Senin, Juni 30, 2008

PILGUB RIAU TERKINI

Perkembangan politik terkait PILKADA RIAU 2008 (Riau1 & 2) tergerak cepat, setelah beberapa hari lalu RZ mengumumkan Mambang Mit sebagai pasangannya klik disini-sudah diduga dari awal, walaupun suasana sempat "menghangat" dengan muncul wacana "satu sungai" Indragiri-. Hari ini pasangan Thamsir -Taufan dan Chaidir-Suryadi dideklarasikan, berita klik di sini dan di sini juga di sini.

Sementara itu, kejutan lainnya adalah berita pengalihan dukungan PPP kepada pasangan Rusli-Mambang -klik disini-dengan alasan Wan tidak sanggup "mengumpulkan" Parpol untuk mencapai syarat minimal 15% dukungan. Padahal selama ini Riau1 & 2 incumbent dikabarkan "tidak harmonis", Kemungkinan besar cita-cita Wan untuk jadai Riau1 dengan mudah tercapai ? :)) paling tidak beberapa bulan jadi Gubri (PLT). klik disini.

Di sisi lain, PKS yang selama ini ditunggu-tunggu dukungannya - sempat dihebohkan merapat ke Saleh Jasit, RZ, kemudian berpolemik dengan Thamsir, Mambang, Marjohan Yusuf, Marjan Ustha, In Ayus (DPD), Ismail Royan, terakhir ke Wan bahkan sempat diklaim oleh Iyet dan Inu Kencana-, akhirnya menyatakan mendukung pasangan CS beritanya disini. Anehnya keputusan yang diambil terakhir beritanya "sayup-sayup sampai" bahkan koran sekelas Riau Pos yang merupakan salah satu media masa besar di Riau tidak memberitakannya. Wallahu 'alam, apa karena ada pengaruh "dukungan personal" kepada pasangan Tamsir-Taufan (Demokrat-PAN), karena selama ini saya merasa koran group Jawa Pos tersebut "sangat kental warna matahari birunya".

Dari calon perseorangan tidak kalah serunya, sebelumnya ongah Thabrani si "Presiden Riau Merdeka" sempat bikin heboh dengan iklan "copy KTP" nya- untuk dukungan sebagai calon independen- kemudian pecah kongsi dengan pasangan pertama, terakhir malah mundur.

Kemudian Inistiawati Ayus yang katanya mau bikin kejutan, sampai saat ini -satu hari menjelang penutupan pendaftaran- belum membuat kejutan. Calon lain yang juga anggota parlemen (DPD RI) Sumardhi Taher yang akan berpasangan dengan Irianto Rab juga heboh dengan berita bantahan dukungan dari sekitar 40 pemilik KTP "pendukung". klik di sini. Calon independen tersisa pasangan Sri Wahyuni, berita terakhir sepertinya juga tidak lolos. beritanya di sini dan di sini.

Berdasarkan kenyataan tersebut diperkirakan ada 3-4 pasangan calon peserta Pilkada Gubernur Riau :
Rusli-Mambang Mit (Incumbent-Sekda Prov) (Golkar)
Chaidir-Suryadi (Ketua DPRD Riau (Golkar) - Suryadi (DPRD Riau/ Ketua DPD 1 PDIP)
Thamsir-Taufan (Bupati INHU/Ketua Demokrat Riau - DPRD Riau/Ketua DPD PAN Riau)
Sri Wahyuni (Calon Independen)
Sumardhi Taher- Irianto Rab (Calon Independen)


Catatan khusus untuk Thamsir-Taufan agak panjang "perjalanannya", sebelum deklarasi menjadi pasangan masing-masing sudah punya pasangan yang sudah disampaikan ke publik. Demokrat sempat menyatakan berkoalisi dengan PPP dan PAN sempat menyatakan mengusung Zamharir-Taufan tapi akhirnya bubar. klik di sini.

Politik! eh salah politikus!.... soalnya gak ada yang salah dengan politik yang sering salah -dan katanya kotor- pelakunya. ada yang saling tuduh sebagai "Pelacur" di sini.




sumber berita :
www.riauterkini.com
www.riautoday.com
www.riauinfo.com

PENERIMAAN SISWA BARU GRATIS! TIS!

sumber: http://www.riauinfo.net/main/news.php?c=5&id=5510

PSB DIMULAI HARI INI
Formulir dan Pedaftaran Dilakukan Secara Gratis
30 Jun 2008 12:55 wib
ad

PEKANBARU (RiauInfo) - Mulai Senin (30/6) pihak sekolah mulai tingkat SD hingga SLTA mulai melakukan penerimaan siswa baru (PSB). Beda dengan tahun-tahun sebelumnya, peaksanaan PSB tahun ini benar-benar gratis alias tidak memungut bayaran.

Padahal tahun-tahun sebelumnya untuk mengambil fomulir pendaftaran saja, orangtua siswa harus mengeluarkan uang minimal Rp 5.000. Tapi tahun ini tidak satu pun sekolah negeri berani memungut atau menjual formulir kepada calon siswanya.

Seperti yang diamati RiauInfo di SD 008 Kecamatan Limapuluh Kota Pekanbaru, formulir diberikan secara gratis kepada orangtua calon muridnya. Begitu juga saat menyerahkan fomulir sama sekali tidak dipungut biaya.

"Formulir dapat diambil dengan cuma-cuma, tapi harus memperlihatkan akte kelahiran anak yang mau didaftarkan disini," ungkap salah seorang panitia PSB di sekolah tersebut. Dia menyebutkan dalam PSB ini, sekolahnya sama sekali tidak memungut biaya.

Kondisi ini disambut gembira para orangtua calon siswa. Udin (37) salah seorang orangtua calon siswa mengatakan, kondisi benar-benar sangat meringankan beban para orangtua. "Saya dengan di sekolah-sekolah lain juga tidak memungut biaya," jelasnya.(Ad)

====================

masih belum mau berkomentar


BERITA SEPUTAR SEKOLAH DASAR RENGAT

http://www.riaupos.com/v2/content/view/7018/61/
Lima SD Menuju Taraf Internasional
Jumat, 13 Juni 2008
Laporan AHMAD DAMRI, Rengat
LIMA Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Inhu ditetapkan sebagai sekolah berwawasan keunggulan se-Provinsi Riau. Ini merupakan kegiatan pembinaan SD berwawasan keunggulan menuju Sekolah Bertaraf Internasional (SBI).

Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Inhu Dra Hj Herawati MM menjawab Riau Pos, Kamis (12/6) di Rengat membenarkan adanya penetapan tersebut. Berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Nomor 1419/KPTS/Kep/P/2008, tentang penunjukan dan penetapan sekolah berwawasan keunggulan se-Provinsi Riau.

Dikatakan Herwati, Dinas Pendidikan sebelumnya mengajukan sejumlah sekolah yang pantas ditetapkan menjadi sekolah berwawasan unggulan tersebut. Tapi berdasarkan penilaian terakhir dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau, ada sebanyak SD yang ditetapkan menjadi SD berwawasan keunggulan menuju sekolah bertaraf internasional.

Sekolah tersebut adalah, SDN 019 Kelurahan Kampung Dagang, SDN 004 Sukajadi Lirik, SDN 012 Pasar Sungai Lala, SDN 003 Kembang Harum dan SDN 015 Peranap. ‘’Inilah sekolah yang akan dibina untuk menjadi sekolah unggul menuju sekolah bertaraf internasional,’’ terang Herawati.

Memang sebutnya, untuk menuju sekolah berwawasan internasional itu bukan masalah yang mudah. Jangankan untuk bertaf internsional, untuk bertaraf nasional saja sudah sangat sulit mengejarnya. Namun jika dilakukan dalam pembinaan yang baik, dia yakin suatu saat nanti apa yang di cita-citakan itu bisa terwujud di Kabupaten Inhu.

Di antaranya adalah harus di dukung dengan guru yang berkualitas, karena mesti menguasai paling tidak bahasa pengantar yaitu Bahasa Inggris. Selain itu juga harus didukung dengan ketersedian sarana, labor serta kemampuan para siswa yang mengikuti program pendidikan.

Nantinya akan dilakukan secara bertahab, yaitu dengan menyelenggarakan di lokal rintisan dahulu. Baru setelah itu secara bertahab diterapkan secara keseluruhan. Karena dibina langsung oleh Disdik Provinsi Riau dan Disdik Inhu, maka diharapkan nanti sekolah tersebut akan terus maju dan menghasilkan anak didik yang berkualias.***



sumber : http://metroriau.com/?q=node/3815

SBI Dikembangkan di Inhu

RENGAT - Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) saat ini mulai dikembangkan di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Untuk tahap awal, sebanyak lima Sekolah Dasar (SD) sudah ditunjuk sebagai sekolah berwawasan keunggulan.
Dari data yang diperoleh Metro Riau bahwa berdasarkan keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Nomor 1419/KPTS/Kep/P/2008, tentang penunjukan dan penetapan sekolah berwawasan keunggulan se-Provinsi Riau. Untuk Inhu sudah ditetapkan sebanyak lima SD untuk menjadi sekolah unggul menuju SBI.
Kelima SD tersebut adalah SDN 019 Kelurahan Kampung Dagang, SDN 004 Sukajadi Lirik, SDN 012 Pasar Sungai Lala, SDN 003 Kembang Harum dan SDN 015 Peranap. Diperkirakan jumlah sekolah yang akan dibina menuju SBI di Inhu akan terus mengalami peningkatan.
Ketua LSM Lilin Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Teguh Suharto menyambut baik ditetapkannya lima SD di Inhu sebagai sekolah unggul bertaraf internasional. "Diantaranya apakah SD yang ditetapkan tersebut sudah memiliki kelengkapan sekolah seperti labor, perpustakaan serta berbagai fasilitas lainnya yang bertaraf internasional. Selain itu yang terpenting adalah kemampuan guru dalam mentransfer ilmu kepada anak juga harus memiliki wawasan kemampuan internasional," ujarnya.
Kalau berbagai perangkat tersebut belum terpenuhi, menurut Teguh pihaknya pesimis kalau lima SD yang ditetapkan sebagai sekolah unggul tersebut mampu melaksanakan proses belajar berataraf internasional.
"Jadi semua pihak diharapkan cepat tanggap terhadap beban yang diberikan, sehingga kualitas siswa yang dilahirkan dari SD SBI betul-betul dapat dibanggakan," jelasnya. (dasmun)





Rabu, Juni 25, 2008

SIswa TKIT INSANI



JUNI 2008


Kegiatan Akhir Tahun 2008






Kegiatan Akhir Tahun Ajaran 2008






KEGIATAN AKHIR TAHUN AJARAN







PAWAI AKHIR TAHUN TKIT INSANI



















PAWAI AKHIR TAHUN TKIT INSANI