Rabu, Januari 28, 2009

INTERNET SEHAT BLOG AWARD 2009

sumber : http://www.detikinet.com/read/2009/01/28/191037/1075823/447/ikuti-internet-sehat-blog-award-2009

Rabu, 28/01/2009 19:10 WIB

Ikuti 'Internet Sehat' Blog Award 2009
Tim Internet Sehat - detikinet

Screenshot Situs Internet Sehat

Jakarta - Merasa punya blog yang 'sehat'? Ikuti 'Internet Sehat' Blog Award 2009 dan raih kesempatan memenangkan Blackberry plus paket hosting gratis.
Internet Sehat Blog Award 2009 adalah penghargaan yang diberikan kepada pengelola blog (blogger) yang dengan segenap daya kreativitasnya telah menuangkan ide, gagasan dan pikirannya dalam bentuk tulisan di blog. Tulisan tersebut tentunya yang harus dapat memberikan ide ataupun mengarahkan tindakan atas pembacanya untuk melakukan tindakan yang positif dan bermanfaat, bagi dirinya ataupun masyarakat sekitarnya di Indonesia.

Kriteria Blog

Penghargaan ini terdiri atas beberapa kriteria, yaitu:

1. education blog (blog tentang dunia pendidikan, formal/informal, atau tentang ilmu pengetahuan yang relevan dan digunakan dalam proses belajar-mengajar)
2. family blog (blog tentang problematika keluarga, kesehatan ibu-anak, kehidupan remaja, perencanaan keuangan dan rumah/taman)
3. student blog (blog yang dibuat dan dikelola oleh siswa SD-SMP-SMA, baik yang sifatnya blog personal, kelompok, maupun mading online)
4. travel & culinary blog (blog tentang turisme, wisata alam, wisata kuliner, aktifitas in/out door serta informasi kebudayaan Indonesia)
5. techno blog (blog tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru, termasuk soal ICT, software/hardware maupun sains umum)
6. citizen journalist (blog tentang ulasan/liputan/analisis yang terkait dengan aneka berita/informasi yang dekat dekat dengan pembaca serta faktual)
7. inspirative blog (blog dengan konten yang unik dari sisi kreativitas isi, yang tidak termasuk dari kriteria di atas)
8. Best of The Best blog (1 blog pilihan per 3 bulan)
9. Super Blog (1 blog pilihan menjelang akhir tahun)


Blog bebas dihostingkan dimana saja dan dengan domain apapun. Tetapi sangat dianjurkan untuk diletakkan di layanan lokal (dalam negeri), walaupun hal tersebut tidak akan mempengaruhi penilaian.

Tim Juri

Untuk kriteria mingguan, penilainya adalah dari tim internal Internet Sehat

Untuk kriteria “Best of The Best Blog” dan “Super Blog”, tim penilainya adalah:

* Budi Putra (blogger, Asia Blogging Network)
* Romi Satria Wahono (blogger, IlmuKomputer.com)
* Onno Purbo (Advisory Board Chairman of Indonesian ICT Partnership)
* Donny B.U. (blogger, akademisi)


Kriteria Penilaian

1. konten yang kreatif, unik dan up-to-date
2. konten memiliki nilai tambah (bermanfaat) bagi pembaca
3. konten diwajibkan tidak sekedar copy-paste dari sumber lain (jika berupa saduran, diperbolehkan asal tetap menyebutkan sumbernya)
4. konten dapat berupa fitur, berita, opini, ulasan, ringkasan, kajian, tips, kiat, dll.
5. konten harus berbahasa Indonesia, boleh menggunakan bahasa informal asal mudah dipahami pembaca
6. blog di-update secara berkala (rutin) dan harus tercantum data diri yang benar (minimal nama + e-mail valid)


Cara Ikutan

Untuk ikutan Internet Sehat Blog Award 2009 ini, caranya mudah. Tidak perlu pakai formalitas pendaftaran apapun, dan pastinya tidak dipungut biaya apapun (gratis!). Mekanismenya:

1. Secara periodik, tim Internet Sehat akan blog walking, meninjau dari satu blog ke blog lainnya. Kemudian akan ditentukan pemenangnya setelah dibahas internal tim Internet Sehat yang akan dibantu pula oleh sejumlah pihak luar yang berkompeten di bidangnya.
2. Jika ada yang ingin merekomendasikan blognya, blog milik teman/rekannya ataupun blog pihak lain yang pernah dikunjungi, silakan kirimkan informasinya ke e-mail blog [at] ictwatch.com atau blog [at] internetsehat.org. Seluruh rekomendasi yang masuk, akan di-review kelayakannya.


Hadiah

1. Kriteria mingguan. Setiap 1 (satu) minggu sekali, di pertengahan minggunya, tim Internet Sehat akan mengumumkan (via web dan e-mail) minimal 2 blog/blogger yang akan mendapatkan penghargaan, dengan kriterianya (catatan: bukan 2 blog/blogger per kriteria!). Bagi blog/blogger yang mendapatkan penghargaan, akan segera dikirimkan merchandise/t-shirt eksklusif ke alamat masing-masing jika blog/blogger tersebut telah mengklaimnya paling lambat 1 minggu setelah diumumkan.
2. Kriteria 3 Bulanan. Kemudian setiap 3 (tiga) bulan sekali, dari para penerima penghargaan mingguan tersebut, akan dipilih 1 (satu) blog/blogger yang terbaik untuk mendapatkan penghargaan “Best of The Best Blog” dan berhak mendapatkan hadiah sebuah 3G-XL datacard dan Paket Hosting Techscape (50 MB) + Nama Domain gratis 1 (satu) tahun penuh !
3. Kriteria Akhir Tahun. Kemudian di akhir tahun, dari penerima penghargaan “Best of The Best Blog”, akan dipilih 1 (satu) blog/blogger yang terbaik untuk mendapatkan penghargaan “Super Blog” dan berhak mendapatkan hadiah sebuah ponsel Blackberry, Paket Hosting Techscape (100 MB) + Nama Domain gratis 1 (satu) tahun penuh, dan hadiah dari pendukung lainnya.
4. Bagi blogger terpilih (mingguan, tiga bulanan atau akhir tahun) yang merupakan siswa sekolah ataupun Bapak/Ibu Guru (untuk kriteria blog award apapun), penghargaan akan disertakan pula berupa sertifikat/piagam dalam bentuk fisik.


Cara Klaim Hadiah

Setelah blog pilihan diumumkan, blogger cukup memasang “banner award” (yang telah disediakan) di halaman depan (side-bar) blog masing-masing. Kemudian banner tersebut diberi tautan (link) ke www.ictwatch.com/internetsehat paling lambat 1 (satu) minggu setelah pengumuman. Kemudian dimohon blogger mengirimkan e-mail notifikasi berisi data diri lengkap + alamat ke blog [at] ictwatch.com atau blog [at] internetsehat.org. Setelah proses verifikasi, hadiah akan dikirimkan langsung ke alamat pemenang.

Pengumuman

Blog yang terpilih sebagai blog Internet Sehat akan diumumkan secara berkala di rubrik e-Community detikinet dan juga di bagian fitur komentar pada bagian bawah artikel di situs ICT Watch. Keputusan atas blog terpilih tersebut adalah mutlak dan tidak dapat diganggu-gugat. Tidak ada korespondensi dalam bentuk apapun khusus terkait dengan keputusan atas pemilihan blog tersebut.

( wsh / wsh )

DANA BOS RIAU 2009

sumber: http://riauterkini.com/pendidikan.php?arr=22622

Selasa, 27 Januari 2009 16:49
Dana BOS Riau 2009 Naik 50 Persen

Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Provinsi Riau tahun 2009 dipastikan naik sekitar 50 persen. Kenaikan BOS ini diharapkan bisa membuat SD dan SMP benar-benar gratis.

Riauterkini-PEKANBARU- Kepala Dinas Pendidikan Riau Irwan Efendi menjelaskan bahwa tahun 2009 ini jatah dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Provinsi Riau mengalami kenaikan sangat siginifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikannya lebih dari 50 persen. Jika tahun lalu hanya Rp 272 miliar, tahun ini menjadi Rp 414 miliar.

"Alhamdulillah, dana BOS untuk kita tahun ini mengalami peningkatan sekitar 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Irwan kepada wartawan di kantornya, Selasa (27/1/09).

Dipaparkan Irwan, dana BOS tersebut akan dibagikan kepada seluruh pelajar dari SD dampai SMP di seluruh Riau. Untuk SMP yang berada di kota, setiap pelajar akan mendapatkan BOS sebesar Rp 47.916 seiap bulannya. Sementara untuk pelajar SMP di desa akan menerima Rp 47.500 setiap bulannya.

Sedangkan untuk pelajar SD di kota akan menerima Rp 33.333 perbulan dan SD di desa akan menerima Rp 33.083 setiap bulannya.

Dana BOS tersebut, lanjut Irwan akan digunakan untuk pengadaan seluruh buku paket untuk pelajar dan membayar SPP. Karena itu, kenaikan dana BOS diharapkan bisa membuat kegiatan pendidikan di Riau bisa benar-benar gratis.***(mad)



===================
sumber: http://riauterkini.com/sosial.php?arr=22624

Selasa, 27 Januari 2009 16:57
2009 Dana BOS Naik 418 M,
Diharapkan Anak Tidak Sekolah Tidak Ada Lagi

Dana Bantuan Operasi Sekolah untuk Provinsi Riau naik hingga 50 persen dari tahun lalu yakni tahun 2008 sebesar Rp 278 miliar dan tahun 2009 mencapai Rp 418 miliar. sehingga kenaiakan mencapai Rp 140 miliar, untuk itu diharapkan anak tidak sekolah tidak ada lagi.

Riauterkini-PEKANBARU- Dana Bantuan Operasi Sekolah untuk Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau naik hingga 50 persen (%) dari tahun lalu yakni di tahun 2008 sebesar Rp 278 miliar dan di tahun 2009 mencapai Rp 418 miliar. sehingga kenaiakan mencapai Rp 140 miliar, untuk itu diharapkan anak tidak sekolah tidak ada lagi.

Dana BOS tersebut nantinya akan disalurkan ketiap-tiap Disdik Kabupaten dan Kota di-Riau, dengan rincian untuk Sekolah Dasar (S) Pekanbaru Rp 400 ribu dan SMP Rp 575 ribu setiap bulannya selama satu tahun dan untuk Kabupaten SD sekitar Rp 397 ribu, SMP 570 ribu setiap bulannya selama satu tahun.

Selain itu seluruh bantuan BOS tersebut akan dikirim ke nomor rekening seluruh Disdik Kabupaten dan Kota melalui Bank BRI dengan catatan uang yang ada ialam nomor rekening tersebut tidak menerima bunga Bank.

Selasa (27/10 Keterangan Kepala Disdik Provinsi Riau Ewan Efendi kepada wartawan diruangan Media Center (MC) di Kanto Disdik bahwa ditahun 2009 ini dana BOS naik hingga Rp 140 miliar. Untuk tahun 2008 hanya Rp 278 miliar, dan ditahun 2009 ini mencapai Rp 418 miliar.

"Untuk tahun 2009 ini dana BOS naik hingga 50 % dari tahun lalu yakni 2008 Rp 278 miliar dan itahun 2009 mencapai Rp 418 miliar, untuk itu saya berharap di Provinsi Riau tidak ada lagi anak-anak yang tidak sekolah," terangkan Erwandi efendi.***(vila)

Selasa, Januari 27, 2009

GURU SWASTA JANGAN DIANAK TIRIKAN


http://www.jawapos.com/halaman/index.php?act=detail&nid=48853

Selasa, 27 Januari 2009
PGRI Tuntut Gaji Guru Swasta Naik

JAKARTA - Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) Pengurus Besar PGRI di Banjarmasin yang berlangsung 23-26 Januari menghasilkan beberapa keputusan penting. Keputusan itu, antara lain, tuntutan PGRI agar gaji guru swasta yang mengajar di TK/RA bisa naik. Sebab, saat ini masih banyak guru swasta yang menerima gaji Rp 100 ribu-Rp 150 ribu per bulan.

''Ini kan sangat miris. Mereka menerima gaji ala kadarnya. Bagaimana para guru dituntut bekerja profesional?'' cetus Ketua Umum PGRI Sulistyo kepada Jawa Pos. Dia mengatakan, guru swasta yang mengajar di TK dan menjadi anggota PGRI sekitar 450 ribu. Mereka tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) PGRI.

Mayoritas mereka mendapat penghasilan yang kurang layak per bulan. Padahal, di luar anggota PGRI masih ada ratusan guru swasta yang mengalami nasib serupa. Karena itu, PGRI meminta agar gaji guru swasta TK minimal sama dengan upah minimum regional (UMR) pendidikan.

''Harus ada penyusunan UMR pendidikan. Paling tidak, gaji guru Rp 1 juta. Saat ini, masih banyak gaji guru yang tidak manusiawi,'' terangnya. Dengan gaji Rp 1 juta pun, besarnya penghasilan yang diterima guru sehari sekitar Rp 35 ribu. ''Itu kan masih sama dengan gaji tukang batu,'' ujarnya. Untuk itu, pemerintah harus segera menerbitkan peraturan UMR pendidikan.

PGRI mendesak, mulai Mei 2009, tidak ada lagi guru yang mendapat gaji kecil. ''Karena hal itu sama saja dengan mengeksploitasi tenaga pendidik,'' ujarnya. Apalagi, saat ini jumlah TK di seluruh Indonesia amat banyak. Hampir di tiap desa didirikan TK. Pengajarnya dari berbagai latar pendidikan.(kit/oki)


========================================
http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2009/01/20/1/184644/menghadap-sby-pgri-usulkan-umk-guru-honorer

Menghadap SBY, PGRI Usulkan UMK Guru Honorer
Selasa, 20 Januari 2009 - 16:05 wib
Amirul Hasan - Okezone

JAKARTA - Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) memanfaatkan kesempatan bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk berkeluh kesah tentang kesejahteraan guru yang masih di bawah standar hidup layak.

Mereka mengusulkan kepada presiden agar ada standar upah minimum bagi guru honorer, guru wiyata bakti, dan guru tidak tetap.

"Karena ternyata masih banyak guru berpenghasilan di bawah Rp100 ribu per bulan," ujar Ketua Umum PGRI Sulistiyo usai diterima Presiden SBY di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara Jakarta, Selasa (20/1/2009).

Langkah pertama untuk merealisasikan penetapan standar upah minimum guru adalah dengan menyusun payung hukum guna memastikan kesejahteraan para pahlawan tanpa tanda jasa terjamin.

"Apabila mereka tidak mungkin diangkat sebagai PNS, setidaknya perlu penetapan upah minimal pendidikan bagi guru, termasuk guru swasta," tambah Sulistiyo.

Upah minimum yang dimaksud, tentu saja berbeda dengan upah minimum regional bagi buruh. Ia mengusulkan untuk guru honorer yang berpendidikan Strata 1 bisa mendapatkan gaji Rp2 juta per bulan.

"Menurut hemat saya karena pendidikan itu adalah tugas khusus, maka upahnya minimal Rp2 juta. Tentu ada kriterianya yaitu mereka yang bekerja selama enam hari dalam seminggu," tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo mengatakan keberadaan guru honorer memang masih sangat dibutuhkan kerana untuk mengangkat dan mendapatkan guru PNS membutuhkan waktu lama dan rumit.

"Karena mengangkat guru sebagai PNS itu bukan kewenangan Depdiknas melainkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN)," ujarnya.

Terkait hal ini, Mendiknas mengaku telah meminta kepada Menpan untuk memberikan kemudahan dalam pengangkatan guru honorer menjadi PNS. Begitu pula dengan aturan mengenai kesejahteraan guru honorer.
(full)

Minggu, Januari 25, 2009

BEASISWA TURKI

http://www.mediaindonesia.com/index.php?ar_id=NTc2OTE=

24 Januari 2009 17:37 WIB
Turki Tingkatkan Beasiswa untuk Mahasiswa Indonesia
YOGYAKARTA--MI: Menteri Pendidikan Republik Turki Husyin Celik mengatakan, pemerintah Turki mulai 2009 meningkatkan pemberian beasiswa bagi mahasiswa Indonesia yang menempuh jenjang pendidikan S2 dan S3 sampai 300%.

"Jika pada tahun sebelumnya hanya lima mahasiswa Indonesia yang diberi beasiswa untuk belajar di Turki, namun mulai 2009 ditingkatkan menjadi 20 mahasiswa per tahun," katanya pada pertemuan dengan Wakil Gubernur (Wagub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Paku Alam IX di Gedung Pare Anom Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Sabtu (24/1).

Pada pertemuan tersebut Menteri Pendidikan Republik Turki Husyin Celik didampingi Dubes Turki untuk Indonesia Aydin Evirgen, sedangkan Wagub DIY Paku Alam IX didampingi Kepala Dinas Pendiidkan DIY Soewarsih Madya, Kepala Dinas Pariwisata Tazbir, dan Kepala Badan Kerjasama dan Penanaman Modal Nur Syahrir Rahardjo.

Husyin mengatakan, kunjungan ke Yogyakarta dalam rangka menindaklanjuti kerja sama bidang pendidikan yang telah ditandatangani dengan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang
Sudbyo di Jakarta, Kamis (22/1), sekaligus mempererat persahabatan kedua negara.

"Yogyakarta yang dikenal sebagai kota pendidikan sangat ideal untuk meningkatkan kerjasama mengingat Turki telah membantu beasiswa bagi mahasiswa yang mau belajar di Yogyakarta maupun sebaliknya. Apalagi misi pendidikan antara Turki dengan Yogyakarta ada kesamaan,"
katanya.

Menanggapi hal itu, Paku Alam IX menyambut baik kerja sama bidang pendidikan antara Yogyakarta dengan Turki sehingga hubungan yang telah terjalin selama ini dapat lebih erat lagi. Apalagi, Yogyakarta sebagai kota pendidikan terkemuka banyak terdapat perguruan tinggi
Islam, baik perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Sementara itu, Suwarsih Madya usai pertemuan mengatakan, Menteri Pendidikan Republik Turki berada di Indonesia telah tiga hari. Kegiatannya diawali dengan penandatanganan naskah kerja sama dengan Mendiknas Bambang Sudibyo di Jakarta.

Kerja sama yang ditandatangani antara lain pengembangan pendidikan di tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga perguruan tinggi. Setelah adanya naskah kerja sama itu akan ditindaklanjuti dengan pembicaraan secara teknis mengenai bagaimana dan apa yang akan dilakukan secara konkrit.

Mengenai kunjungan ke Yogyakarta, Menteri Pendidikan Republik Turki tertarik dengan kultur masyarakat yang sebagian besar beragama Islam hampir sama dengan Turki.

"Kultur masyarakat Yogyakarta yang mayoritas Islam sama dengan Turki, yakni cinta perdamaian dan memiliki kesamaan visi membangun manusia dalam kehidupan yang lebih baik dan berkualitas," katanya. (Ant/OL-01)

PAJAK: Penyampain SPT Diwajibkan dalam Bentuk Elektronik

http://www.mediaindonesia.com/index.php?ar_id=NTc3ODM=

Minggu, 25 Januari 2009 12:25 WIB
Penyampain SPT Diwajibkan dalam Bentuk Elektronik
JAKARTA--MI: Direktorat Jendral (Ditjen) Pajak akan mewajibkan wajib pajak (WP) menyampaian surat pemberitahuan (SPT) pajak kepada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dalam bentuk elektronik mulai 2009.

Kewajiban menyampaikan SPT dalam bentuk elektronik itu diatur melalui Peraturan Dirjen Pajak Nomor 6/PJ/2009 tentang Tata Cara Penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) dalam Bentuk Elektronik. Salinan Perdirjen yang diperoleh di Jakarta, Minggu (25/1) menyebutkan, WP wajib membuat SPT elektronik (e-SPT) yaitu SPT WP dalam bentuk elektronik yang dibuat oleh WP menggunakan aplikasi e-SPT yang disediakan pihak Ditjen Pajak. SPT dimaksud adalah Surat Pemberitahuan Masa Pajak Penghasilan, Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan dan Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai.

Bagi WP yang telah ditetapkan terdaftar di KPP berdasarkan Keputusan Dirjen Pajak yang berlaku sebelum Perdirjen Pajak 6/2009 ditetapkan, maka kewajiban penggunaan e-SPT berlaku terhitung 1 Juli 2009. Sedangkan bagi WP yang ditetapkan terdaftar di KPP berdasarkan Keputusan Dirjen Pajak yang berlaku setelah berlakunya Perdirjen ini, berlaku terhitung sejak awal bulan ke enam setelah bulan Wajib Pajak ditetapkan.

E-SPT beserta lampiran-lampirannya dilaporkan menggunakan media elektronik seperti CD, disket, flash disk, dan lain-lain, ke KPP di mana WP terdaftar. Aplikasi e-SPT merupakan aplikasi SPT yang akan diberikan secara cuma-cuma oleh Ditjen Pajak kepada WP.

Dengan menggunakan aplikasi e-SPT Wajib Pajak dapat merekam, memelihara dan men-generate data Elektronik SPT serta mencetak SPT beserta lampirannya.

Penyampaian e-SPT oleh WP ke KPP tempat Wajib Pajak terdaftar dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu secara langsung atau melalui pos/perusahaan jasa ekspedisi/kurir dengan bukti pengiriman surat dengan membawa atau mengirimkan formulir Induk SPT Masa PPh dan/atau SPT Masa PPN dan/atau SPT Tahunan PPh hasil cetakan e-SPT yang telah ditandatangani dan file data SPT yang tersimpan dalam bentuk elektronik serta dokumen lain yang wajib dilampirkan.

WP juga dapat menyampaikan e-SPT melalui e-Filing sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sementara itu ketika dikonfirmasi mengenai ketentuan baru itu, Dirjen Pajak Darmin Nasution mengatakan bahwa pihaknya tengah memperbaiki proses penyampaian SPT mengingat jumlah pemilik nomor pokok wajib pajak (NPWP) makin banyak.

"Kita tidak mau ada penumpukan seperti ketika saat pengurusan NPWP, kita sedang mereview (memperbaiki), dan salah satu diantaranya adalah e-SPT ini," kata Darmin akhir pekan lalu.

Menurut dia, cara itu akan lebih memudahkan WP memasukkan atau menyampaikan SPT dan juga memudahkan pihak Ditjen Pajak menerima SPT itu. "Di negara maju sudah mengandalkan e-SPT, kita akan mendorong orang melakukan itu dan kita buat sistemnya agar mereka mudah mengaksesnya, sehingga dia untung, kita untung," katanya. (Ant/OL-01)

Jumat, Januari 23, 2009

HASIL UJIAN TERTULIS CALON THL-TB PENYULUH PERTANIAN TAHUN 2008

Pengumuman Hasil ujian tertulis Calon THL-TB tahun 2008, bisa dilihat di link berikut:

http://www.deptan.go.id/pengumuman/pegawai/thl/08/final.htm
http://portalagribisnis.deptan.go.id/pegawai/thl/08/FINAL_THL/Riau.htm
http://www.deptan.go.id/pengumuman/pegawai/thl/08/FINAL_THL/Riau.htm

Kamis, Januari 22, 2009

BERITA GURU (LAGI)

sumber: http://www.detiknews.com/read/2009/01/20/190917/1071714/10/guru-honorer-oh-nasibmu

Selasa, 20/01/2009 19:09 WIB
Guru Honorer, Oh Nasibmu...
Anwar Khumaini - detikNews
Jakarta - Pernahkah terbayangkan di benak kita memperoleh gaji kurang dari Rp 100 ribu perbulan? Dalam negeri yang anggaran pendidikannya 20 persen dari total APBN ternyata kondisi tersebut masih ada. Seorang guru, yang tiada lelah memberikan pengajaran keilmuan serta budi pekerti hanya dihargai dengan Goban (Rp 50 ribu) saja...

Hal inilah yang dikeluhkan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Di hadapan kepala negara, mereka pun mencoba memperjuangkan nasib para guru bantu yang tidak jelas masa depannya itu.

"Masih banyak guru bantu yang gajinya di bawah Rp 100 ribu perbulan," ujar Ketua Umum PGRI Sulistyo usai bertemu dengan Presiden SBY di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (20/1/2008).

Menurut Sulistyo, kebanyakan mereka yang mendapatkan gaji yang tak pantas tersebut adalah mereka-mereka yang berada di desa-desa, terutama guru Taman Kanak-kanan (TK).

"Jangan anggap mereka (guru TK) bahagia meski dari pagi hingga siang bernyanyi terus," kata Sulistyo sambil tersenyum.

Di hadapan SBY, Sulistyo bersama dengan para pengurus PGRI lainnya mencurahkan isi hati, dan mengetuk hati Presiden SBY untuk memberikan upah yang layak bagi para guru bantu.

"Kita minta mereka mendapatkan gaji sekitar Rp 2 juta. Tapi itu untuk guru bantu yang kerja 6 hari. Karena ada juga guru bantu yang kerja 1 atau dua hari saja selama seminggu," jelas pria kalem ini.

"Kita minta ada upah minimal untuk para guru honorer," imbuhnya.

Saat bertemu dengan SBY, Sulistyo pun mempermasalahkan tentang anggaran pendidikan sebesar 20 persen yang telah dialokasikan dalam APBN. Menurutnya, lebih dari 10 persen anggaran pendidikan kita saat ini untuk menggaji guru dan dosen, sehingga sisanya yang kurang dari 10 persen itulah yang benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan mutu pendidikan para siswa.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Soedibyo mengatakan, tidak mudah mengangkat guru bantu untuk menjadi PNS. Harus melalui proses yang panjang. Namun demikian, menurutnya, pemerintah dari awal serius dengan masalah ini.

Terkait dengan anggaran 20 persen pendidikan, menurut Mendiknas, pemerintah daerah diminta untuk menyukseskan program pemerintah ini. Mereka juga diwajibkan untuk mengalokasikan anggaran 20 persen untuk pendidikan.

"Saat ini di daerah belum ada kejelasan," ujar Mendiknas. (anw/irw)

Resolusi 2008: Evaluasi

Resolusi 2008 :

1. Mengoptimalkan Blog pribadi www.hidayat-soeryana.blogspot.com dengan tulisan2, artikel yang lebih bermanfaat akan dicoba berbentuk tulisan2 selain gambar2 yang selama ini lebih banyak diposting - kalau bisa tulisan sendiri, sebagai sarana belajar menulis-. Dan yang paling penting merubah bahasa yang digunakan dari Bahasa Indonesia menjadi Bahasa Internasional supaya dapat diakses oleh temen2 dari luar negeri. Ini salah satu tantangan yang disampaikan oleh seorang saudara yang sekarang di negri Jiran Malaysia.
2. Membeli kendaraan roda 4 untuk menunjang mobilitas harian yang sudah cukup tinggi sementara dengan 3 junior sudah tidak efektif menggunakan roda 2, kasihan mereka padahal cuaca sering berubah mendadak tidak terduga. Ditambah jangkauan geografis dan waktu saat mengantar ustad sudah tidak efektif dengan roda 2. Mudah-mudahan bulan Januari sudah ada, si Sulung malah berdoa masuk liburan pekan ini sudah ada di rumah :)) semoga!! Terkait resolusi no2 ini, berarti harus mulai melancarkan sendiri tidak mengandalkan sopir kantor :)).
3. Restrukturisasi kepengurusan Yayasan Insani, pengurus lama yang diresmikan tahun 2003 sudah kurang efektif lagi. Semangat dan kontribusi kerja sudah pada menurun karena kesibukan di kantor masing-masing. Sebagian bahkan pindah ke kota lain.
4. Membuat Taman Bacaan Anak di sekolah.
5. Mulai menabung untuk DP KPR syariah, membuka rekening syariah.
6. Mulai mencoba jadi "amphibi" beneran tidak sekedar kegiatan sosial.
7. Mendisiplinkan muhasabah dan laporan kegiatan harian, minimal hafalan ada peningkatan.
8. Merapikan administrasi Pengembangan Kader.
9. Menambah jatah qurban menjadi minimal 2 nama.
10. Beli laptop baru supaya tidak rebutan dengan ibunya anak-anak.
11. Beli sepeda untuk olah raga.
12. Mengaktifkan blog Playgroup dan DPD.

2009 POSTING KEMBALI

Hampir satu bulan gak ada postingan di Blog ini :( peralihan tahun 2008 ke 2009 dilewatkan tanpa evaluasi dan "renstra" 2009. Resolusi 2008 belum dievaluasi dan resolusi 2009 belum dibuat.

Tulisan terakhir 2008 berita tentang musibah meninggalnya orang tua -mertua- setelah itu blank sampai dengan hari ini. Bukan meratapi kematian sebenarnya, pasca peristiwa itu full konsentrasi pekan pertama mengurus almarhum dan keluarga yang ditinggalkan. Seperti biasa seremonial pada saat ada musibah ditambah bantu neneknya anak-anak mengurus segala dokumen untuk pensiun almarhum dan urusan lain ke Bank dan Asuransi.

Ditambah acara rapat tahunan perusahaan, sekitar 3 pekan konsentrasi tersita. Background blog sengaja dibuat gelap menunjukkan kami sedang berduka dan itu ternyata masih berlanjut karena rupanya derita saudara-saudara kami di Palestina sana lebih berat. Ribuan nyawa direnggut paksa dan ribuan lainnya terluka dan sebagian besar adalah anak-anak dan bayi. "Hadiah tahun baru" yang menyakitkan bagi bangsa Palestina.

Bukan berarti duka itu telah hilang kini tetapi hidup harus terus bergerak.

Semoga Allah SWT melindungi kita semua.

Selamat jalan 2008 dan selamat datang 2009 semoga tahun ini lebih baik dari tahun kemarin.