Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ramadhan

ARTIKEL SERIAL RAMADHAN (Bagian ke-1)

Dari milist Keadilan4all... ARTIKEL SERIAL RAMADHAN (Bagian ke-1) AGAR RAMADHAN PENUH RAHMAT, BERKAH, DAN BERMAKNA Hari ini kita memasuki bulan suci Ramadhan. Banyak hikmah yang bisa kita petik di bulan suci dan mulia ini, yang semuanya mengarah pada peningkatan makna kehidupan, peningkatan nilai diri, maqam spiritual, dan pembeningan jiwa dan nurani. Kewajiban puasa ini bukan sesuatu yang baru dalam tradisi keagamaan manusia. Puasa telah Allah wajibkan kepada kaum beragama sebelum datangnya Nabi Muhammad Saw. Ini jelas terlihat dalam firman Allah berikut, "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa (QS. Al-Baqarah:183) Ayat ini menegaskan tujuan final dari disyariatkannya puasa, yakni tergapainya takwa. Namun, perlu diingat bahwa ketakwaan yang Allah janjikan itu bukanlah sesuatu yang gratis dan cuma-cuma diberikan kepada siapa saja yang berpuasa. Manusia-manusia takwa yang akan lahir d...

Awal Ramadhan 1430 H (BAYAN DSP PKS)

Berita Jumat, 21/08/2009 14:10:15 | 137 klik Bayan Awal Ramadhan Awal Ramadhan 22 Agustus 2009 Dewan Syariah Pusat PKS menetapkan awal bulan Ramadhan jatuh pada tanggal 22 Agustus 2009. PK-Sejahtera Online: Hal ini ditetapkan dengan memperhatikan Rapat Dewan Syari’ah Pusat di Jakarta pada 20 Agustus 2009 serta Sidang Itsbat Departemen Agama RI tanggal 20 Agustus 2009 yang diikuti oleh perwakilan MUI dan ormas-ormas Islam. Dengan ini sekaligus menggenapkan bulan sya'ban menjadi 30 hari. http://pk-sejahtera.org/v2/download/pdf/Bayan%20Awal%20Ramadhan%201430H.pdf klik di sini Pengirim: MHN Update: 21/08/2009 Oleh: MHN Dicetak dari: PKS : http://pk-sejahtera.org/v2?op=isi&id=7797; Jumat, 21/08/2009 14:10 | Versi Cetak Tutup

Awal Ramadhan 1430 H

sumber: http://www.depkominfo.go.id/2009/08/20/pemerintah-sabtu-awal-ramadhan-1430-h/ PEMERINTAH: SABTU AWAL RAMADHAN 1430 H August 20, 2009, 9:31 pm| Berita Pemerintahan | Klik: 405 Jakarta , 20/8/2009 (Kominfo-Newsroom) - Pemerintah melalui Sidang Itsbat yang dipimpin Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni secara resmi menetapkan awal Ramadhan 1430 H jatuh pada hari Sabtu, 22 Agustus 2009. Penetapan tersebut kemudian diterbitkan melalui Surat Keputusan Menteri Agama tentang penetapan 1 Ramadhan 1430 H yang dibacakan Maftuh dalam Sidang Itsbat yang digelar di Kantor Departemen Agama, Jakarta, Kamis (20/8) malam. “Izinkan saya untuk menetapkan 1 Ramadhan 1430 H yang jatuh pada hari Sabtu, 22 Agustus 2009,” kata Maftuh. Selain itu, Menag juga menyetujui Badan Hisab dan Rukyat Depag sebagai lembaga tetap penyelenggara hisab dan rukyat untuk melakukan sidang hisab maupun rukyat yang dilakukan setiap bulan sebagaimana usulan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. “Badan ini telah ditetapkan seba...

Awal Ramadhan 1430 H ( Hizbut Tahrir )

sumber: http://hizbut-tahrir.or.id/2009/08/21/pengumuman-1-ramadhan-1430-h/print/ PENGUMUMAN 1 RAMADHAN 1430 H Posted By Kafi Hidonis On 21 Aug 2009 @ 05:16 In Headline | No Comments ﴿شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيَ أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلاَ يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُواْ الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُواْ اللّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ﴾ الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه، ومن تبعه فترسم خطاه؛ فجعل العقيدة الإسلامية أساسا لفكرته والأحكام الشرعية مقياسا لأعماله ومصدرا لأحكامه أما بعد، Imam Bukhari telah mengeluarkan dalam kitab Shahih-nya melalui jalur Muhammad bin Ziyah, berkata: Aku mendengar Abu Hurairah ra berkata: Nabi SAW bersabda: Berkata Abu Qasim, Muhammad SAW: صوموا لرؤيته وأفطروا لرؤيته فإن غـبي عليكم فأكملوا عدة شعبان ...

Awal Ramadhan 1430 H

sumber: http://www.suaramedia.com/berita-nasional/9928-oramas-islam-berkumpul-bahas-penetapan-awal-ramadan-1430-h.html Oramas Islam Berkumpul Bahas Penetapan Awal Ramadan 1430 H Kamis, 20 Agustus 2009 16:59 E-mail Cetak PDF Perwakilan sejumlah organisasi Islam seperti Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia, Departemen Agama, ahli astronomi, dan akademisi melakukan rukyah (observasi) untuk kepentingan penetapan awal Ramadhan. Hasil rukyah yang ditetapkan dalam sidang isbat menyatakan bahwa bulan belum terlihat oleh mata telanjang maupun dengan bantuan teleskop astronomi. (SuaraMedia News) Perwakilan sejumlah organisasi Islam seperti Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia, Departemen Agama, ahli astronomi, dan akademisi melakukan rukyah (observasi) untuk kepentingan penetapan awal Ramadhan. Hasil rukyah yang ditetapkan dalam sidang isbat menyatakan bahwa bulan belum terlihat oleh mata telanjang maupun dengan bantuan teleskop astronomi. (SuaraMedia News) Jakarta (SuaraMedia News) - Menteri ...

Awal Ramadhan 1430 H

sumber: http://www.dakwatuna.com/2009/awal-ramadhan-1430-h-jatuh-pada-22-agustus-2009/ Awal Ramadhan 1430 H Jatuh Pada 22 Agustus 2009 Alam Islami 20/8/2009 | 28 Sya'ban 1430 H | Hits: 259 Oleh: Tim dakwatuna.com Kirim Print Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni didampingi Menkominfo Muhammad Nuh, Ketua MUI KH.Umar Shihab, Wakil Ketua Komisi VIII DPR-RI Said Abdullah dan Dirjen Bimas Islam Nasaruddin Umar, saat memimpin sidang itsbat penetapan awal ramadhan 1430 H di Dep. Agama, Kamis (20/8) (depag.go.id). Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni didampingi Menkominfo Muhammad Nuh, Ketua MUI KH.Umar Shihab, Wakil Ketua Komisi VIII DPR-RI Said Abdullah dan Dirjen Bimas Islam Nasaruddin Umar, saat memimpin sidang itsbat penetapan awal ramadhan 1430 H di Dep. Agama, Kamis (20/8) (depag.go.id). dakwatuna.com - Pemerintah Republik Indonesia melalui Departemen Agama (Depag) menetapkan 1 Ramadhan 1430 H bertepatan pada tanggal 22 Agustus 2009. Hal tersebut ditetapkan dalam sidang itsbat di D...

TARHIB RAMADHAN 1430 H (DSP PKS)

TARHIB RAMADHAN 1430 H Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh Ikhwan dan akhawat yang dicintai dan dirahmati Allah ! Waktu begitu cepat berlalu, bulan demi bulan terus berjalan, dan akhirnya sampailah pada bulan Sya’ban dan - insya Allah – sebentar lagi kita menyambut datangnya bulan Ramadhan 1430 H. Bulan diwajibkan berpuasa bagi orang-orang beriman sebagai tarbiyah untuk mengantarkan mereka ke derajat muttaqiin.. Puasa bermakna imsak atau menahan diri dari makan, minum dan segala sesuatu yang membatalkannya dari waktu fajar sampai tenggelam matahari. Esensi puasa bermakna pengendalian diri dari hal-hal yang merusak dan dari memperturutkan selera hawa nafsu. Dan di antara hikmah dari ibadah Ramadhan adalah adanya kebersamaan saat ifthor dan saat memulai puasa, kebersamaan dalam ibadah shalat Fardhu dan shalat Tarawih serta kebersamaan dalam aktifitas ibadah lainnya. Kebersamaan ini juga diharapkan terjadi pada penetapan awal Ramadhan dan Idul Fitri. Kesiapan bersatu dalam hal ya...

Artikel Serial Ramadhan (30)

LANGKAH KE DEPAN ALUMNI RAMADHAN Puasa pada bulan Ramadhan, bila ditunaikan dengan memenuhi syarat dan rukunserta mengikuti tuntunan Rasulullah saw., pasti akan menghasilkanorang-orang yang bertaqwa (Al Baqarah 183). Jikalau puasa kita benar, makakita menjadi orang bertakwa yang tak mungkin bisa tergoda oleh syetan. Inilah barangkali makna hadits yang menyatakan bahwa pada bulan Ramadhansemua pintu neraka ditutup, pintu-pintu surga dibuka lebar dan semua setandibelenggu. sehingga setan tidak mungkin bisa memperdaya dan menggoda orangyang sedang berpuasa secara benar. Kendati puasa telah selesai, namun ketakwaan hasil puasa baru mulai kitabuktikan sehabis puasa. Idul fitri 1 Syawal disebut hari kemenangan, karenaumat Islam telah usai puasa dan pasti meraih ketakwaan yang hasilnya adalahsyurga. Kata "taqwa" telah disebutkan dengan kata dasar atau pecahan katanya didalamKitabullah. Terkadang anda membaca kata "ittaquu", juga "al-Muttaqin","taqiyya",...

Artikel Serial Ramadhan (29)

KEMBALI FITRI DENGAN TAMPILAN LEBIH ISLAMI 1. Deskripsi Memaknai Idul Fitri Sudah merupakan sunatullah, bahwa setiap pertemuan pasti ada perpisahan.Ramadhan yang kedatangannya selalu dirindukan oleh para salafus shaleh(ulama terdahulu) enam bulan sebelumnya dan dimohonkan dalam do'a mereka,kini saatnya akan berpisah dengan kita. Imam Mu'alla bin al Fadhl rahimahullah berkata, "Dahulu para ulamasenantiasa berdo'a kepada Allah selama enam bulan agar dipertemukan denganRamadhan! Kemudian mereka juga berdo'a selama enam bulan agar diterima amalibadah mereka (selama Ramadhan)." Tidak ada yang bisa menjamin bahwa tahun depan kita akan kembali berjumpadengan bulan yang penuh berkah, rahmat, dan maghfirah ini. Karenanya,beruntung dan berbahagialah kita saat berpisah dengan Ramadhan, membawasegudang pahala untuk bekal di akherat. Semoga kita termasuk para shaimin (orang yang berpuasa), yang akanmendapatkan kebahagiaan luar biasa, yaitu saat bertemu Allah swt.,sebagaima...

Artikel Serial Ramadhan (28)

MENJADI HAMBA RABBANI, BUKAN HAMBA RAMADHANI Setiap bulan Ramadhan datang, ada perubahan besar pada beberapa orang.Dengan semangat, mereka melakukan ibadah-ibadah wajib dan sunah dengantingkat intensitas yang jauh berbeda dari bulan-bulan sebelumnya. Namunsayang, setelah Ramadhan berlalu dan usai, maka berlalu pula dan usaipulalah intensitas ibadah yang selama Ramadhan mereka lakukan. Pendekatan cara beribadah seperti ini tentu sangat keliru dan tidak benar.Sebab, hanya menjadikan Ramadhan sebagai tumpuan utama beribadah dan denganmenyepelekan bulan-bulan lain. Maka, sama artinya bahwa kita melakukanibadah yang hanya bersifat musiman. Kita menjadi hamba musiman dan bukanhamba yang selalu istiqamah dan lurus di jalan Allah. Padahal, tujuan puasa yang sebenarnya adalah sebagaimana yang Allahfirmankan, "Wahai orang-orang yang beriman telah diwajibkan berpuasa kepadamusebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang yang datang sebelum kamu agarkamu bertakwa (Al-Baqarah: 183). Yakni, mem...

Artikel Serial Ramadhan (27)

GAIRAH IBADAH PADA SEPULUH HARI TERAKHIR RAMADHAN Dalam Kitab Shahihain disebutkan, dari Aisyah ra, ia berkata: "Bila masuk sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, Rasulullah saw. mengencangkan kainnya, menjauhkan diri dari menggauli istrinya, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya." Demikian menurut lafazh Al-Bukhari. Adapun lafazh Muslim berbunyi: "Menghidupkan malam(nya), membangunkan keluarganya, dan bersungguh-sungguh serta mengencangkan kainnya." Dalam riwayat lain, Imam Muslim meriwayatkan dari Aisyah ra.: "Rasulullah bersungguh-sungguh dalam sepuluh (hari) akhir (bulan Ramadhan), hal yang tidak beliau lakukan pada bulan lainnya." Rasulullah saw. mengkhususkan sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan dengan amalan-amalan yang tidak beliau lakukan pada bulan-bul...

Artikel Serial Ramadhan (26)

MENGGAPAI MALAM SERIBU BULAN 1. Keutamaan Malam Al Qadr Dalam ramadhan, terdapat satu malam yang bergelimang berkah, yang populer dengan sebutan lailatul qadar, malam yang lebih berharga dari seribu bulan. Malam ini menambah daftar panjang kemuliaan bulan Ramadhan. Allah berfirman, “Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan”. (Al-Qadr: 1-5) Lailatul Qadar juga dapat menghapuskan dosa orang-orang yang melaksanakan ibadah pada malam tersebut. Rasulullah saw. bersabda, ãä ÞÇã áíáÉ ÇáÞÏÑ ÅíãÇäÇ æÇÍÊÓÇÈÇ ÛÝÑ áå ãÇ ÊÞÏã ãä Ðäå “Barangsiapa yang shalat pada malam lailatil qadr berdasarkan iman dan ihtisab, maka Allah akan mengampunkan dosa-dosanya yang telah lalu” (HR. Bukhari dan Muslim). 25.2. Makna Lailatul Qadr Al-Qadr dalam bahasa Arab memiliki tiga makna (lihat ...

Artikel Serial Ramadhan (25)

I'TIKAF RAMADHAN 1. Ibadah Pengendali & Penyejuk Hati Memang benar, setiap jiwa ditanamkan kecintaan kepada duniawi, kita Semua merasakan itu. Maka, wajar kalau kita cinta kepada istri-istri kita, anak-anak, harta kekayaan leimpah, emas, perak, rumah tinggal, kendaraan mewah. Namun, lebih banar dan lebih wajar lagi kalau kecintaan tersebut dibatasi rambu-rambu dan keteraturan. Karena jika tidak demikian, akan terjadi malapetaka bagi kita semua, bahkan bagi kehidupan itu sendiri. Manusia adalah makhluk serakah, makhluk yang tak kenal lelah dalam Mencari harta dunia. Ia makhluk yang suka bersaing, memiliki dorongan syahwat yang kuat terhadap keinginan dirinya. Karenanya, jika manusia dibiarkan dalam kebebasan tanpa rambu dan batas-batas hidup, kehancuran dan kebinasaan yang akan dialaminya. Allah swt. tahu itu semua, karena Dia yang mencipta, Dia pula yang memberikan kebutuhan hidup baik moril maupun materil. Dia yang mengatur stabilitas kehidupan, juga yang selalu mengawasi, mem...

Artikel Serial Ramadhan (24)

ARTIKEL SERIAL RAMADHAN agian ke-24) ZAKAT DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Salah satu pilar penting Islam adalah zakat, karena ia bukan semata ibadah yang berdimensi individual namun juga sosial. Ia merupakan instrumen penting pemerataan pendapatan, jika zakat dikelola dengan baik dan profesional. Karena dengan zakat, harta akan beredar dan tidak berakumulasi di satu tangan orang-orang kaya (Al-Hasyr : 7). Kewajiban mengeluarkan zakat disebutkan sebanyak 36 kali dalam Al-Quran, dua puluh kali diantaranya digandengkan dengan kewajiban menunaikan salat. Secara kebahasaan, zakat berasal dari kata zaka yang berarti tumbuh dan berkembang. Bisa juga zakat itu berarti suci, bertambah, berkah, dan terpuji. Secara terminologi, zakat berarti: Sejumlah harta tertentu yang diwajibkan Allah diserahkan kepada orang-orang yang berhak, di samping berarti mengeluarkan jumlah tertentu itu sendiri (Hukum Zakat: Dr. Yusuf Al-Qaradhawi, Litera Antar Nusa dan Mizan, 1996). Zakat merupakan sarana paling tepat ...