnya!..bahkan sampai lengkap disebut :))...
Ibu penguji: Nama panggilannya siapa?
F1: Fauzan
Ibu penguji: Fauzan tinggalnya di mana?
F1: Kuantan Babu (nama desa kami)
Ibu penguji: Fauzan kalau pulang sekolah ayah telat jemput gimana?
F1: Tunggu mobil kantor
Ibu penguji: Maksud ibu kalau ayahnya telat jemput
F1: Iya..abang pulang sekolahnya naik mobil kantor... (ketahuan deh jarang jemput anak)

Test berikutnya, baca tulis hitung... lumayan lancar untuk hitung malah itu keunggulan dia selama ini yang kami pantau.


Tanggal 02 Juli keesokan harinya, saya berdua Fauzan datang ke sekolah karena ternyata berbeda dengan SD lain sekolah ini lebih cepat mengumumkan penerimaan murid barunya, yang lain masih nunggu sampai tanggal 07.

Lulus. Itu yang tertulis di papan pengumuman malah saya suruh dia baca dan cari sendiri
namanya. Senang sekali sepertinya, pengalaman pertama.

Sekolah Gratis untuk Kaum Miskin dari Rumah Zakat

Kamis, 3 Juli 2008 17:02
Sekolah Gratis untuk Kaum Miskin dari Rumah Zakat

Kabar gembira bagi masyarakat miskin di Pekanbaru. Rumah Zakat mewujudkan impian membangun sekolah gratis. Sayangnya baru satu dan setingkat SD. Perlu kesadaran lebih besar pembayar zakat.

Riauterkini-PEKANBARU-Rumah Zakat Provinsi Riau pada tahun ajaran 2008/2009 ini mulai mengoperasikan sekolah gratis untuk tingkat Sekolah Dasar (SD). Pengratisan tersebut mulai pendaftaran bagi siswa baru hingga ke biaya pakaian seragam dan biaya SPP bulanan.

Demikian terungkap dalam kunjungan Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ayat Cahyadi Kamis (3/7) ke sekolah tersebut.

Dengan berbekal gedung bekas MDA lama yang berada di jalan Tamansari Tangkerang Selatan Pekanbaru ini, SD Juara nama sekolah tersebut hanya menerima 25 orang siswa. Namun karena gratis semuanya, pendaftar jadi membludak.

Untuk mengatasi hal ini, Kepala SD Juara Sahrul Fadillah SPd mengatakan pihaknya hanya membatasi 25 siswa saja yang diseleksi dengan bisa memperlihatkan surat keterangan miskin dari kelurahan. ''Karena kalau tidak, lihat saja saat ini peserta yang mendaftar membludak,'' katanya.

Saat ini kata Sahrul, jumlah kelas yang baru tersedia hanya untuk kelas I, II dan III. ''Ke depan kita akan bagun lagi kelas hingga kelas VI,'' ujarnya.

Sementara Kacab Rumah Zakat Riau Abdurrahman mengatakan pendirian sekolah ini sebagai wujud rasa peduli Rumah Zakat atas dunia pendidikan. ''Saat ini biaya sekolah kan mahal, jadi dengan upaya pengratisan ini akan sangat membantu anak-anak dari keluarga tak mampu untuk bersekolah,'' katanya.

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi dalam tanggapannya mengatakan sangat berterima kasih atas partisipasi Rumah Zakat dalam mendirikan sekolah gratis. ''Yah, kita berikan apresiasi kepada Rumah Zakat yang bisa mengratiskan sekolah dan ini sangat membantu keluarga tak mampu untuk menyekolahkan anaknya,'' kata anggota DPRD yang sering disapa ustad ini oleh rekan-rekannya. ***

sumber: http://riauterkini.com/sosial.php?arr=19806

Kamis, Juli 03, 2008

Hukum yang aneh


Buktikan Dulu Dugaan Korupsinya
BPKP Akui Lakukan Audit Pengadaan Buku
Selasa, 17-Juni-2008, 09:20:31



BENGKULU – Beragam tanggapan dilontarkan masyarakat terkait kasus yang mendera Ketua DPRD Kota, H. Ahmad Zarkasi, SP. Meski ia telah divonis 1 bulan penjara oleh Mahkamah Agung, sangat wajar jika ia menolak dieksekusi. Sebab, persoalan pokok dari pencemaran nama baik itu, belum dibuktikan secara hukum.


Menurut Pengamat Hukum Pidana Universitas Prof. Hazairin (Unihaz), Dwikarti, SH, M.Hum, dibalik kasus pencemaran nama baik antara mantan Walikota H.A. Chalik Effendi, SE versus Ketua DPRD Kota, H. Ahmad Zarkasi itu, ada perkara lain. Yaitu kasus dugaan korupsi.

“Apa yang dilontarkan (diucapkan, Red) Zarkasi itu, berkaitan dengan dugaan korupsi. Jika dianggap pencemaran nama baik, seharusnya dibuktikan dulu kasus korupsinya,” papar dosen hukum pidana Unihaz ini.

Sebab, lanjut Dwikarti, apabila dugaan itu memang benar terbukti ada tindak pidana korupsi, maka secara otomatis vonis pencemaran nama baik itu batal demi hukum. Dianggap mencemarkan nama baik apabila kasus dugaan korupsi yang ditudingkan benar-benar tidak terbukti. “Logikanya begitu. Buktikan dulu tudingan korupsinya, baru kasus pencemaran nama baik,” ujarnya.

Senada dengan Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Bengkulu, Faizal Maryono, mengaku aneh dengan logika hukum penegak hukum. Dimana, persoalan pokoknya yaitu tudingan adanya indikasi korupsi tidak disentuh. Malah kasus pencemaran nama baiknya yang didahulukan. “Hal ini yang perlu dipertanyakan, kok pihak yang memberikan informasi tentang dugaan korupsi malah bakal dipenjara,” paparnya.

Seharusnya, imbuhnya, siapapun orangnya yang telah berani mengungkapkan informasi tentang adanya indikasi korupsi, perlu diberi apresiasi dan dukungan. Agar cita-cita untuk memberantas korupsi, bisa tercapai.

“Kita menyayangkan, pokok persoalan dari pencemaran nama baik itu belum tersentuh. Padahal itu kasus lama. Dimana penegak hukum punya banyak waktu menuntaskannya,” sesal Faizal Maryono.

Diaudit KPK

Soal audit pengadaan buku Pemkot tahun 2004 dengan total Rp 1.647.082.918 ternyata sudah diproses oleh KPK. KPK sesungguhnya menangani kasus ini secara nasional, namun untuk melengkapi data mereka juga diambil data dari daerah.

Kemarin koran ini mencoba mengkonfirmasikan hasil temuan tersebut, yang disebutkan Ketua DPD PKS Kota, Sujono sebagai hasil audit BPKP. Audit BPKP ini dilakukan tahun 2005 lalu.

Kepala Kantor Perwakilan BPKP Bengkulu, Bambang Sarjana mengakui kalau ada audit tentang pengadaan buku tahun 2002/2003. Dia juga membenarkan kalau permintaan audit tersebut datangnya dari KPK RI. Namun secara rinci ia mengaku tak tahu hasilnya. Sebab audit kasus tersebut dilakukan pada masa Kaper BPKP sebelumnya.

“Oh…. Pengadaan buku yang di kota ya… ada. Itu permintaan KPK, tapi saya nggak ingat hasil auditnya. Seingat saya sudah masuk di RB itu. Hasil auditnya sudah dikirim ke KPK sejak lama,” ujar Bambang.
Sekadar diingat dari pernyataan Sujono beberapa hari yang lalu, dalam proyek pengadaan buku tahun 2004 lalu ditemukan indikasi tindak pidana korupsi.

Indikasinya kontrak kerja tidak sesuai dengan perjanjian. Berdasarkan hasil audit BPKP proyek pengadaan buku paket SD dan SMP dilakukan dengan mekanisme PL pada CV. TP diduga mengandung rekayasa yang bertentangan dengan Kepres 80/2003.

Pelaksanaan kontrak pengadaan buku tidak sesuai dengan perjanjian (indikasi penyimpangan sebesar Rp 261.939.000. Sementara kekurangan fisik buku SD dan SMP mencapai Rp 187.408.093. juga terdapat rabat 45 persen dan PT. BP yang tidak diperhitungkan dalam harga kontrak hingga mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 1.197.735.825. Jadi total kerugian negara terkait kasus ini berdasarkan hasil audit BPKP menjadi Rp 1.647.082.918.(yoh/joe)

gambar: www.suara01.wordpress.com

Hukum yang aneh


* Ungkap Korupsi Pengadaan Buku Rp 1,6 Miliar, Ketua DPRD Bengkulu Malah
Dipenjara*
*Tidak Jera, Anak dan Istri Beri Dukungan*

BENGKULU - Ironi terjadi di dunia hukum Bengkulu. Ketua DPRD Kota Bengkulu
Ahmad Zarkasi SP yang mengungkap dugaan korupsi proyek pengadaan buku Diknas
malah dijebloskan ke penjara.

Hukuman tersebut harus diterima setelah dia dilaporkan dengan tuduhan
pencemaran nama baik. Atas tindakannya itu, dia divonis bersalah dengan
hukuman satu bulan penjara.

Sedangkan laporan korupsi yang disampaikan tidak jelas penyelidikannya.
''Mengapa bukan kasus korupsinya yang diusut dulu. Jika tidak terbukti, baru
pencemaran nama baiknya yang diperiksa,'' sesalnya, sesaat sebelum eksekusi
putusan pengadilan atas dirinya kemarin.

Sejak pukul 19.15 Jumat malam lalu, politisi PKS itu resmi menjalani masa
hukumannya di Lapas Kelas II A Malabero. Dia ''diantar'' Kasi Pidum Kejari
Bengkulu Fauzi SH dan Kasi Penyidikan Kejati Bengkulu yang juga menjadi
jaksa penuntut umum kasusnya, Agus Irawan.

Selama proses eksekusi tersebut, Zarkasi terlihat tenang dan banyak
tersenyum. Dia menyalami puluhan kader PKS yang ikut mengantar ke lapas.

Insiden kecil terjadi saat Zarkasi hendak dinaikkan ke mobil tahanan
kejaksaan. Ban kiri depan mobil yang diparkir di depan rumah dinas Zarkasi
tiba-tiba meletus. ''Ini bukan kesengajaan. Mungkin pertanda Zarkasi tidak
boleh dieksekusi,' ' kata anggota DPRD Kota Bengkulu Irman Sawiran.

Setiba di lapas, puluhan kader PKS menyambut Zarkasi dengan bentangan
spanduk. ''Ketua DPRD mengungkap kasus korupsi Rp 1,6 M justru dipenjara, di
mana keadilan itu.''

Sebelum eksekusi, Zarkasi sempat mendatangi kantor kejaksaan sekitar pukul
10.30. Masih dengan berpakaian dinas anggota dewan, dia menemui Fauzi di
ruang Kajari Effendi Harahap SH.

Saat itu sebenarnya sudah beredar informasi bahwa eksekusi terhadap Zarkasi
segera dilaksanakan. Namun, tembusan putusan MA belum sampai ke PN Bengkulu.

Karena belum ada kejelasan, Zarkasi pun meninggalkan kejaksaan untuk salat
Jumat. Dia bahkan sempat menghadiri sebuah acara di GOR Sawah Lebar. Setelah
ada kepastian soal putusan MA, kejaksaan pun berniat menjemput Zarkasi di
rumah dinasnya sore itu juga.

Sebelum menuju lapas, Zarkasi sempat mengadakan jumpa pers. Sambil memegang
Alquran, bapak delapan anak itu mengungkapkan kekecewaannya atas sikap
aparat hukum Bengkulu.

Menurut dia, aparat hukum Bengkulu dan juga di Indonesia pada umumnya belum
memihak kepada kebenaran. Banyak kasus korupsi yang jelas-jelas merugikan
negara tidak tertangani sampai tuntas.

''Kita sama-sama tahu, belum lama ini terdengar aparat penegak hukum
menyidik kasus dugaan korupsi dalam jumlah besar. Namun nyatanya, hingga
kini belum ada yang berlanjut ke persidangan. Tersangkanya masih duduk
santai di rumah,'' katanya.

Dia menduga, kejadian yang dialami itu adalah bagian dari risiko politik
yang harus dihadapi. Itu, tegasnya, tidak akan mengubah sikap dan
perjuangannya. ''Selama menurut saya dan agama saya itu benar, saya akan
terus memperjuangkannya. Tidak ada di dalam kamus saya, kapok dalam
menegakkan kebenaran," tandasnya.

Sikap tegas Zarkasi tersebut mendapat dukungan istrinya, Eko Sulistyawati.
Perempuan itu sudah siap menghadapi berbagai risiko yang dialami sang suami.
Baginya, Zarkasi adalah pejuang bagi keluarga dan warga Kota Bengkulu.

Demikian juga dengan anak pertama mereka, Roidah, yang masih menempuh
pendidikan di SMP. Dia mengaku tidak malu ayahnya dipenjara. ''Kenapa malu?
Bapak *kan enggak *korupsi," katanya.

Kasus tersebut berawal ketika Zarkasi masih menjadi anggota DPRD Kota
Bengkulu 2002 lalu. Dia mengkritisi anggaran ganda dalam pengadaan buku
Diknas Pemkot Bengkulu.

Merasa tersinggung, Wali Kota Chalik melaporkan Zarkasi ke polisi dengan
tuduhan pencemaran nama baik. Kejaksaan ternyata lebih memperhatikan laporan
Chalik daripada laporan Zarkasi.

Kasus pencemaran nama baik pun diproses terlebih dahulu, sementara dugaan
korupsi diabaikan. Meski belakangan BPK menjelaskan ada dugaan penyimpangan
dana dalam proyek tersebut sebesar Rp 1,5 miliar.

Dalam sidang pertama di PN Bengkulu 2006 lalu, Zarkasi divonis lima bulan
penjara. Pengadilan tinggi menerima banding Zarkasi dan mengurangi
hukumannya menjadi satu bulan.

Masih tidak terima, Zarkasi pun mengajukan kasasi ke MA. Hasilnya, MA
memperkuat putusan PT Bengkulu. Eksekusi pun dilakukan Jumat malam lalu.
Soal dugaan korupsi? Tidak ada kejelasan penyidikannya meski BPK sudah
menengarai adanya kemungkinan tersebut. *(lid/jpnn/ruk) *

--
.:: Allah Oriented ::.

gambar: www.suara01.wordpress.com