Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pemilu 2009

PIDATO "KEKALAHAN" SANG NEGARAWAN

Di bawah ini ada berita ucapan selamat dari John McCain kepada Barack Obama sesaat setelah diketahui kalah dalam perebutan posisi Presiden Amerika Serikat November 2008. Contoh yang baik -walaupun dari US-, mental negarawan.... Indonesia kapan ya? atau nunggu pengumuman resmi... Yang "menang" jangan takabur yang "kalah" mesti berjiwa besar... rakyat sudah melek dan akan terus memantau. ======================== sumber: http://www.jawapos.co.id/halaman/index.php?act=detail&nid=34066 Kamis, 06 November 2008 ] Amerika Tidak Pernah Kalah PHOENIX - Meski kalah, John McCain tetap lapang dada. Tak lupa, dia mengucapkan selamat kepada Barack Obama. Berikut pidato kandidat Republik itu yang dia sampaikan di Phoenix, Arizona, Rabu pagi kemarin (5/11): Terima kasih, teman-teman sekalian. Terima kasih telah bersedia hadir di malam yang indah di Arizona ini. Teman-temanku sekalian, kita telah sampai di akhir perjalanan panjang kita. Rakyat Amerika harus menyuarakan pendapat...

SIKAP KENEGARAWANAN

SUMBER: http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/07/09/13385916/TIM.JK-Wiranto.ucapkan.Selamat.pada.SBY-Boediono Tim JK-Wiranto Ucapkan Selamat kepada SBY-Boediono Kamis, 9 Juli 2009 | 13:38 WIB JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Tim Kampanye Nasional JK-Wiranto, Fahmi Idris, mengucapkan selamat atas kemenangan sementara pasangan SBY-Boediono. "Selamat kepada SBY-Boediono yang sementara ini unggul dalam perolehan suara pilpres berdasarkan quick count (hitung cepat)," kata Fahmi kepada wartawan di Posko Mangunsarkoro, Jakarta, Kamis (9/7). Pernyataan ini disampaikan Fahmi menanggapi berbagai hasil hitung cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survei yang menempatkan pasangan SBY-Boediono sebagai pemenang pilpres. Kendati demikian, Fahmi mengatakan, ucapan yang disampaikan ini bukan merupakan pernyataan resmi dari Timkamnas JK-Wiranto, tetapi ia memastikan timnya akan memberikan ucapan selamat yang resmi jika hasil penghitungan resmi dari KPU telah dikeluarkan dan menempatkan SBY-Boedi...

QUICK COUNT PILPRES 2009

sumber :http://pemilu.detiknews.com/presquickcount Quick Count Pilpres 2009 (08/07/2009; 20.50 WIB) Lembaga LSI (1) 26,56% 60,85% 12,59% LSI (2) 27,36% 60,15% 12,49% LP3ES 27,40% 60,28% 12,32% Puskaptis 28,16% 57,95% 13,89% CIRUS 27,49% 60,20% 12,31% LRI 27,02% 61,11% 11,87% Keterangan: * LSI (1): Lembaga Survei Indonesia * LSI (2): Lingkaran Survei Indonesia * LP3ES: Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial * Puskaptis: Puskaptis * CIRUS: CIRUS * LRI: Lembaga Riset Informasi

QUICK COUNT VS SURVEY PILPRES 2009 (2)

Sudah ada rupanya Quick count di detik.com : (13.55 WIB) LSI (1) Mega-Prabowo: 19.23 % SBY-Boediono: 52.48 % JK-Wiranto: 28.29 % LSI (1) Mega-Prabowo: 20.55 % SBY-Boediono: 53.25 % JK-Wiranto: 26.20 % LRI Mega-Prabowo: 26.43 % SBY-Boediono: 49.14 % JK-Wiranto: 24.42 % LP3ES Mega-Prabowo: 20.99 % SBY-Boediono: 50.05 % JK-Wiranto: 28.96 % sumber: detik.com Hasil Survey pra pilpres: LSI Mega-Prabowo: 18 % SBY-Boediono: 70 % JK-Wiranto: 7 % Belum memilih: 5 % LRI Mega-Prabowo: 20 % SBY-Boediono: 33 % JK-Wiranto: 29 % Belum memilih: 18 % LSN Mega-Prabowo: 11.8 % SBY-Boediono: 67.10 % JK-Wiranto: 6.7 % Belum memilih: 10.9 % LP3ES Mega-Prabowo: 9.7 % SBY-Boediono: 54.9 % JK-Wiranto: 6.8 % Belum memilih: 27 % mana yang mendekati?

QUICK COUNT VS SURVEY PILPRES 2009

Heboh quick count "kepagian" di TVOne jadi berita paling menarik pada pilpres kali ini. Belum jelas hasil QC masing-masing, kita tunggu aja... Nanti bandingkan dengan hasil survey pilpres di bawah ini: LSI Mega-Prabowo: 18 % SBY-Boediono: 70 % JK-Wiranto: 7 % Belum memilih: 5 % LRI Mega-Prabowo: 20 % SBY-Boediono: 33 % JK-Wiranto: 29 % Belum memilih: 18 % LSN Mega-Prabowo: 11.8 % SBY-Boediono: 67.10 % JK-Wiranto: 6.7 % Belum memilih: 10.9 % LP3ES Mega-Prabowo: 9.7 % SBY-Boediono: 54.9 % JK-Wiranto: 6.8 % Belum memilih: 27 %

KTP untuk Pilpres 2009

Perubahan peraturan yang cukup signifikan ditengah hebohnya berita carut-marut DPT -di lapangan juga sepertinya seperti itu- KTP boleh digunakan untuk memilih. Ehm... ke depan kalau tetap dipertahankan berarti ada PR buat pemerintah untuk "merapikan" administrasi kependudukan negeri ini. Masa sih hari gini gak bisa, atau gak mau? BTW. ada yang dirugikan gak ya dengan keputusan ini sekarang dan ke depannya? ini berita terkait - situs MK ko gak bisa dibuka ya?- MK menetapkan bahwa warga negara Indonesia yang tidak terdaftar dalam DPT bisa menggunakan hak suara dengan menunjukkan KTP atau paspor bagi warga di luar negeri. Berikut ketentuan yang diputuskan MK: 1. Warga negara Indonesia bisa menunjukkan KTP atau paspor yang masih berlaku bagi warga Indonesia di luar negeri 2. KTP harus dilengkapi kartu keluarga dan identitas sejenisnya 3. Penggunaan hak pilih KTP hanya bisa digunakan di TPS yang berada di RT/RW atau nama sejenisnya sesuai alamat yang tertera di KTP 4. Warga Ind...

(H-3) Bagaimana Hasil Survey Pilpres 2009

Masih ada 3 hari menjelang pemilu presiden 2009, hunting informasi survey menjelang pemilu yang dilaksanakan oleh beberapa lembaga berikut ini hasilnya: LSI Mega-Prabowo: 18 % SBY-Boediono: 70 % JK-Wiranto: 7 % Belum memilih: 5 % LRI Mega-Prabowo: 20 % SBY-Boediono: 33 % JK-Wiranto: 29 % Belum memilih: 18 % LSN Mega-Prabowo: 11.8 % SBY-Boediono: 67.10 % JK-Wiranto: 6.7 % Belum memilih: 10.9 % LP3ES Mega-Prabowo: 9.7 % SBY-Boediono: 54.9 % JK-Wiranto: 6.8 % Belum memilih: 27 % Kita liat nanti hasil QC dan realcountnya... yo!

PEROLEHAN SUARA CALON DPD 2009

Senin, 27/04/2009 12:38 WIB Calon-calon DPD Nomor Urut 31 Masuk Senayan Arifin Asydhad - detikPemilu jakarta - Nomor 31 menjadi nomor favorit di Pemilu 2009. Tidak hanya untuk DPR dan DPRD, tapi juga bagi Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Para calon DPD yang memiliki nomor urut 31 berpotensi menang, meski nama si calon tidak terkenal. Nomor 31 seakan berkah bagi para calon DPD itu. Sebab, banyak pemilih yang mengira nomor 31 adalah nomor Partai Demokrat untuk DPD juga. Karena itu, di saat Partai Demokrat memperoleh suara tinggi di mana-mana, suara calon anggota DPD bernomor urut 31 juga terkerek. Dari 33 provinsi, tidak banyak memang yang memiliki calon anggota DPD lebih dari 30 orang. Sejumlah provinsi yang memiliki calon DPD lebih dari 30 antara lain DKI Jakarta, Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Selatan (Sumsel), Jawa Timur (Jatim), Riau, dan Banten. Di provinsi-provinsi itu terdapat calon DPD yang bernomor urut 31. Data terakhir yang dikumpulkan detikcom, Seni...

HASIL PEMILU 2009 RIAU (SEMENTARA)

DPR RI (Kab. Pekanbaru, Siak, Pelelawan, Inhu): 1. Golkar : 109.334 2. Demokrat : 96.666 3. PKS : 42.876 4. PDIP : 38.447 5. PAN : 34.132 DPRD Riau (Kab. Pekanbaru, Siak, Pelelawan, Inhu): 1. Golkar : 105.099 2. Demokrat : 101.413 3. PDIP : 54.590 4. PKS : 44.312 5. PAN : 32.641 Sumber: Riauterkini.com

QUICK COUNT LSI PEMILU 2009 per Provinsi

sumber : http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2009/04/09/21505125/quick.count.lsi.demokrat.unggul.hampir.di.seluruh.provinsi Berikut adalah perolehan suara tiga besar di tujuh provinsi besar yang dijadikan sample quick count : Jawa Tengah : PDI Perjuangan (22,88), Demokrat (14,53), Golkar (12,74) Jawa Barat : Demokrat (23,32), PDI Perjuangan (15,57), Golkar (15,49) Jawa Timur : Demokrat (20,61), PDI Perjuangan (15,01), PKB (12,26) DKI Jakarta : Demokrat (36,61), PKS (17,77), PDI Perjuangan (11,52) Banten : Demokrat (20,36), Golkar (18,58), PDI Perjuangan (10,82) Sulawesi Selatan : Golkar (28,32), Demokrat (13,38), PKS (8,03) Sumatera Utara : Demokrat (26,56), Golkar (11,89), PDI Perjuangan (9,89)