Langsung ke konten utama

Postingan

Sepuluh Langkah menyambut Ramadhan

21/8/2007 8/Syaban/1428 H Hits: 4,872 Sepuluh Langkah menyambut Ramadhan Oleh: Mochamad Bugi ( www.dakwatuna.com ) 1. Berdoalah agar Allah swt. memberikan kesempatan kepada kita untuk bertemu dengan bulan Ramadan dalam keadaan sehat wal afiat. Dengan keadaan sehat, kita bisa melaksanakan ibadah secara maksimal di bulan itu, baik puasa, shalat, tilawah, dan dzikir. Dari Anas bin Malik r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. apabila masuk bulan Rajab selalu berdoa, ”Allahuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna ramadan.” Artinya, ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban; dan sampaikan kami ke bulan Ramadan. (HR. Ahmad dan Tabrani) Para salafush-shalih selalu memohon kepada Allah agar diberikan karunia bulan Ramadan; dan berdoa agar Allah menerima amal mereka. Bila telah masuk awal Ramadhan, mereka berdoa kepada Allah, ”Allahu akbar, allahuma ahillahu alaina bil amni wal iman was salamah wal islam wat taufik lima tuhibbuhu wa tardha.” Artinya, ya Allah, karuniakan kepada ...

Khutbah Rasulullah Menyambut Ramadhan

20/8/2007 7/Syaban/1428 H Hits: 2,346 Khutbah Rasulullah Menyambut Ramadhan Oleh: Mochamad Bugi ( http://www.dakwatuna.com/ ) “Wahai manusia, sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yg paling utama. Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tetamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya. Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambu...

Ramadhan 1428H

http://pk-sejahtera/ .org Kamis, 06 September 2007 10:39:11 Ramadhan 1428 H Dewan Syariah PKS Tidak Tetapkan 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1428 H "Kewajiban shiyam(puasa) Ramadhan dan mengagungkan syiar hari raya Islam (Iedul Fitri) memberikan banyak pesan. Salah satu pesan itu adalah mempersatukan ummat dalam ibadah dan syiar yang sama (wihdatul ummah/persatuan ummat) agar semuanya dapat menikmati kesejukan spriritual dan kehangatan sosial." PK-Sejahtera Online: Dewan Syariah Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DSP PKS) tidak menetapkan tanggal 1 Ramadhan 1428 Hijriah sebagai awal puasa. Hal itu setidaknya terlihat dari Bayan(penjelasan) DSP PKS tentang awal Ramadhan dan Iedul Fitri 1428 H nomor 13/B/K/DSP-PKS/ 1428. Secara tertulis memang DSP tidak menuliskan tidak menetapkan tanggal awal Ramadhan yang ditunggu-tunggu masyarakat. Dalam Bayan tersebut, DSP menyebutkan bahwa shiyam (puasa) Ramadhan dan Iedul Fitri merupakan ibadah yang disiarkan secara kolektif (jama'i), sehingga...

Arah Pendidikan Jangka Panjang Sulit Diprediksi

BANDUNG, (PR).- Stabilitas politik nasional yang selalu berubah-ubah membuat penyusunan skenario pendidikan dalam jangka panjang menjadi sangat sulit dilakukan. Memprediksi arah pendidikan dalam waktu 25 tahun pun menjadi pekerjaan pelik yang tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Salah satu perumus Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dari Universitas Islam Nusantara, Dedi Mulyasana, mengungkapkan hal itu dalam diskusi perencanaan RPJPD bidang pendidikan dalam 25 tahun ke depan di Badan Perencanaan Daerah Provinsi Jawa Barat, Jln. Ir. H. Djuanda Bandung, Selasa (14/8). Selain aspek pendidikan, diskusi yang diselenggarakan dalam bentuk focus group discussion juga dibagi dalam aspek agama dan kebudayaan. Salah satu tujuan adalah untuk mendapatkan masukan untuk menyempurnakan Rancangan RPJPD Provinsi Jabar 2005-2025. Menurut Dedy,dalam 25 tahun ke depan, rumusan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Jawa Barat yang disusun bersama tokoh-tokoh pendidik...

Apa sih alasan kita untuk sombong

Hampir 8 hari gak kirim postingan di Blog, tiba-tiba muncul 6 postingan pada tanggal yang sama (7/08/2007) dengan katagorie sejenis tentang "takabur" alias sombong. Ceritanya lagi kesal dan dongkol, terus googling dengan keyword 2 kata tadi dan dari sekian banyak artikel yang muncul coba ditampilin 6 tulisan tadi, ada yang dari Republika-online, Pikiran Rakyat-online, MQ-DT, dsb. Tujuannya pertama untuk mengingatkan diri sendiri supaya menjauhi sifat takabur dan sombong, lumayan juga untuk bahan materi kalo tiba-tiba diminta kasih tausiyah-nasihat- "sederhana". Mudah-mudahan bagi para penulis artikel tersebut- dan semua fihak terkait- mendapatkan amal baik atas ilmu dan nasehatnya yang bisa disampaikan ke orang lain. Sebenarnya, awal mula semangat mencari tema tersebut adalah kisah nyata yang dialami langsung oleh istri dan rekan gurunya di Sekolah -guru Playgroup binaan kami-, saya ceritakan di sini untuk mencari pelajaran dari kejadian tsb. Kronologisnya sebaga...

Jangan sampai amal kita hangus

daarut-tauhiid [daarut-tauhiid] Jangan Sampai Amal Kita Hangus! al-palagani Mon, 16 Oct 2006 15:43:41 -0700 Jangan Sampai Amal Kita Hangus!Sebentar lagi seorang penghuni surga akan masuk, sabda Rasulullah SAWkepada para sahabat. Mendengar kabar menarik tersebut, semua matatertuju ke pintu masjid. Dalam benak para sahabat, terbayang sesosokorang yang luar biasa. Tiba-tiba masuklah seorang pria yang mukanya masih basah dengan airwudhu. Penampilannya biasa-biasa saja. Ia pun bukan orang terkenal.Abu Umamah Ibnu Jarrah, demikian namanya. Bayangan para sahabat akansosok luar biasa tidak menjadi kenyataan. Keesokan harinya, peristiwa serupa terulang kembali. Demikian pula hari ketiga.Para sahabat penasaran, Amal apa gerangan yang dimiliki orang inisampai-sampai Rasul menyebutnya calon penghuni surga? Salah satunyaAbdullah bin Amr bin 'Ash. Ia pun meminta izin kepada Abu Umamah untukmenginap tiga hari di rumahnya. Tiga hari tiga malam Abdullah memperhatikan, mencermati, bahkanmengintip tu...

Pemimpin Tengil

Pemimpin yang Tengil (1) 01 Oct 2006 10:14 PM WIB Bismillaahirrahmanirrahiim, Semoga Allah yang maha tahu keadaan kita yang sebenarnya, menolong diri kita agar memiliki keberanian untuk mengetahui kekurangan diri sendiri sebelum mencari kekurangan orang lain. Memampukan diri kita menjadi contoh kebaikan sebelum menuntut orang lain berbuat kebaikan. Dan semoga Allah menjadikan diri kita semua menjadi suri tauladan yang nyata, senyata-nyatanya dalam kebenaran. Amin Ya Allah Ya Rabbal'Alamin. Pembaca yang budiman, siapakah yang beruntung? Ada yang menganggap keberuntungan kalau mendapatkan uang. Ada yang menganggap beruntung kalau punya jabatan. Ada juga yang menganggap beruntung kalau jadi populer. Ada juga yang menyangka beruntung kalau menjadi orang yang berkuasa. Nabi mengisyaratkan orang yang beruntung adalah "Man kaana yaumuhu khairan min amsihi fahuwa raakihun" Barang siapa yang hari ini berubah menjadi lebih baik daripada hari kemarin, dialah orang yang beruntung. A...